21 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Sab
25 ° Ming
Jumat, Oktober 16, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS EKONOMI

IHSG Anjlok 11,57 Persen ke 5.185,11, Bursa Sempat Hentikan Perdagangan

IHSG kehilangan 678,67 poin pada perdagangan Jumat. BEI sempat menghentikan perdagangan saat pasar tertekan sentimen MSCI.

Tri Antoni by Tri Antoni
16 Oktober 2026, 19.48 WIB
in EKONOMI
0
Papan elektronik menampilkan angka harga saham berwarna merah dan hijau di area perdagangan

Ilustrasi gambar IHSG.

JAKARTA, BULATAN TIMES – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 11,57 persen pada perdagangan Jumat (16/10/2026), setelah pasar saham Indonesia mengalami tekanan jual menyusul pengumuman terbaru MSCI mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi Indonesia menjadi Standalone Market.

IHSG kehilangan 678,67 poin dan berakhir di level 5.185,11, jauh di bawah penutupan Kamis yang berada di 5.863,78.

Tekanan sudah muncul sejak pembukaan pasar. Penurunan indeks mencapai 8,01 persen hingga Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham selama 30 menit.

Aksi jual berlanjut setelah perdagangan dibuka kembali. Hingga penutupan, sebanyak 812 saham melemah, hanya 11 saham menguat, dan 140 saham tidak mengalami perubahan harga.

IHSG Turun 8 Persen, BEI Terapkan Trading Halt

BEI memberlakukan penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 08.58 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

Kebijakan tersebut diterapkan setelah penurunan IHSG mencapai batas 8 persen sesuai ketentuan perdagangan bursa.

Trading halt merupakan penghentian sementara transaksi saham ketika indeks mengalami penurunan tajam. Mekanisme ini diterapkan untuk menjaga perdagangan tetap teratur, wajar, dan efisien.

BEI kemudian melanjutkan perdagangan pada pukul 09.28 waktu JATS, tanpa mengubah jadwal perdagangan lainnya.

Saat tekanan awal terjadi, IHSG berada di posisi 5.393,92 atau turun 469,86 poin dari penutupan sebelumnya.

Meski perdagangan telah dilanjutkan, indeks tidak berhasil keluar dari zona negatif hingga sesi perdagangan berakhir.

Sebanyak 812 Saham Turun, Seluruh Sektor Melemah

Tekanan jual pada Jumat melanda seluruh 11 sektor saham yang tercatat dalam klasifikasi industri BEI.

Sektor barang baku mengalami penurunan terdalam sebesar 13,26 persen. Sektor infrastruktur melemah 12,87 persen, sedangkan sektor kesehatan terkoreksi 12,84 persen.

Indeks LQ45, yang mengukur pergerakan 45 saham unggulan dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar, juga turun 13,82 persen ke posisi 508,56.

Aktivitas perdagangan tetap berlangsung tinggi meskipun mayoritas saham berada di zona merah.

Sepanjang perdagangan Jumat, nilai transaksi mencapai Rp. 31,73 triliun dengan volume 66,78 miliar saham. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2,11 juta transaksi.

Tekanan juga terjadi pada sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar, termasuk BBCA, BBRI, dan BMRI. Pelemahan turut melanda saham perusahaan pertambangan dan energi.

Usulan MSCI Jadi Sentimen Utama Pasar

Koreksi tajam IHSG berlangsung setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks saham global, mengumumkan konsultasi mengenai kemungkinan perubahan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

MSCI menilai sejumlah persoalan tata kelola pasar saham Indonesia masih membutuhkan perbaikan, terutama transparansi struktur kepemilikan, konsentrasi saham, dan dugaan praktik perdagangan yang terkoordinasi.

Status Standalone Market menempatkan suatu pasar secara terpisah dari kelompok Emerging Market maupun Frontier Market.

Jika perubahan klasifikasi tersebut diterapkan, saham Indonesia berpotensi dikeluarkan dari indeks global MSCI yang menjadi acuan sejumlah pengelola dana internasional.

Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran mengenai kemungkinan penyesuaian portofolio dan arus modal keluar. Namun, jumlah dana yang berpotensi berpindah masih berupa perkiraan, bukan realisasi transaksi yang sudah terjadi.

Indonesia juga belum resmi kehilangan status Emerging Market. MSCI baru membuka konsultasi dan belum menetapkan keputusan akhir perubahan klasifikasi.

Baca Juga: MSCI Usulkan Pasar Saham Indonesia Jadi Standalone Market, BEI Minta Klarifikasi

Pemerintah Minta Reformasi Pasar Modal Dipercepat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta reformasi pasar modal Indonesia menunjukkan hasil nyata yang dapat dinilai investor domestik maupun internasional.

Pernyataan itu disampaikan setelah IHSG mengalami penghentian sementara perdagangan pada Jumat pagi.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga mendatangi Gedung BEI bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Dasco meminta BEI melanjutkan pembenahan serta memperhatikan masukan lembaga pemeringkat dan penyedia indeks internasional, termasuk MSCI.

Pada hari yang sama, OJK mengumumkan sanksi administratif terhadap tiga emiten, yakni DSSA, BREN, dan CUAN, dengan total denda Rp. 2,1 triliun. Penegakan aturan tersebut merupakan hasil pemeriksaan yang telah berlangsung sebelumnya, bukan proses yang baru dimulai setelah pengumuman MSCI.

Baca Juga: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp. 2,1 Triliun

MSCI masih menerima masukan mengenai usulan perubahan klasifikasi Indonesia hingga 30 April 2027. Keputusan akhirnya dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

Source: BEI
Tags: Bursa Efek IndonesiaIHSGMSCIOJK

Related Posts

Ilustrasi dua perempuan memegang dan mengamati emas batangan di etalase butik emas
EKONOMI

Harga Emas Hari Ini 16 Oktober 2026: Antam Naik Rp. 4.000, Buyback Menguat

Oktober 16, 2026
Tangan memegang selembar kumpulan uang rupiah pecahan Rp. 100.000 dan beberapa lembar uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar
EKONOMI

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp. 17.938 per Dolar AS, Evaluasi MSCI Jadi Sorotan

Oktober 15, 2026
Ilustrasi tumpukan emas batangan dan koin emas di atas meja dengan grafik pasar yang samar pada latar belakang
EKONOMI

Harga Emas Hari Ini 15 Oktober 2026: Antam Turun Rp. 13.000, Buyback Melemah

Oktober 15, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemain Juventus berseragam hitam melompat menyambut bola di tengah sejumlah pemain Celta Vigo berseragam biru muda

Hasil Celta Vigo vs Juventus 1-2: Gol Kolo Muani Menangkan Juve di Menit Akhir

Oktober 16, 2026
Valentino Rossi tersenyum dengan topi hitam, kacamata hitam, dan syal berwarna kuning

Pesan Valentino Rossi untuk Bulega Usai Juara WorldSBK 2026, Jelang MotoGP 2027

Oktober 15, 2026
Ilustrasi suasana bursa kerja di dalam gedung dengan pengunjung, stan rekrutmen, dan papan bertuliskan Job Fair DKI Jakarta 2026

Job Fair DKI Jakarta Oktober 2026 Buka Lebih dari 12 Ribu Lowongan, Ini Jadwal dan Cara Daftar

Oktober 15, 2026
Logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada dinding berwarna abu-abu

OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp. 2,1 Triliun

Oktober 16, 2026
Pemain berseragam putih menguasai bola di depan pemain berseragam biru, dengan tribun stadion di belakang

Hasil PSIM vs PSM Makassar 1-2: Juku Eja Menang Meski Bermain 10 Orang

Papan elektronik menampilkan angka harga saham berwarna merah dan hijau di area perdagangan

IHSG Anjlok 11,57 Persen ke 5.185,11, Bursa Sempat Hentikan Perdagangan

Logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada dinding berwarna abu-abu

OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp. 2,1 Triliun

Samsung Galaxy A18 dalam warna hitam, perak, dan biru muda terlihat dari belakang, samping, serta depan

Harga HP Samsung 16 Oktober 2026, Galaxy A18 Mulai Rp. 4,29 Juta

Pemain berseragam putih menguasai bola di depan pemain berseragam biru, dengan tribun stadion di belakang

Hasil PSIM vs PSM Makassar 1-2: Juku Eja Menang Meski Bermain 10 Orang

Oktober 16, 2026
Papan elektronik menampilkan angka harga saham berwarna merah dan hijau di area perdagangan

IHSG Anjlok 11,57 Persen ke 5.185,11, Bursa Sempat Hentikan Perdagangan

Oktober 16, 2026
Logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada dinding berwarna abu-abu

OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp. 2,1 Triliun

Oktober 16, 2026
Samsung Galaxy A18 dalam warna hitam, perak, dan biru muda terlihat dari belakang, samping, serta depan

Harga HP Samsung 16 Oktober 2026, Galaxy A18 Mulai Rp. 4,29 Juta

Oktober 16, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times