CILEGON, BULATAN TIMES – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mulai menghitung kerugian penumpang KMP Batumandi bersama Jasa Raharja setelah kapal tersebut terbakar di perairan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026). Pendataan dilakukan untuk menentukan tindak lanjut penggantian barang yang terdampak kebakaran.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan perusahaan sedang mengumpulkan data kerugian penumpang melalui posko layanan yang disiapkan bersama Jasa Raharja.
ASDP menyatakan akan berkoordinasi dengan Jasa Raharja mengenai penggantian kerugian setelah proses pendataan selesai. Namun, jumlah kerugian yang akan ditanggung dan waktu penyaluran ganti rugi belum diumumkan.
ASDP dan Jasa Raharja Hitung Kerugian Penumpang
Pendataan difokuskan pada barang berharga milik penumpang yang hilang atau rusak akibat kebakaran KMP Batumandi.
Heru menyatakan ASDP masih berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk menentukan nilai kerugian yang akan ditanggung. Pengumpulan data menjadi tahap awal sebelum perusahaan dapat menetapkan langkah penggantian kepada penumpang terdampak.
Selain barang pribadi, kondisi kendaraan yang berada di atas kapal juga menjadi perhatian. Berdasarkan manifes, KMP Batumandi mengangkut 89 unit kendaraan ketika kebakaran terjadi.
Kepolisian menyatakan pemeriksaan kondisi kendaraan dan persoalan klaim asuransi masih dikoordinasikan dengan otoritas pelabuhan serta pihak terkait.
Belum ada pengumuman mengenai besaran ganti rugi untuk kendaraan maupun ketentuan pengajuan klaim yang berlaku bagi seluruh penumpang.
Polda Banten Buka Posko Surat Kehilangan di Merak
Selain pendataan kerugian oleh ASDP dan Jasa Raharja, Polda Banten menyediakan posko pelayanan bagi penumpang yang kehilangan barang berharga atau dokumen pribadi.
Posko tersebut berada di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.
Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan bahwa layanan itu disiapkan untuk membantu penumpang memperoleh surat keterangan kehilangan.
Dokumen tersebut dapat digunakan sebagai persyaratan administrasi ketika penumpang mengurus penggantian surat-surat pribadi yang hilang akibat insiden.
Personel kepolisian telah disiagakan di lokasi sejak Selasa malam untuk melayani kebutuhan administrasi penumpang terdampak.
Baca Juga: KMP Batumandi Terbakar: 420 Penumpang Selamat, Posko Kehilangan Dibuka
Seluruh 420 Penumpang Selamat, Sebagian Dirawat
Polda Banten memastikan KMP Batumandi membawa 420 penumpang berdasarkan manifes keberangkatan dari Bakauheni menuju Merak.
Dari jumlah tersebut, 393 orang tercatat sebagai penumpang yang berada di dalam kendaraan, sedangkan 27 lainnya merupakan penumpang pejalan kaki.
Seluruh penumpang berhasil dievakuasi setelah kebakaran terjadi pada Selasa sore. ASDP dan pihak kepolisian menyatakan tidak ada korban meninggal dunia.
Meski demikian, sejumlah penumpang mengalami luka dan gangguan kesehatan. Mereka mendapatkan penanganan di Puskesmas Merak dan Rumah Sakit Krakatau Medika, Cilegon.
ASDP juga memfasilitasi kendaraan pengantar bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan menuju wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Heru menyatakan perusahaan masih memantau kondisi penumpang setelah evakuasi serta melanjutkan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan pascakebakaran.
Penyebab Kebakaran KMP Batumandi Masih Diselidiki
KMP Batumandi terbakar ketika mendekati Pelabuhan Merak setelah berangkat dari Bakauheni pada Selasa pukul 14.52 WIB.
Petugas darat pertama kali melihat percikan api sekitar pukul 16.15 WIB dari bagian buritan kapal, disusul kepulan asap hitam.
Kepolisian belum menetapkan penyebab pasti kebakaran. Pemeriksaan oleh tim yang berwenang masih diperlukan untuk memastikan sumber api serta kondisi kapal dan muatannya.
Sementara penanganan kapal berlangsung, ASDP telah menyesuaikan operasional penyeberangan Merak-Bakauheni dengan mengalihkan sementara layanan melalui Dermaga Express 2.
Baca Juga: Usai KMP Batumandi Terbakar, ASDP Alihkan Layanan ke Dermaga Express 2
Pengguna jasa yang membutuhkan informasi mengenai layanan penyeberangan dapat menghubungi Contact Center ASDP melalui nomor (021) 191.











