BULATANTIMES.com – Gempa bumi hari ini kembali tercatat di wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 4,6 terjadi pada Sabtu (5/9/2026) pagi.
Gempa tersebut tercatat pada pukul 06.17.46 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 46 kilometer sebelah utara Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa memiliki kedalaman 7 kilometer.
Gempa M4,6 Dirasakan di Manggarai
Berdasarkan informasi BMKG, gempa pagi ini termasuk gempa yang dirasakan masyarakat.
Getarannya tercatat mencapai III MMI di Kabupaten Manggarai. Pada skala tersebut, getaran gempa umumnya dapat dirasakan oleh masyarakat di dalam rumah, sementara benda-benda ringan yang tergantung dapat ikut bergoyang.
BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 8,23 derajat Lintang Selatan dan 120,62 derajat Bujur Timur.
Pusat Gempa Berada di Laut
Lokasi episenter berada di wilayah laut di utara Ruteng.
Dengan kedalaman pusat gempa sekitar 7 kilometer, BMKG memasukkan kejadian tersebut dalam daftar gempa bumi yang dirasakan pada Sabtu pagi. Informasi parameter gempa dapat diperbarui apabila hasil analisis lebih lanjut menghasilkan perubahan data.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi setelah gempa utama.
Tidak Semua Gempa Menimbulkan Tsunami
Gempa bumi tidak secara otomatis menyebabkan tsunami. Potensi tsunami sangat bergantung pada sejumlah faktor, termasuk kekuatan gempa, kedalaman, lokasi episenter, mekanisme sumber, serta apakah terjadi perubahan dasar laut yang cukup besar.
Untuk gempa M4,6 di utara Ruteng yang dilaporkan BMKG pagi ini, tidak terdapat peringatan tsunami yang dikeluarkan dalam informasi gempa dirasakan tersebut.
Karena itu, masyarakat tidak perlu langsung mengaitkan setiap gempa dengan ancaman tsunami. Namun, kewaspadaan tetap penting, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir dan merasakan gempa kuat atau berlangsung lama.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Gempa?
Ketika gempa terjadi, masyarakat sebaiknya tetap tenang dan segera mencari tempat yang lebih aman.
Jika berada di dalam bangunan, berlindung di bawah meja atau struktur yang kokoh dan lindungi kepala. Setelah guncangan berhenti, keluar menuju tempat terbuka dengan tetap memperhatikan kemungkinan benda jatuh atau kerusakan bangunan.
Masyarakat juga sebaiknya mengikuti informasi dari BMKG dan pemerintah daerah, bukan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi melalui media sosial.
BMKG Terus Memantau Aktivitas Gempa
Indonesia merupakan wilayah yang memiliki aktivitas kegempaan tinggi karena berada di kawasan pertemuan beberapa lempeng tektonik.
Karena itu, gempa bumi dengan berbagai magnitudo dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. BMKG menyediakan informasi gempa secara real-time dan memperbarui parameter apabila diperlukan berdasarkan hasil analisis seismologi.
Untuk gempa Sabtu pagi ini, informasi awal menunjukkan magnitudo 4,6, kedalaman 7 kilometer, dan pusat gempa 46 kilometer utara Ruteng.
Masyarakat di sekitar wilayah terdampak disarankan tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi apabila terjadi gempa susulan.
Sumber: BMKG










