Bulatan Times – Harga mobil listrik bekas di Indonesia pada September 2026 semakin beragam. Pilihannya tidak lagi hanya berasal dari model premium, tetapi juga sudah tersedia mobil listrik dengan harga sekitar Rp 100 jutaan.
Berdasarkan pantauan pasar kendaraan bekas, harga mobil listrik bekas saat ini berada di kisaran Rp 124 jutaan hingga Rp 515 jutaan. Wuling Air EV menjadi salah satu pilihan dengan harga paling terjangkau, sedangkan Chery J6T Luxury IWD 4×4 All Road EV berada di posisi tertinggi dalam daftar tersebut.
Perbedaan harga dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari tahun kendaraan, kondisi unit, jarak tempuh, hingga kondisi baterai dan riwayat perawatan.
Daftar Harga Mobil Listrik Bekas September 2026
Berikut kisaran harga sejumlah mobil listrik bekas yang tersedia di pasar Indonesia per September 2026:
| Model | Tahun | Kisaran Harga |
|---|---|---|
| Wuling Air EV Lite 300 Long Range | 2024 | Rp 124 jutaan |
| Wuling Air EV Long Range | 2023 | Rp 125 juta-Rp 130 jutaan |
| Wuling Binguo EV Long Range | 2024 | Rp 185 juta-Rp 205 jutaan |
| BYD M6 Superior | 2024 | Rp 300 jutaan |
| Hyundai Ioniq 5 EV Long Range Signature | 2022 | Rp 399 jutaan |
| Hyundai Ioniq 5 EV Long Range Signature | 2023 | Rp 439 jutaan |
| BYD Seal Premium | 2024 | Rp 440 jutaan |
| Chery J6 IWD 4×4 All Road EV | 2024 | Rp 445 jutaan |
| Chery J6T Luxury IWD 4×4 All Road EV | 2025 | Rp 515 jutaan |
Data tersebut merupakan kisaran harga pasar, sehingga harga unit tertentu dapat berbeda tergantung kondisi kendaraan dan penawaran penjual.
Menariknya, selisih harga cukup lebar. Wuling Air EV berada di kelompok paling terjangkau dengan harga mulai sekitar Rp 124 jutaan, sementara beberapa SUV dan model premium bekas sudah berada di kisaran Rp 400 juta hingga lebih dari Rp 500 juta.
Mobil Listrik Bekas Murah Mulai Rp 124 Jutaan
Bagi konsumen yang mencari mobil listrik dengan anggaran lebih rendah, Wuling Air EV menjadi salah satu pilihan yang patut diperhatikan.
Wuling Air EV Lite 300 Long Range tahun 2024 tercatat berada di kisaran Rp 124 jutaan. Ada pula Wuling Air EV Long Range tahun 2023 yang berada di sekitar Rp 125 juta hingga Rp 130 jutaan.
Di atasnya terdapat Wuling Binguo EV Long Range tahun 2024 dengan kisaran harga Rp 185 juta hingga Rp 205 jutaan.
Harga tersebut membuat pasar mobil listrik bekas memiliki rentang pilihan yang cukup luas, terutama bagi konsumen yang ingin masuk ke kendaraan listrik tanpa harus membeli unit baru.
Jangan Hanya Lihat Harga Saat Beli
Meski harga mobil listrik bekas terlihat lebih murah dibandingkan unit baru, calon pembeli tetap perlu memperhatikan kondisi kendaraan secara menyeluruh.
Salah satu bagian paling penting adalah baterai, karena komponen tersebut menjadi bagian utama dalam sistem kendaraan listrik. Kondisi baterai, jarak tempuh kendaraan, tahun produksi, serta riwayat servis perlu diperiksa sebelum transaksi.
Konsumen juga sebaiknya memastikan status garansi baterai jika masih berlaku dan mengecek riwayat perawatan kendaraan. Pemeriksaan melalui bengkel resmi atau teknisi yang memahami kendaraan listrik dapat membantu memberikan gambaran mengenai kondisi unit.
Selain itu, calon pembeli perlu menyesuaikan mobil dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari, termasuk ketersediaan fasilitas pengisian daya di rumah maupun di sekitar rute yang sering dilalui.
Pasar mobil listrik bekas sendiri kini menawarkan semakin banyak pilihan. Data pasar kendaraan bekas daring menunjukkan stok mobil listrik berasal dari berbagai merek dan rentang harga, sehingga konsumen memiliki lebih banyak alternatif dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Dengan harga mulai sekitar Rp 124 jutaan, mobil listrik bekas kini menjadi salah satu alternatif bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan anggaran lebih terbatas. Namun, harga murah tetap perlu diimbangi dengan pemeriksaan kondisi baterai, riwayat kendaraan, dan kelengkapan dokumen sebelum membeli.











