BULATAN TIMES – Pertandingan Arsenal vs Chelsea di Emirates Stadium, Minggu (6/9/2026), menjadi salah satu laga paling menarik pada pekan ketiga Premier League.
Kedua tim datang dengan modal sempurna. Arsenal dan Chelsea sama-sama meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertama sehingga masing-masing mengoleksi enam poin.
Namun, perhatian terbesar tidak hanya tertuju pada persaingan di lapangan. Pertandingan ini juga menjadi pertemuan pertama Mikel Arteta dan Xabi Alonso di Premier League sebagai pelatih.
Keduanya sudah saling mengenal sejak masih muda di Spanyol dan tetap menjalin hubungan baik hingga sekarang.
Arteta dan Alonso Bertemu di Premier League
Arteta mengaku senang akhirnya bisa menghadapi Alonso dalam pertandingan Premier League.
“Saya sangat bahagia untuknya. Ini luar biasa karena kami memiliki sejarah bersama,” kata Arteta kepada wartawan, dikutip dari Reuters.
Keduanya memang sudah pernah bertemu sebagai pelatih dalam pertandingan persahabatan pada 2024. Namun, duel di Emirates akan menjadi pertemuan pertama mereka dalam kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Bagi Arteta, laga ini menjadi kesempatan menghadapi sahabatnya sekaligus menguji kemampuan Arsenal menghadapi Chelsea yang sedang berada dalam momentum positif.
Arsenal Punya Pertahanan Lebih Solid
Arsenal menunjukkan pertahanan yang sangat baik dalam dua pertandingan awal musim.
Tim asuhan Arteta memenangkan laga melawan Coventry City dan Aston Villa tanpa kebobolan. Dalam dua pertandingan tersebut, Arsenal hanya membiarkan lawan melepaskan 11 tembakan dan satu di antaranya tepat sasaran.
Catatan tersebut menjadi modal penting menjelang pertemuan dengan Chelsea yang justru tampil agresif di lini depan.
Bukayo Saka juga memulai musim dengan baik. Pemain sayap Arsenal itu mencetak gol dalam dua penampilan terakhirnya di Premier League.
Chelsea Lebih Berbahaya di Lini Depan
Chelsea datang dengan pendekatan berbeda.
Dua pertandingan pertama mereka menghasilkan total 12 gol. Chelsea mencetak tujuh gol dan kebobolan lima kali saat menghadapi Fulham dan Brighton.
Joao Pedro menjadi salah satu pemain yang paling menonjol. Penyerang tersebut mencetak gol sekaligus memberikan assist dalam dua pertandingan Premier League pertama Chelsea.
Cole Palmer juga berada di ambang pencapaian penting. Ia sudah mencetak 49 gol Premier League untuk Chelsea dan hanya membutuhkan satu gol lagi untuk mencapai 50 gol bersama klub tersebut.
Arteta pun menyadari ancaman tersebut.
“Mereka mencetak gol dengan sangat cepat dalam dua pertandingan yang mereka mainkan, dan itu mengubah momentum serta jalannya pertandingan,” ujar Arteta, dikutip dari Al Jazeera.
Karena itu, Arsenal perlu menjaga pertandingan tetap berada dalam kendali mereka agar Chelsea tidak mendapatkan momentum sejak awal.
Chelsea Punya Rekor Buruk di Emirates
Secara pertemuan terakhir, Arsenal memiliki keunggulan yang cukup jelas.
The Gunners tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan Premier League terakhir melawan Chelsea, dengan enam kemenangan dan tiga hasil imbang.
Chelsea juga kalah dalam empat kunjungan Premier League terakhir ke Emirates. Dalam empat pertandingan tersebut, Arsenal mencetak 11 gol dan hanya kebobolan dua.
Catatan tersebut tentu tidak menjamin hasil pertandingan kali ini, tetapi menjadi tambahan tekanan bagi tim asuhan Alonso.
Alonso Ingin Chelsea Melanjutkan Start Positif
Chelsea sendiri tidak ingin terlalu memikirkan catatan pertemuan masa lalu.
Alonso membawa timnya ke Emirates setelah melewati dua pertandingan liga dengan kemenangan. Ia juga baru saja menghadapi perubahan besar dalam skuad setelah Enzo Fernandez pindah ke Manchester City.
Pelatih asal Spanyol itu memilih melihat ke depan dan meminta timnya tetap fokus pada pertandingan.
“Dalam sepak bola, banyak hal terjadi dan Anda harus siap menghadapi semuanya,” kata Alonso, dikutip dari Al Jazeera.
Menurut Alonso, Chelsea kini harus membangun energi dan kekompakan dengan skuad yang tersedia.
Pertandingan melawan Arsenal akan menjadi ujian yang lebih berat dibanding dua laga sebelumnya.
Arsenal atau Chelsea, Siapa yang Pertahankan Rekor Sempurna?
Duel ini mempertemukan dua tim dengan kekuatan berbeda.
Arsenal memiliki pertahanan yang lebih konsisten, sementara Chelsea menunjukkan kemampuan menyerang yang cukup produktif. Arsenal juga memiliki keuntungan bermain di Emirates dan rekor pertemuan yang lebih baik.
Opta menempatkan Arsenal sebagai tim yang lebih diunggulkan. Model mereka memberikan peluang kemenangan sekitar 57,4 persen untuk Arsenal, sedangkan Chelsea berada di angka 19,2 persen.
Namun, enam poin dari dua pertandingan membuat Chelsea tetap menjadi ancaman serius.
Jika Arsenal menang, mereka akan mencatatkan tiga kemenangan beruntun dan mempertahankan start sempurna. Sebaliknya, kemenangan Chelsea akan membuat Alonso mengalahkan salah satu kandidat kuat juara sekaligus mempertahankan rekor 100 persen miliknya di liga.
Pertandingan Arsenal vs Chelsea dijadwalkan berlangsung di Emirates Stadium pada Minggu, 6 September 2026 pukul 16.30 waktu Inggris atau 22.30 WIB.
Sumber: Reuters, Al Jazeera, Premier League, Opta Analyst, Chelsea FC.











