BULATAN TIMES – Kekalahan telak Manchester United dari Como 1907 di Liga Champions memunculkan perbedaan pandangan antara pelatih Michael Carrick dan kapten tim Bruno Fernandes. Keduanya memberikan penilaian berbeda mengenai penyebab buruknya permainan Setan Merah.
Fernandes mempertanyakan keputusan staf pelatih yang tidak menerapkan tekanan satu lawan satu terhadap pemain Como. Carrick kemudian menanggapi kritik tersebut dengan menekankan pentingnya intensitas dan kerja keras pemain, terlepas dari sistem permainan yang digunakan.
Pernyataan keduanya muncul setelah Manchester United takluk 1-4 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Italia, Rabu (21/10/2026) malam waktu setempat.
Bruno Fernandes Pertanyakan Taktik Manchester United
Dalam wawancara seusai pertandingan dengan TNT Sports, Fernandes menilai Manchester United tidak memberikan tekanan yang cukup kepada pemain Como.
Menurut gelandang asal Portugal tersebut, keputusan membiarkan lawan menguasai bola dan menyediakan ruang di belakang pertahanan membuat Como memiliki kesempatan mengembangkan permainan.
Fernandes menjelaskan bahwa pendekatan tersebut merupakan keputusan staf pelatih. Ia menilai Manchester United seharusnya lebih berani mengambil risiko dengan melakukan tekanan tinggi.
Ketika ditanya apakah pendekatan taktik itu menjadi salah satu penyebab kekalahan, Fernandes menyerahkan penilaiannya kepada pelatih dan staf.
“Itu urusan pelatih dan staf untuk menilainya, bukan saya,” ujar Fernandes, dikutip dari Sky Sports, seusai pertandingan.
Como memang mampu menguasai jalannya pertandingan. Tim asuhan Cesc Fabregas mencatatkan 594 operan sukses, jumlah terbanyak yang dibuat lawan Manchester United dalam satu pertandingan Liga Champions sejak Barcelona pada April 2019.
Fernandes juga mengakui timnya kehilangan kepercayaan diri setelah kebobolan pada awal pertandingan.
Baca Juga: Hasil Como 1907 vs Manchester United 4-1: Nico Paz Cetak Dua Gol
Michael Carrick Balas Kritik dan Soroti Kerja Keras Pemain
Carrick mendapat pertanyaan mengenai komentar Fernandes dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Pelatih berusia 45 tahun itu menjelaskan bahwa Manchester United sebenarnya sempat mencoba menerapkan tekanan satu lawan satu pada babak kedua. Namun, timnya tetap kebobolan ketika menjalankan pendekatan tersebut.
Carrick menilai perubahan taktik saja tidak akan cukup apabila para pemain gagal memberikan intensitas yang dibutuhkan, termasuk saat bergerak menyerang maupun kembali membantu pertahanan.
“Apa pun taktik yang dimainkan, jika Anda tidak berlari kembali, Anda tidak akan menang,” ujar Carrick, dikutip dari Sky Sports, seusai pertandingan.
Meski menyoroti penampilan para pemain, Carrick tidak menghindari tanggung jawab sebagai pelatih kepala.
Ia mengakui permainan Manchester United jauh dari standar yang diharapkan. Carrick juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung yang datang menyaksikan pertandingan di Italia.
Carrick mengungkapkan kemarahannya terhadap cara tim bermain, bukan hanya karena jumlah gol yang bersarang di gawang Manchester United.
Manchester United Belum Menang dalam Tujuh Pertandingan
Kekalahan dari Como memperpanjang catatan tanpa kemenangan Manchester United menjadi tujuh pertandingan beruntun di seluruh kompetisi.
Dalam laga tersebut, United sudah tertinggal tiga gol ketika Fernandes ditarik keluar pada menit ke-67 dan digantikan Joshua Zirkzee.
Nico Paz mencetak dua gol untuk Como, sementara Anastasios Douvikas dan Jacobo Ramon masing-masing menyumbang satu gol. Zirkzee kemudian mencetak gol balasan Manchester United pada masa tambahan waktu.
Hasil tersebut juga menjadi kekalahan kedua United dalam tiga pertandingan Liga Champions musim 2026/2027.
Di Liga Inggris, Manchester United berada di posisi ke-13 dengan tujuh poin dari tujuh pertandingan. Setan Merah baru meraih satu kemenangan sejak kompetisi dimulai.
Baca Juga: Michael Carrick Tak Mau Larut dalam Isu Pemecatan di Manchester United
Manchester United selanjutnya dijadwalkan menghadapi Bournemouth di Old Trafford pada Minggu (25/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi tim Carrick untuk mengakhiri rentetan hasil tanpa kemenangan.











