BULATAN TIMES – Marc Marquez menanggapi penggunaan komponen aerodinamika baru Ducati yang memiliki kemiripan dengan desain Aprilia pada MotoGP Australia 2026. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut menilai setiap pabrikan perlu terbuka terhadap teknologi yang dikembangkan pesaingnya.
Komponen berbentuk sayap kecil di sekitar swingarm belakang motor Desmosedici GP26 menjadi perhatian saat Marquez menjalani latihan di Sirkuit Phillip Island, Jumat (23/10/2026).
Ketika ditanya mengenai kemiripan perangkat tersebut dengan milik Aprilia, Marquez tidak sepakat jika pengembangan Ducati disebut sekadar menyalin desain pesaing.
“Kita tidak bisa bersikap arogan dan hanya memakai ide sendiri,” ujar Marquez, dikutip dari Crash.net.
Menurut pembalap asal Spanyol itu, para insinyur maupun pembalap dapat mempelajari pendekatan yang digunakan pihak lain untuk menemukan peluang pengembangan.
Ducati Uji Komponen Aerodinamika Baru
Perangkat yang dicoba Marquez berada di sekitar lengan ayun atau swingarm belakang. Bentuknya menyerupai konsep aerodinamika yang sebelumnya digunakan pada Aprilia RS-GP.
Marquez memutuskan tetap menggunakan komponen tersebut setelah mencobanya dalam latihan Jumat. Ia menjelaskan bahwa perangkat baru itu tidak memberikan sensasi berkendara yang lebih buruk dibandingkan konfigurasi sebelumnya.
Meski demikian, Marquez belum dapat memastikan seberapa besar manfaatnya terhadap performa motor. Menurutnya, Ducati masih perlu memahami sejumlah aspek sebelum menentukan arah pengembangan berikutnya.
Pembalap bernomor 93 itu menyambut upaya Ducati yang terus menghadirkan pembaruan meskipun musim 2026 telah memasuki lima seri terakhir.
Sepanjang musim ini, Ducati memang telah menggunakan beberapa konfigurasi aerodinamika berbeda.
Pada GP Prancis di Le Mans, Mei lalu, Marquez memilih fairing samping dengan spesifikasi yang mengacu pada motor 2025. Sementara itu, Francesco Bagnaia, Alex Marquez, dan Fabio Di Giannantonio memakai pilihan terbaru Ducati untuk musim 2026.
Perbedaan konfigurasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan Desmosedici yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pembalap.
Baca Juga: Ducati Bantah Motor MotoGP 2026 Dibuat Khusus untuk Marc Marquez
Marc Marquez Hadapi Dominasi Aprilia di Australia
Pengujian perangkat baru Ducati berlangsung ketika Aprilia menunjukkan performa kuat pada hari pertama MotoGP Australia.
Marquez sempat menjadi pembalap tercepat dalam FP1 dengan waktu 1 menit 27,985 detik. Namun, posisinya turun menjadi ketiga pada sesi Practice setelah Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez mencatatkan putaran lebih cepat.
Bezzecchi memimpin Practice dengan waktu 1 menit 26,775 detik, disusul Fernandez yang tertinggal 0,072 detik. Marquez berada di posisi ketiga dengan selisih 0,126 detik.
Dua pembalap Aprilia lainnya, Ai Ogura dan Jorge Martin, melengkapi lima besar. Dengan demikian, Marquez menjadi satu-satunya pengguna Ducati yang mampu berada di antara empat motor Aprilia pada lima posisi teratas.
Marquez mengakui bahwa Aprilia memiliki kecepatan yang sangat baik pada tikungan cepat seperti yang terdapat di Phillip Island.
Di luar persaingan pengembangan motor, Marquez juga menghadapi Jorge Martin dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2026.
Martin memimpin klasemen dengan 355 poin menjelang GP Australia, hanya unggul dua angka dari Marquez yang mengoleksi 353 poin.
Baca Juga: Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Bagnaia ke Q1
Marquez menilai Ducati telah menunjukkan kecepatan yang kompetitif dalam kondisi lintasan kering pada Jumat. Namun, ia mengingatkan bahwa tim harus bersiap menghadapi kemungkinan perubahan cuaca dan lintasan basah pada sesi Sabtu.











