22 °c
Banjar Triwangsakeliki
24 ° Jum
25 ° Sab
Jumat, Oktober 30, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home SPORT MOTOGP

MotoGP Malaysia 2026 Punya Tiga Pilihan Ban Belakang, Apa Bedanya?

Michelin menambah ban belakang Medium baru di GP Malaysia 2026. Ketiga pilihan memiliki karakter berbeda untuk menghadapi panas dan keausan di Sepang.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
30 Oktober 2026, 02.47 WIB
in MOTOGP
Ban balap Michelin berdiri di permukaan Sirkuit Sepang dengan tribun utama di latar belakang

Gambar ilustrasi.

Bulatan Times – Para pembalap MotoGP Malaysia 2026 mendapat tiga pilihan ban belakang Michelin untuk menghadapi balapan di Sirkuit Internasional Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November. Ketiga pilihan tersebut adalah Soft, Medium, dan Hard.

Alokasi ini berbeda dari biasanya karena Michelin umumnya menyediakan dua spesifikasi ban belakang untuk satu Grand Prix. Kehadiran Medium baru memberikan pilihan tambahan bagi pembalap dan tim dalam menentukan strategi.

Perbedaannya bukan hanya tingkat kelembutan ban. Medium baru memiliki konstruksi simetris, sedangkan Soft dan Hard menggunakan konstruksi asimetris dengan penguatan pada bagian bahu kanan.

Apa Bedanya Ban Soft, Medium, dan Hard?

Ban Soft menggunakan spesifikasi yang sama dengan MotoGP Malaysia 2025. Pilihan ini menawarkan potensi daya cengkeram dan kecepatan tinggi, tetapi pembalap tetap harus memperhatikan keausannya selama balapan.

Pada musim lalu, seluruh pembalap menggunakan ban belakang Soft dalam Sprint maupun Grand Prix Malaysia. Hasil tersebut menjadi salah satu alasan Michelin tetap mempertahankan spesifikasi yang sama pada 2026.

Ban Medium merupakan pilihan baru yang dibawa khusus untuk memperluas alokasi di Sepang. Berbeda dari dua pilihan lainnya, ban ini mempunyai konstruksi simetris atau karakter struktur yang sama pada kedua sisinya.

Piero Taramasso, Manajer Kompetisi Roda Dua Michelin Motorsport, menilai Medium baru memiliki karakter yang cukup baik dalam menghadapi keausan. Namun, kemampuannya di atas aspal Sepang masih perlu dibandingkan langsung dengan pilihan Soft yang telah terbukti bekerja baik pada musim sebelumnya.

Sementara itu, ban Hard sebenarnya berasal dari spesifikasi Medium yang digunakan pada MotoGP Malaysia 2025. Ban tersebut kini menempati posisi paling keras dalam tiga pilihan untuk musim 2026.

Menurut Taramasso, Hard dapat menjadi pilihan ketika suhu lintasan sangat tinggi, terutama jika melampaui 55 derajat Celsius, atau ketika keausan ban menjadi masalah besar.

Soft dan Hard sama-sama memakai konstruksi asimetris dengan bagian bahu kanan yang diperkuat untuk menghadapi beban ketika motor melewati tikungan ke kanan.

Ketiga pilihan tersebut juga dapat dibedakan melalui tanda warna. Soft menggunakan penanda putih, Medium hitam atau tanpa penanda warna, sedangkan Hard menggunakan warna kuning.

Baca Juga: Alex Marquez Jelaskan Tantangan Ban Michelin bagi Ducati di MotoGP Mandalika 2026

Mengapa Michelin Membawa Medium Baru ke Sepang?

Michelin awalnya menyiapkan ban Medium baru karena Sirkuit Sepang direncanakan menjalani pengaspalan ulang pada sebagian besar lintasannya.

Namun, pekerjaan tersebut tidak terlaksana. Balapan MotoGP Malaysia 2026 akhirnya tetap menggunakan permukaan aspal utama yang sama seperti musim sebelumnya.

Meski kondisi lintasan berbeda dari rencana awal, Michelin memutuskan mempertahankan Medium baru setelah membicarakannya dengan tim-tim MotoGP.

Dengan demikian, pembalap memiliki satu pilihan tambahan yang belum tersedia pada GP Malaysia 2025. Keputusan penggunaan ban tersebut tetap bergantung pada kecocokan dengan motor, suhu lintasan, dan kebutuhan selama balapan.

Suhu Tinggi Sepang Bisa Menentukan Pilihan Ban

Sepang memiliki panjang lintasan 5,543 kilometer dengan 15 tikungan, terdiri dari 10 tikungan kanan dan lima tikungan kiri.

Banyaknya tikungan ke kanan menjadi salah satu alasan Michelin memperkuat bahu kanan pada ban belakang Soft dan Hard.

Sirkuit ini juga memiliki karakter aspal yang cukup abrasif dan suhu permukaan lintasan yang bisa melampaui 50 derajat Celsius. Pada Sprint Malaysia 2025, Michelin mencatat suhu lintasan mencapai 55 derajat Celsius.

Kondisi tersebut membuat tim perlu mempertimbangkan daya cengkeram, kestabilan performa, dan keausan ban sepanjang perlombaan. Ban yang mampu menghasilkan catatan waktu cepat dalam beberapa putaran belum tentu memberikan hasil serupa ketika digunakan untuk jarak balapan penuh.

Baca Juga: Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026: Sprint Sabtu, Balapan Minggu

Selain tiga pilihan ban belakang, Michelin menyediakan dua spesifikasi ban depan untuk lintasan kering, yakni Soft dan Medium. Keduanya menggunakan konstruksi simetris dan merupakan spesifikasi yang sama seperti musim 2025.

Apabila lintasan basah karena hujan, Michelin juga menyediakan ban Power Rain dalam pilihan Soft dan Medium untuk roda depan maupun belakang.

Source: Michelin, GPOne
Tags: GP MalaysiaMichelinMotoGP 2026Sepang

Related Posts

Jorge Martin mengenakan topi putih dan penyangga pada pergelangan tangan kanannya saat berjalan di area paddock
MOTOGP

Jorge Martin Lolos Tes Medis di Sepang, Belum Pasti Bisa Balapan

Oktober 29, 2026
Pembalap Honda Team Asia bernomor 9 melaju melewati tikungan lintasan
MOTOGP

Veda Ega Kembali ke Sepang, Tempat Ia Pastikan Gelar Asia Talent Cup 2023

Oktober 29, 2026
Luca Marini mengenakan seragam balap Honda HRC Castrol di garasi tim
MOTOGP

Joan Mir Siap Kembali di MotoGP Malaysia, Luca Marini Tunggu Tes Medis

Oktober 28, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times