LOMBOK TENGAH, BULATAN TIMES – Persaingan Marc Marquez dan Jorge Martin menuju gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat. Menjelang Sprint MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026), kedua pembalap asal Spanyol itu hanya terpaut dua poin di puncak klasemen.
Martin masih memimpin dengan 333 poin bersama Aprilia Racing. Marquez membuntuti dengan 331 poin setelah memenangi Sprint dan balapan utama GP Jepang bersama Ducati Lenovo Team pada akhir pekan sebelumnya.
Keduanya datang dengan pengalaman sebagai juara dunia. Marquez merupakan pemilik tujuh gelar kelas MotoGP, sedangkan Martin merebut gelar pertamanya pada 2024. Namun, perjalanan mereka menuju perebutan gelar musim ini memiliki cerita yang berbeda.
Marc Marquez, Juara Dunia Tujuh Kali yang Bangkit Bersama Ducati
Marc Marquez lahir di Cervera, Spanyol, pada 17 Februari 1993. Pembalap bernomor 93 itu kini berusia 33 tahun dan memperkuat Ducati Lenovo Team.
Kariernya di kejuaraan dunia dimulai dari kelas 125cc pada 2008. Ia meraih gelar pertamanya pada 2010, kemudian menjadi juara dunia Moto2 pada 2012 sebelum naik ke kelas utama.
Marquez langsung mencuri perhatian saat menjalani musim debut MotoGP pada 2013 bersama Repsol Honda. Ia berhasil menjadi juara dunia pada tahun pertamanya, kemudian mempertahankan gelar tersebut pada 2014.
Dominasi berlanjut dengan empat gelar berturut-turut pada 2016 hingga 2019. Namun, kecelakaan di Jerez pada 2020 menyebabkan cedera serius pada lengan kanan dan mengubah perjalanan kariernya.
Setelah menjalani pemulihan serta sejumlah operasi, Marquez meninggalkan Honda pada akhir 2023. Ia bergabung dengan Gresini Racing pada 2024 sebelum mendapat kesempatan membela tim pabrikan Ducati pada musim berikutnya.
Keputusan tersebut mengantarnya kembali menjadi juara dunia MotoGP pada 2025, setelah enam tahun tanpa gelar kelas utama.
Pada musim 2026, Marquez sudah mengoleksi enam kemenangan Grand Prix sebelum memasuki seri Indonesia. Ia juga memenangi Sprint dan balapan utama Jepang di Motegi, hasil yang memangkas jaraknya dengan pemimpin klasemen menjadi hanya dua poin.
Jorge Martin, Juara MotoGP 2024 yang Kembali Bersinar bersama Aprilia
Jorge Martin lahir di Madrid, Spanyol, pada 29 Januari 1998. Pembalap berusia 28 tahun itu menggunakan nomor 89 dan kini menjadi bagian dari Aprilia Racing.
Martin mulai dikenal melalui ajang Red Bull Rookies Cup sebelum memasuki Kejuaraan Dunia Moto3 pada 2015.
Pada 2018, ia meraih gelar juara dunia Moto3 setelah mencatat tujuh kemenangan bersama tim Gresini. Gelar tersebut membuka jalan menuju Moto2 dan kemudian kelas utama MotoGP pada 2021.
Martin menjalani debut MotoGP bersama Pramac Racing menggunakan motor Ducati. Meski sempat mengalami cedera akibat kecelakaan di Portugal, ia berhasil meraih kemenangan pertamanya di kelas utama pada musim yang sama.
Peluang merebut gelar dunia mulai terbuka pada 2023. Martin bersaing dengan Francesco Bagnaia hingga seri terakhir, tetapi harus puas menjadi runner-up.
Setahun kemudian, ia berhasil membalikkan keadaan. Martin menjadi juara dunia MotoGP 2024 setelah mengungguli Bagnaia dalam persaingan yang berlangsung hingga seri penutup di Barcelona.
Setelah keberhasilan tersebut, Martin berpindah ke Aprilia Racing untuk musim 2025. Perjalanannya bersama pabrikan Italia tidak langsung berjalan mulus.
Sejumlah cedera membuatnya absen dalam banyak balapan sepanjang 2025. Ia baru dapat kembali menyiapkan diri untuk musim berikutnya setelah menjalani masa pemulihan yang panjang.
Kondisinya berubah pada 2026. Martin kembali bersaing di papan atas bersama Aprilia dan mampu memimpin klasemen menjelang akhir musim.
Hingga GP Jepang, Martin mencatat satu kemenangan Grand Prix dan delapan podium musim ini. Jumlah kemenangannya lebih sedikit dibandingkan Marquez, tetapi perolehan poinnya masih menempatkannya di puncak klasemen.
Baca Juga: Marc Marquez Menang MotoGP Jepang 2026, Jarak ke Martin Tinggal 2 Poin
Ducati dan Aprilia Bersaing Ketat di MotoGP 2026
Persaingan Marquez dan Martin juga mempertemukan dua pabrikan yang sedang berebut gelar juara dunia, Ducati dan Aprilia.
Ducati memiliki Marquez yang sudah mengumpulkan tujuh gelar MotoGP dan tampil kuat dalam perebutan kemenangan Grand Prix. Sementara itu, Aprilia mengandalkan Martin yang kembali menemukan performa kompetitifnya setelah musim sebelumnya terganggu cedera.
Hasil GP Jepang memperlihatkan ketatnya persaingan tersebut. Martin memulai balapan dari pole position dan sempat memimpin, sebelum Marquez mengambil alih posisi terdepan pada lap ke-11.
Marquez akhirnya memenangi balapan, sedangkan Martin finis kedua. Marco Bezzecchi, rekan setim Martin di Aprilia, melengkapi podium.
Hasil itu membuat Martin mempertahankan keunggulan dua poin. Bezzecchi berada di peringkat ketiga klasemen dengan 284 poin.
Persaingan Berlanjut di MotoGP Mandalika
Duel kedua pembalap berlanjut di Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 9–11 Oktober 2026.
Pada sesi Practice Jumat (9/10), Martin menunjukkan kecepatan Aprilia dengan menempati posisi ketiga lewat catatan 1 menit 29,206 detik.
Marquez berada di urutan kelima, sedangkan Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi menempatkan dua motor Aprilia lainnya di posisi pertama dan kedua.
Kedua penantang gelar tersebut sama-sama mengamankan tempat langsung ke kualifikasi kedua atau Q2.
Baca Juga: Raul Fernandez Tercepat di Practice MotoGP Mandalika 2026, Marc Marquez Lolos Q2
Mandalika juga menyimpan catatan berbeda bagi keduanya. Martin pernah memenangi Grand Prix Indonesia 2024 saat masih memperkuat Ducati, sedangkan Marquez belum pernah menyelesaikan balapan utama MotoGP di Mandalika sejak sirkuit tersebut masuk kalender pada 2022.
Sprint MotoGP Indonesia dijadwalkan berlangsung Sabtu (10/10/2026) pukul 15.00 WITA atau 14.00 WIB. Balapan utama sepanjang 27 lap digelar Minggu (11/10/2026) pada waktu yang sama.











