22 °c
Banjar Triwangsakeliki
26 ° Jum
26 ° Sab
Kamis, November 5, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home TEKNO & SAINS GADGET

Samsung Pertimbangkan Kenaikan Harga Galaxy S26 Imbas Krisis Memori

Samsung mempertimbangkan penyesuaian harga Galaxy S26 setelah lonjakan biaya memori menekan ongkos produksi smartphone sepanjang 2026.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
17 September 2026, 01.09 WIB
in GADGET
Samsung Galaxy S26 Ultra

Samsung Galaxy S26 Ultra. (Foto: Samsung)

Bulatan Times – Tekanan kenaikan harga komponen memori mulai membayangi pemilik maupun calon pembeli ponsel premium. Samsung dilaporkan tengah meninjau kembali harga jajaran Galaxy S26 setelah biaya memori smartphone meningkat tajam sepanjang 2026.

Penyesuaian yang sedang dipertimbangkan dapat menyentuh Galaxy S26, Galaxy S26+, hingga Galaxy S26 Ultra. Untuk pasar Korea Selatan, kenaikannya dilaporkan berpotensi mencapai sekitar 149.600 won per perangkat atau sekitar Rp1,9 juta.

Namun, angka tersebut belum menjadi keputusan harga final Samsung. Perusahaan masih menimbang pilihan antara menyerap sebagian kenaikan biaya produksi atau meneruskannya kepada konsumen.

Baca Juga: Harga HP Samsung September 2026, Galaxy Z Fold8 Tembus Rp 40 Jutaan

Harga memori melonjak tajam

Persoalan yang dihadapi Samsung tidak berdiri sendiri. Industri smartphone secara global sedang menghadapi kenaikan biaya DRAM dan NAND yang mengubah struktur ongkos produksi perangkat.

Counterpoint Research mencatat harga memori untuk smartphone naik lebih dari 80 persen secara kuartalan pada kuartal II 2026. Pada ponsel premium, DRAM bahkan telah menggeser system-on-chip atau SoC sebagai komponen tunggal dengan biaya terbesar.

Dampaknya cukup besar. Biaya komponen atau bill of materials ponsel premium pada periode tersebut meningkat hampir 50 persen dibandingkan perangkat sekelas pada tahun sebelumnya. Kondisi ini membuat produsen semakin sulit mempertahankan margin tanpa melakukan penyesuaian harga.

Tekanan tersebut bukan hanya terjadi pada perangkat kelas atas. Counterpoint sebelumnya telah melihat kenaikan harga pada berbagai merek Android, termasuk Samsung, Xiaomi, OPPO, vivo, realme, dan Transsion sepanjang 2026.

Galaxy S26 ikut terdampak

Galaxy S26 menjadi salah satu contoh bagaimana kenaikan biaya komponen dapat memengaruhi harga smartphone premium.

Referensi MerahPutih menyebut Samsung mempertimbangkan tambahan harga sekitar 149.600 won untuk jajaran Galaxy S26 di Korea Selatan. Jika diberlakukan, perubahan tersebut direncanakan mulai 1 Oktober 2026.

Samsung sebelumnya memang telah mengubah strategi harga pada generasi Galaxy S26. Analisis Counterpoint menunjukkan harga peluncuran seri Galaxy S26 mengalami kenaikan pada seluruh model, sejalan dengan tren yang juga terjadi pada sejumlah produsen Android akibat tekanan biaya memori.

Strategi Samsung pada lini premium juga berubah. Perusahaan menghilangkan sejumlah pilihan penyimpanan berkapasitas rendah sehingga harga masuk produknya menjadi lebih tinggi, sekaligus mempertahankan konfigurasi yang lebih premium.

Baca Juga: Di Balik iPhone Lipat Apple, Teknologi Samsung Ikut Berperan

Galaxy S26 Ultra berpotensi ikut naik

Apabila penyesuaian terbaru benar-benar diterapkan, Galaxy S26 Ultra sebagai model tertinggi dalam keluarga S26 juga akan terkena dampaknya.

Model Ultra memiliki posisi penting bagi bisnis premium Samsung. Counterpoint mencatat Galaxy S26 Ultra memperoleh pemesanan awal yang lebih tinggi dibandingkan pendahulunya dan menjadi salah satu pendorong performa lini flagship Samsung pada kuartal I 2026.

Kenaikan biaya memori menjadi tantangan tersendiri bagi perangkat seperti S26 Ultra karena smartphone premium mengandalkan konfigurasi RAM dan penyimpanan berkapasitas besar.

Counterpoint memperkirakan biaya komponen perangkat premium pada Q2 2026 naik hampir 50 persen secara tahunan. Pada segmen ini, kenaikan harga jual mulai menjadi salah satu cara produsen meneruskan sebagian tekanan biaya kepada konsumen.

Krisis memori belum cepat berakhir

Persoalan tersebut berpotensi berlangsung lebih lama daripada satu siklus peluncuran smartphone.

Reuters melaporkan produsen ponsel dan laptop mulai mempersiapkan diri menghadapi kelangkaan memori yang dapat berlangsung setidaknya sampai 2027. Sejumlah proyeksi bahkan melihat ketidakseimbangan pasokan dan permintaan bisa berlangsung lebih lama.

Tekanan tidak hanya berasal dari harga. Ketersediaan komponen juga menjadi persoalan karena permintaan memori dari industri kecerdasan buatan dan pusat data tetap tinggi.

Counterpoint memperkirakan mobile DRAM masih mengalami kenaikan harga pada kuartal III 2026. Pada saat bersamaan, investasi pusat data oleh perusahaan teknologi besar terus menopang permintaan memori untuk kebutuhan AI.

Dampaknya telah terlihat pada pasar smartphone global. Pengiriman smartphone pada kuartal II 2026 turun 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan mencapai level kuartal kedua terendah sejak 2013 menurut estimasi Counterpoint. Krisis memori disebut menjadi salah satu tekanan utama bagi industri.

Bagi konsumen, kondisi tersebut berarti harga ponsel baru berpotensi tetap tinggi selama tekanan pasokan belum mereda. Untuk Galaxy S26, pertanyaan terdekatnya kini bukan lagi apakah biaya produksinya meningkat, melainkan seberapa besar Samsung akan meneruskan kenaikan tersebut ke harga yang dibayar konsumen.

Source: Counterpoint Research, Reuters
Tags: SamsungSmartphone

Related Posts

Bagian belakang ponsel REDMAGIC hitam dipegang mendatar, dengan cincin pendingin bercahaya biru dan modul kamera di sisi kanan
GADGET

RedMagic 12 Pro Resmi Meluncur Global, Baterai 8.400 mAh dan Layar 185Hz

November 5, 2026
Tiga ponsel Samsung Galaxy A18 berwarna biru muda, perak, dan hitam terlihat dari bagian belakang di atas permukaan ungu
GADGET

Samsung Galaxy A18 Dapat Bonus hingga Rp. 927.000 pada November, Ini Harga dan Fiturnya

November 4, 2026
Tablet Lenovo berwarna biru gelap dalam genggaman tangan, dengan layar menampilkan konten kreatif
GADGET

Lenovo Yoga Tab Gen 2 Siap Hadir di Indonesia, Bawa Layar 4K dan Fitur AI

November 3, 2026

Highlights

Opini Redaksi: Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Jangan Berhenti pada Tiga Tersangka

Hasil Lens vs Como 1-9, Douvikas Cetak Tiga Gol di Liga Champions

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Playoff MPL ID S18 Dimulai 4 November, Alter Ego vs ONIC dan Bigetron vs EVOS

Terpopuler

AKBP Netty Rosdiana Ajukan Mundur dari Polri Lewat Instagram

M. Andrean Saefudin Ajukan Permohonan Hak Angket ke DPR Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Kronologi Kasus Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo hingga Listyo Sigit Ditahan

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times