25 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Rab
25 ° Kam
Selasa, Oktober 20, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home TEKNO & SAINS

Gemini Tembus 1 Miliar Pengguna, Seberapa Besar Pengaruh Ekosistem Android?

Tita by Tita
3 September 2026, 21.41 WIB
in TEKNO & SAINS
0
Gemini Tembus 1 Miliar Pengguna

Gambar ilustrasi

JAKARTA – Google Gemini telah menembus tonggak lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan. Angka tersebut menjadikan Gemini sebagai salah satu layanan AI dengan pertumbuhan paling cepat dalam sejarah Google.

Namun, muncul pertanyaan menarik di balik pencapaian tersebut: seberapa besar angka 1 miliar pengguna itu dipengaruhi oleh ekosistem Android?

Pertanyaan ini relevan karena Gemini bukan hanya hadir sebagai aplikasi AI yang harus dicari dan dipasang secara mandiri. Google juga telah mengintegrasikan Gemini secara mendalam ke dalam ekosistem Android, sehingga akses terhadap layanan AI tersebut menjadi semakin mudah bagi pengguna smartphone.

Baca Juga: Tren AI 2026: Agen AI dan Dampaknya bagi Bisnis Indonesia

Gemini Memang Terintegrasi dengan Android

Google sejak 2024 telah menjadikan Gemini sebagai bagian penting dari pengalaman Android. Perusahaan menyebut Gemini tersedia pada ratusan model smartphone dari puluhan produsen dan dirancang untuk terintegrasi dengan berbagai fungsi perangkat.

Integrasi tersebut terus diperluas. Dalam pembaruan Android September 2026, misalnya, pengguna dapat memanfaatkan Gemini untuk mengingat lokasi barang melalui Find Hub dan menggunakan fitur Guided Vision melalui kamera untuk mendapatkan penjelasan mengenai lingkungan sekitar.

Artinya, Gemini tidak selalu hadir sebagai layanan yang harus dicari pengguna secara terpisah. Pada perangkat yang mendukungnya, AI Google semakin menjadi bagian dari pengalaman menggunakan smartphone.

Tapi 1 Miliar Bukan Berarti 1 Miliar Orang Membeli Gemini

Di sinilah angka 1 miliar pengguna perlu dibaca dengan lebih hati-hati.

Google menyebut angka tersebut sebagai monthly active users, atau pengguna aktif bulanan. Istilah ini menunjukkan jumlah pengguna yang aktif menggunakan aplikasi Gemini dalam periode bulanan, bukan jumlah orang yang membeli layanan Gemini atau secara khusus membeli perangkat karena ingin menggunakan Gemini.

Dengan kata lain, angka tersebut lebih tepat menggambarkan skala penggunaan dan jangkauan Gemini.

Belum ada data publik dari Google yang menunjukkan berapa persen dari 1 miliar pengguna tersebut menggunakan Gemini karena integrasi Android, berapa yang mengunduh aplikasinya secara mandiri, dan berapa yang mengaksesnya melalui perangkat lain.

Karena itu, tidak tepat jika seluruh pencapaian 1 miliar pengguna dianggap semata-mata berasal dari Android.

Baca Juga: Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Video AI soal Banjir Bandang

Ada Juga Lebih dari 100 Juta Pengguna iOS

Faktor lain yang menarik adalah keberadaan Gemini di ekosistem Apple.

Google menyatakan Gemini telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif di iOS. Angka tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna Gemini tetap berasal dari luar Android.

Ini menjadi salah satu alasan mengapa pencapaian 1 miliar pengguna tidak bisa disederhanakan sebagai hasil distribusi Android saja.

Meski demikian, skala Android tetap memberikan Google keuntungan distribusi yang sangat besar. Dengan Gemini yang terintegrasi ke ratusan model smartphone, pengguna Android memiliki lebih banyak titik akses terhadap layanan AI tersebut.

Indonesia Masuk Lima Besar

Indonesia sendiri menjadi pasar penting bagi pertumbuhan Gemini.

Google menyebut Indonesia masuk lima besar negara dengan pengguna Gemini terbanyak di dunia. Di Asia Tenggara, jumlah pengguna aktif aplikasi Gemini bahkan meningkat lebih dari dua kali lipat dalam setahun terakhir.

Menariknya, penggunaan Gemini di Indonesia juga sangat berorientasi pada perangkat mobile. Google mencatat 82 persen prompt Gemini di Indonesia berasal dari perangkat seluler, sementara sekitar separuh permintaan melibatkan input multimodal seperti suara atau gambar.

Masyarakat Indonesia juga menghasilkan hampir 9 juta gambar setiap hari menggunakan Gemini, menurut laporan Google.

Jadi, Seberapa Besar Pengaruh Android?

Jawabannya: besar, tetapi tidak bisa dihitung secara pasti berdasarkan data publik yang tersedia.

Android memberikan Google keuntungan distribusi karena Gemini dapat ditempatkan langsung dalam pengalaman smartphone. Semakin banyak fungsi Android yang terhubung dengan Gemini, semakin rendah hambatan bagi pengguna untuk mencoba dan menggunakannya.

Namun, pertumbuhan Gemini juga didorong oleh faktor lain, seperti kemampuan multimodal, penggunaan melalui suara, pembuatan gambar, integrasi dengan layanan Google, serta pertumbuhan penggunaan AI secara umum.

Google sendiri menyebut 63 persen pengguna Gemini kini berinteraksi dengan Gemini melalui suara, sementara layanan tersebut menghasilkan lebih dari 150 juta gambar setiap hari secara global.

Jadi, angka 1 miliar pengguna memang menunjukkan pencapaian besar. Tetapi angka tersebut sebaiknya dibaca sebagai besarnya jangkauan Gemini, bukan sebagai bukti bahwa 1 miliar orang secara independen memilih atau membeli Gemini.

Dan justru di sinilah kekuatan terbesar Google: bukan hanya membuat AI yang digunakan orang, tetapi menempatkan AI tersebut sedekat mungkin dengan perangkat dan layanan yang sudah digunakan orang setiap hari.

Source: Google, detikInet
Tags: AIartificial intelligenceGoogleGoogle GeminiInternet

Related Posts

Ilustrasi digital kompleks pusat data dengan lampu hijau, logo Nvidia, dan latar kawasan pesisir serta pelabuhan
TEKNO & SAINS

Nvidia Jajaki Investasi Rp. 81 Triliun di Batam, Pemerintah Sebut Belum Final

Oktober 20, 2026
iPhone Duo berwarna biru gelap dan putih ditampilkan dari belakang, disamping perangkat yang dibuka memperlihatkan layar utama dan ikon aplikasi
GADGET

Stok Awal Preorder iPhone Duo Ludes, Pengiriman Mundur ke 2027

Oktober 19, 2026
iPhone Duo berwarna biru gelap dan putih ditampilkan dari belakang, disamping perangkat yang dibuka memperlihatkan layar utama dan ikon aplikasi
GADGET

iPhone Duo Segera Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

Oktober 18, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ilustrasi papan perdagangan IDX menampilkan IHSG 4.996,61, penurunan 3,64 persen atau 188,50 poin, dengan grafik saham merah

IHSG Jatuh Lagi ke Bawah 5.000, BEI Siapkan Dua Langkah Usai Temui MSCI

Oktober 20, 2026
Para pemain Como 1907 mengenakan seragam biru di lapangan sepak bola.

Hasil Fiorentina vs Como 1-3, Tim Fabregas Menang di Firenze

Oktober 18, 2026
Respons Isu Peredaran Narkoba, Lapas Cilegon Gandeng BNNK dan Aparat Gabungan Gelar Sidak dan Tes Urine

Respons Isu Peredaran Narkoba, Lapas Cilegon Gandeng BNNK dan Aparat Gabungan Gelar Sidak dan Tes Urine

Oktober 20, 2026
Marc Marquez mengenakan kemeja Ducati merah berjabat tangan dengan Jorge Martin berbaju tim Aprilia hitam, dengan helm di antara mereka

Marc Marquez Puji Gaya Balap Jorge Martin setelah Melihat Data Ducati

Oktober 20, 2026
Ilustrasi layar IDX Composite dengan grafik harga saham merah dan suasana lantai perdagangan bursa

Apa Itu Saham HSC? BEI Akan Keluarkan 80 Saham dari Hitungan IHSG

Ilustrasi seseorang memegang kemasan emas batangan berlabel Antam di depan etalase berisi beberapa ukuran emas

Harga Emas Hari Ini 20 Oktober 2026: Antam Turun Rp. 10.000 ke Rp. 2.564.000

Ilustrasi digital kompleks pusat data dengan lampu hijau, logo Nvidia, dan latar kawasan pesisir serta pelabuhan

Nvidia Jajaki Investasi Rp. 81 Triliun di Batam, Pemerintah Sebut Belum Final

Respons Isu Peredaran Narkoba, Lapas Cilegon Gandeng BNNK dan Aparat Gabungan Gelar Sidak dan Tes Urine

Respons Isu Peredaran Narkoba, Lapas Cilegon Gandeng BNNK dan Aparat Gabungan Gelar Sidak dan Tes Urine

Ilustrasi layar IDX Composite dengan grafik harga saham merah dan suasana lantai perdagangan bursa

Apa Itu Saham HSC? BEI Akan Keluarkan 80 Saham dari Hitungan IHSG

Oktober 20, 2026
Ilustrasi seseorang memegang kemasan emas batangan berlabel Antam di depan etalase berisi beberapa ukuran emas

Harga Emas Hari Ini 20 Oktober 2026: Antam Turun Rp. 10.000 ke Rp. 2.564.000

Oktober 20, 2026
Ilustrasi digital kompleks pusat data dengan lampu hijau, logo Nvidia, dan latar kawasan pesisir serta pelabuhan

Nvidia Jajaki Investasi Rp. 81 Triliun di Batam, Pemerintah Sebut Belum Final

Oktober 20, 2026
Respons Isu Peredaran Narkoba, Lapas Cilegon Gandeng BNNK dan Aparat Gabungan Gelar Sidak dan Tes Urine

Respons Isu Peredaran Narkoba, Lapas Cilegon Gandeng BNNK dan Aparat Gabungan Gelar Sidak dan Tes Urine

Oktober 20, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times