19 °c
Columbus
19 ° Sel
25 ° Rab
Senin, September 14, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home TEKNO & SAINS

OpenAI Temukan 3 Masalah yang Bikin GPT-6 Astra Terasa Menurun

OpenAI mengungkap tiga masalah teknis yang membuat sebagian pengguna merasa performa GPT-6 Astra menurun setelah peluncuran.

admin by admin
1 hari ago
in TEKNO & SAINS
0
OpenAI Temukan 3 Masalah yang Bikin GPT-6 Astra Terasa Menurun

Gambar ilustrasi

1
SHARES
5
VIEWS

Bulatan Times – Keluhan soal kualitas GPT-6 Astra yang terasa menurun setelah peluncuran ternyata bukan sepenuhnya soal persepsi pengguna.

OpenAI menemukan sejumlah masalah teknis yang memang dapat memengaruhi respons model. Tiga di antaranya sudah diidentifikasi dan diperbaiki setelah tim perusahaan menelusuri laporan yang masuk dari pengguna.

Penjelasan tersebut disampaikan Tibo Sottiaux dari tim Codex OpenAI pada 12 September 2026.

Masalah yang ditemukan bukan berasal dari satu penyebab tunggal. Ada perilaku fitur lama yang tidak cocok dengan Astra, eksperimen pengelolaan konteks yang bermasalah, hingga konfigurasi engine yang berdampak terhadap sebagian lalu lintas.

  • Baca Juga: GPT-6 Astra Resmi Meluncur, Apa Bedanya dengan ChatGPT Sebelumnya?

Skill Model Lama Terlalu Sering Aktif

Masalah pertama berkaitan dengan “skills” yang sebelumnya dibuat untuk model OpenAI generasi terdahulu.

Menurut Sottiaux, beberapa skill tersebut terlalu sering terpicu ketika digunakan bersama Astra.

Pada kondisi tertentu, efeknya bahkan membuat model tidak melakukan pengecekan ulang terhadap pekerjaan yang sudah diselesaikannya.

Masalah seperti ini cukup penting untuk Astra karena model tersebut banyak digunakan melalui Codex untuk pekerjaan pemrograman dan tugas panjang yang memerlukan pengecekan hasil secara bertahap.

OpenAI mengatakan masalah tersebut telah diperbaiki.

Eksperimen Konteks Berdampak ke Ribuan Pengguna

Temuan kedua berasal dari eksperimen opsional terkait pengelolaan konteks percakapan.

Eksperimen tersebut dalam beberapa kasus membuat Astra berhenti menyelesaikan tugas lebih cepat dari seharusnya. Model juga dapat merespons pesan yang lebih lama, bukan instruksi terbaru dari pengguna.

OpenAI akhirnya menghentikan eksperimen itu.

  • Baca Juga: OpenAI Rilis GPT-6 Astra, Ini Fitur dan Siapa yang Bisa Menggunakannya

Sottiaux memperkirakan sekitar 4.000 hingga 5.000 pengguna sempat terdampak.

Gangguan pada pengelolaan konteks bisa terasa cukup jelas ketika AI digunakan dalam percakapan panjang. Model mungkin terlihat seperti kehilangan arah, mengabaikan instruksi terbaru, atau kembali membahas bagian percakapan yang sebenarnya sudah lewat.

Setelah eksperimen dinonaktifkan, OpenAI menyebut kemampuan Astra dalam mengikuti pesan terbaru pengguna seharusnya menjadi lebih konsisten.

Ada Engine yang Salah Konfigurasi

Masalah ketiga ditemukan pada sebagian engine yang digunakan untuk melayani permintaan pengguna.

Beberapa engine ternyata memiliki konfigurasi yang tidak tepat dan menghasilkan penurunan kualitas yang dapat diukur pada sebagian lalu lintas.

OpenAI kemudian mencopot engine tersebut.

Perusahaan juga melakukan sejumlah perbaikan teknis tambahan dengan skala lebih kecil. Targetnya adalah membuat Astra lebih konsisten dalam menyelesaikan pekerjaan, mengikuti instruksi terbaru, dan memeriksa kembali hasil sebelum tugas dianggap selesai.

Keluhan Muncul Tak Lama Setelah Astra Dirilis

GPT-6 Astra diluncurkan OpenAI pada awal September 2026 sebagai model AI paling kuat yang pernah dirilis perusahaan.

Model tersebut membawa peningkatan besar pada penggunaan komputer, pemrograman, pekerjaan profesional, sains, hingga keamanan siber.

Dalam pengujian OpenAI, Astra bahkan mencapai skor 100 persen pada ExploitBench. Model ini juga menjadi model pertama perusahaan yang masuk kategori kemampuan keamanan siber “Critical”.

Tak lama setelah akses diperluas, sejumlah pengguna mulai mengeluhkan perubahan kualitas.

Beberapa pengembang membandingkan hasil Astra pada prompt dan konfigurasi yang sama. Mereka menilai hasil setelah peluncuran tidak selalu sekonsisten performa yang terlihat pada awal penggunaan.

Keluhan tersebut kemudian menyebar di komunitas pengembang dan media sosial.

Masalah itu tidak berarti kemampuan dasar GPT-6 Astra secara keseluruhan berubah atau sengaja diturunkan. Berdasarkan penjelasan OpenAI, setidaknya sebagian penurunan kualitas yang dirasakan pengguna berkaitan dengan masalah teknis pada sistem di sekitar model.

OpenAI Reset Batas Pemakaian Codex

Selain memperbaiki tiga masalah tersebut, OpenAI juga melakukan reset penggunaan bagi pelanggan Codex.

Langkah itu dilakukan setelah pengguna membantu tim OpenAI melacak masalah dengan mengirimkan laporan dan ID sesi.

Laporan tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi ketika Astra menghasilkan respons yang tidak sesuai dengan performa yang diharapkan.

OpenAI berharap rangkaian perbaikan ini menghasilkan perilaku model yang lebih stabil, terutama dalam mengikuti instruksi terbaru dan menyelesaikan tugas panjang.

Pengalaman setiap pengguna tetap bisa berbeda karena Astra berjalan melalui sejumlah sistem pendukung, termasuk pengelolaan konteks, tools, skills, dan infrastruktur serving.

Source: OpenAI/Tibo Sottiaux
Tags: Agen AiAIartificial intelligenceChatGPT

Related Posts

Internet dan Bagaimana Cara Kerjanya
TEKNO & SAINS

Apa Itu Internet dan Bagaimana Cara Kerjanya? Ini Penjelasannya

September 13, 2026
Harga iphone september
GADGET

Harga iPhone 15, 16, dan 17 September 2026 Terbaru

September 13, 2026
Harga iPhone 18 Pro Singapura dan Malaysia
GADGET

Harga iPhone 18 Pro Singapura dan Malaysia, Mana Lebih Murah?

September 12, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Veda Ega Pratama Siap Bangkit di Moto3 San Marino

Veda Ega Pratama Finis P18 di Moto3 San Marino 2026, Kembali Gagal Raih Poin

September 13, 2026
Basarnas bersama Menteri Perhubungan saat konferensi pers penanganan Virgo Transport 8

Virgo Transport 8 Ditemukan Terbalik dan Masih Mengapung, 129 Orang Dicari

September 14, 2026
Ilustrasi kapal tanker di laut

Kapal Tanker Pertamina Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 8 di Laut Jawa

September 13, 2026
Kronologi Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak

Kronologi Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa

September 13, 2026
Menteri Perhubungan dan Basarnas saat konferensi pers pencarian Virgo Transport 8

Hari Kedua Pencarian Virgo Transport 8, 108 Selamat dan 129 Masih Dicari

Pedro Acosta pembalap Red Bull KTM pada MotoGP Misano 2026

Pedro Acosta Batalkan Kejar Marquez di MotoGP Misano Usai Ban Depan Terkunci

Ilustrasi emas batangan dan grafik harga emas hari ini

Harga Emas Hari Ini Turun ke Rp 2.602.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah

Basarnas bersama Menteri Perhubungan saat konferensi pers penanganan Virgo Transport 8

Virgo Transport 8 Ditemukan Terbalik dan Masih Mengapung, 129 Orang Dicari

Menteri Perhubungan dan Basarnas saat konferensi pers pencarian Virgo Transport 8

Hari Kedua Pencarian Virgo Transport 8, 108 Selamat dan 129 Masih Dicari

September 14, 2026
Pedro Acosta pembalap Red Bull KTM pada MotoGP Misano 2026

Pedro Acosta Batalkan Kejar Marquez di MotoGP Misano Usai Ban Depan Terkunci

September 14, 2026
Ilustrasi emas batangan dan grafik harga emas hari ini

Harga Emas Hari Ini Turun ke Rp 2.602.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah

September 14, 2026
Basarnas bersama Menteri Perhubungan saat konferensi pers penanganan Virgo Transport 8

Virgo Transport 8 Ditemukan Terbalik dan Masih Mengapung, 129 Orang Dicari

September 14, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times