18 °c
Columbus
16 ° Sel
16 ° Rab
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home KULINER

Cara Memasak Daging agar Tetap Empuk dan Tidak Alot

Daging yang alot bisa dipengaruhi potongan, suhu dan teknik memasak. Kenali cara mengolah daging agar empuk tanpa merusak teksturnya.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
1 jam ago
in KULINER
0
Ilustrasi cara memasak daging agar tetap empuk dan tidak alot

Ilustrasi cara memasak daging agar tetap empuk dan tidak alot. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

0
SHARES
4
VIEWS

Bulatan Times – Daging yang alot tidak selalu disebabkan kualitas bahan yang buruk. Cara memotong, suhu memasak, waktu pemasakan hingga perlakuan setelah matang ikut menentukan tekstur daging saat disantap.

Kesalahan yang cukup umum adalah menganggap semakin lama daging dimasak, semakin empuk hasilnya. Padahal setiap potongan daging membutuhkan teknik berbeda. Bagian yang relatif empuk cocok dimasak cepat, sementara bagian dengan banyak jaringan ikat biasanya membutuhkan waktu lebih panjang.

Karena itu, mengenali karakter daging menjadi langkah pertama sebelum menentukan cara memasaknya.

Baca Juga: Tips Memasak Daging agar Lembut dan Anti Alot!!

1. Kenali Bagian Daging yang Akan Dimasak

Tidak semua bagian daging sapi memiliki tingkat keempukan yang sama.

Bagian yang relatif sedikit bekerja saat hewan bergerak cenderung memiliki serat lebih lembut. Tenderloin atau has dalam merupakan salah satu contohnya. Potongan seperti ini cocok untuk teknik memasak cepat seperti memanggang atau pan-searing.

Sebaliknya, bagian seperti sengkel, sandung lamur, dan beberapa bagian paha memiliki jaringan ikat lebih banyak. Potongan tersebut biasanya lebih cocok dimasak perlahan dengan cairan agar teksturnya melunak.

Jadi, jangan menggunakan satu teknik untuk semua jenis potongan daging.

2. Potong Daging Melawan Arah Serat

Cara memotong memiliki pengaruh besar terhadap sensasi empuk ketika daging dikunyah.

Perhatikan garis-garis serat yang terlihat pada permukaan daging. Saat akan menyajikannya, iris daging melintang atau berlawanan dengan arah serat.

Teknik tersebut memperpendek serat otot sehingga gigi tidak perlu bekerja terlalu keras ketika mengunyah.

Kesalahan sederhana seperti memotong searah serat dapat membuat daging terasa lebih alot meskipun proses memasaknya sudah benar.

3. Marinasi Sesuai Jenis Masakan

Marinasi dapat menambah rasa sekaligus membantu memperbaiki tekstur permukaan daging.

Bumbu marinasi bisa terdiri dari garam, rempah, minyak serta bahan lain yang disesuaikan dengan resep. Untuk masakan tertentu, bahan yang mengandung asam seperti jeruk atau yoghurt juga dapat digunakan.

Namun jangan beranggapan semakin lama marinasi selalu menghasilkan daging yang semakin baik.

Marinasi yang terlalu agresif atau terlalu lama, terutama dengan bahan asam atau enzim kuat, justru dapat mengubah tekstur permukaan daging menjadi kurang menyenangkan.

Gunakan waktu marinasi sesuai ukuran potongan dan jenis bahan yang dipakai.

Baca Juga: Cara Memasak Ikan Tuna Bumbu Kuning, Gurih dan Bumbunya Meresap

4. Manfaatkan Nanas atau Pepaya dengan Hati-hati

Nanas dan pepaya populer digunakan sebagai bahan alami untuk membantu mengempukkan daging.

Nanas mengandung enzim bromelain, sedangkan pepaya mengandung papain. Enzim tersebut dapat membantu memecah protein.

Namun efeknya cukup kuat.

Jika penggunaannya berlebihan atau daging dibiarkan terlalu lama, bagian permukaan dapat berubah terlalu lunak bahkan lembek.

Karena itu, gunakan nanas atau pepaya secukupnya dan sesuaikan waktunya dengan ukuran daging.

Untuk hidangan yang membutuhkan tekstur daging tetap kokoh, jangan menjadikan bahan tersebut sebagai solusi otomatis.

5. Gunakan Teknik Slow Cooking untuk Potongan yang Tepat

Bagian daging dengan banyak jaringan ikat dapat menjadi empuk apabila dimasak dengan metode yang tepat.

Teknik seperti braising, stewing, atau memasak perlahan dalam cairan cocok untuk potongan tersebut. Suhu yang tidak terlalu agresif dan waktu memasak yang panjang membantu jaringan ikat berubah menjadi lebih lunak.

Prinsip inilah yang membuat sejumlah masakan seperti semur dan hidangan daging berkuah dapat menghasilkan tekstur lembut meskipun menggunakan potongan yang awalnya relatif keras.

Kuncinya bukan sekadar memasak selama mungkin, tetapi mengombinasikan potongan daging, suhu, cairan, dan waktu secara tepat.

6. Jangan Gunakan Api Besar untuk Semua Masakan

Api besar berguna untuk mendapatkan pencokelatan permukaan pada steak atau tumisan. Namun suhu tinggi bukan jawaban untuk semua jenis masakan daging.

Potongan yang membutuhkan waktu panjang justru dapat menjadi kering atau keras apabila terus dimasak dengan panas tinggi.

Untuk masakan berkuah, setelah cairan mendidih pengguna dapat mengecilkan api dan mempertahankan proses memasak secara perlahan sesuai resep.

Sementara untuk steak dan potongan empuk lainnya, panas tinggi dapat digunakan dalam waktu relatif singkat untuk membentuk permukaan yang kecokelatan.

7. Pressure Cooker Bisa Mempercepat Proses

Jika tidak memiliki waktu untuk memasak daging selama berjam-jam, pressure cooker atau panci bertekanan dapat menjadi alternatif.

Tekanan di dalam panci memungkinkan proses memasak berlangsung pada kondisi yang membantu melunakkan potongan daging lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

Teknik ini cocok untuk sejumlah olahan daging yang biasanya membutuhkan pemasakan panjang.

Tetap ikuti petunjuk penggunaan pressure cooker, terutama mengenai jumlah cairan, kapasitas maksimum, pelepasan tekanan dan waktu memasak.

8. Jangan Terlalu Sering Membolak-balik Daging

Ketika memanggang steak atau memasak potongan daging di wajan, beri kesempatan permukaan daging bersentuhan dengan panas secara memadai.

Tidak perlu terus-menerus mengangkat atau memindahkan daging karena khawatir gosong.

Gunakan panas dan waktu yang sesuai dengan ketebalan potongan. Termometer makanan juga dapat membantu menentukan tingkat kematangan dengan lebih konsisten daripada hanya menebak dari warna permukaan.

Untuk keamanan pangan, perhatikan pula suhu internal yang sesuai dengan jenis daging dan cara penyajiannya.

9. Istirahatkan Daging Sebelum Dipotong

Setelah steak atau daging panggang matang, jangan langsung mengirisnya.

Diamkan beberapa saat sebelum pemotongan. Langkah sederhana ini membantu cairan di dalam daging terdistribusi lebih baik sehingga tidak langsung banyak keluar ketika pisau menyentuhnya.

Lama waktu istirahat bergantung pada ukuran potongan. Daging berukuran besar biasanya membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan steak individual.

Setelah itu, potong melawan arah serat sebelum disajikan.

10. Hindari Memasak Terlalu Lama untuk Potongan Empuk

Ada perbedaan antara melunakkan potongan yang kaya jaringan ikat dan memasak terlalu lama potongan yang sejak awal sudah empuk.

Tenderloin, misalnya, tidak membutuhkan proses berjam-jam seperti sengkel.

Jika potongan empuk terus terkena panas hingga kehilangan terlalu banyak cairan, teksturnya justru dapat terasa kering.

Karena itu, tentukan metode memasak berdasarkan bagian daging, bukan hanya berdasarkan anggapan bahwa durasi panjang selalu menghasilkan tekstur lebih empuk.

Cara Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Untuk steak atau potongan yang sudah empuk, fokus pada pengaturan suhu, tingkat kematangan, waktu istirahat, dan arah pemotongan.

Untuk sengkel, sandung lamur, atau potongan kaya jaringan ikat, metode memasak perlahan dengan cairan atau pressure cooker biasanya lebih sesuai.

Sementara bahan pengempuk seperti nanas dan pepaya dapat digunakan untuk resep tertentu, tetapi jumlah serta waktunya perlu dikontrol.

Tidak ada satu trik yang cocok untuk semua daging.

Hasil yang baik datang dari kombinasi pemilihan potongan, cara memotong, bumbu, suhu, dan teknik memasak yang sesuai. Dengan memahami prinsip tersebut, daging dapat terasa empuk tanpa harus bergantung pada satu bahan pengempuk saja.

Source: USDA, berbagai sumber

Related Posts

Kolak durian dengan santan, gula merah, dan pandan
KULINER

Cara Membuat Kolak Durian yang Legit dan Creamy, Cocok Disajikan Hangat atau Dingin

September 18, 2026
Ikan tuna bumbu kuning dengan rempah untuk menu rumahan
KULINER

Cara Memasak Ikan Tuna Bumbu Kuning, Gurih dan Bumbunya Meresap

September 15, 2026
Ilustrasi sepiring Mie Aceh goreng dengan acar dan bawang goreng
KULINER

Resep Mie Aceh Goreng Rumahan, Gurih Pedas dan Kaya Rempah

September 14, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Apple Siapkan Sistem Keamanan Rumah

Apple Siapkan Sistem Keamanan Rumah Canggih Berbasis AI

September 5, 2026
Cesc Fabregas pelatih Como 1907

Como Tumbang 0-2 dari Frosinone, Fabregas: Dalam Kondisi Normal Kami Bisa Menang 4-1

September 21, 2026
Pedro Acosta merayakan kemenangan MotoGP Austria 2026

Pedro Acosta Menang MotoGP Austria 2026, Raih Kemenangan Perdana di Kandang KTM

September 20, 2026
Yoriko Angeline Dilamar Aldio Oekon

Yoriko Angeline Dilamar Aldio Oekon di Paris, Momen Romantis di Versailles

September 4, 2026
Pilihan warna iPhone 18 Pro dengan sistem kamera terbaru

Kamera iPhone 18 Pro Raih Skor 172, Masih di Bawah Huawei Pura 80 Ultra

Michael Carrick dan Bruno Fernandes seusai laga Fulham vs Manchester United

MU Cuma Raih 5 Poin dari 5 Laga, Carrick Samai Start Terburuk dalam 12 Tahun

Ilustrasi cara memasak daging agar tetap empuk dan tidak alot

Cara Memasak Daging agar Tetap Empuk dan Tidak Alot

Ilustrasi resmi MotoGP Austria 2026 di Red Bull Ring

Klasemen MotoGP 2026 Usai Austria: Martin Pimpin, Acosta Naik ke P4

Pilihan warna iPhone 18 Pro dengan sistem kamera terbaru

Kamera iPhone 18 Pro Raih Skor 172, Masih di Bawah Huawei Pura 80 Ultra

September 21, 2026
Michael Carrick dan Bruno Fernandes seusai laga Fulham vs Manchester United

MU Cuma Raih 5 Poin dari 5 Laga, Carrick Samai Start Terburuk dalam 12 Tahun

September 21, 2026
Ilustrasi cara memasak daging agar tetap empuk dan tidak alot

Cara Memasak Daging agar Tetap Empuk dan Tidak Alot

September 21, 2026
Ilustrasi resmi MotoGP Austria 2026 di Red Bull Ring

Klasemen MotoGP 2026 Usai Austria: Martin Pimpin, Acosta Naik ke P4

September 21, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times