22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Istana Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Utama Pemadaman Karhutla

Angga Rian Pramana Putra by Angga Rian Pramana Putra
23 Agustus 2026, 16.47 WIB
in NASIONAL
Istana Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Utama Pemadaman Karhutla

Prasetyo Hadi. (Dok.Setneg)

BULATANTIMES.COM — Istana Negara meluruskan kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menunjuk pengusaha asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, untuk memimpin pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan kabar tersebut tidak tepat jika dimaknai sebagai penunjukan Haji Isam sebagai koordinator utama penanganan karhutla di seluruh Kalimantan.

Prasetyo menyampaikan klarifikasi tersebut saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Baca Juga: Prabowo Kerahkan 1.500 TNI untuk Tangani Karhutla Kalbar

“Enggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu,” ujar Prasetyo saat memberikan klarifikasi mengenai kabar tersebut.

Ia menjelaskan, pemerintah memang meminta sejumlah pihak ikut membantu menangani karhutla di berbagai wilayah Kalimantan. Namun, keterlibatan pihak tertentu tidak berarti mengambil alih koordinasi yang tetap berada dalam struktur pemerintahan.

Pemerintah Bagi Tugas Penanganan Karhutla

Menurut Prasetyo, pemerintah pusat telah membagi tugas kepada sejumlah pejabat untuk memberikan perhatian dan mengoordinasikan penanganan karhutla di wilayah tertentu.

Pembagian tersebut dilakukan karena kebakaran terjadi di sejumlah provinsi dengan kondisi lapangan yang berbeda-beda.

Baca Juga: Prabowo Puji Paskibraka Usai Upacara HUT ke-81 RI

“Pemerintah memberikan tugas kepada beberapa menteri untuk mengkoordinasikan beberapa wilayah,” kata Prasetyo.

Dengan pembagian tersebut, penanganan karhutla tetap dilakukan secara terpadu. Pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan unsur masyarakat juga dilibatkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Haji Isam Tetap Terlibat di Kalimantan Selatan

Meski Istana membantah adanya penunjukan sebagai koordinator utama karhutla Kalimantan, Haji Isam memang terlihat terlibat dalam penanganan kebakaran di Kalimantan Selatan.

Pada Sabtu (22/8/2026), Haji Isam turun langsung meninjau lokasi karhutla di Kalsel dan mengikuti rapat koordinasi bersama sejumlah pejabat pemerintah serta aparat keamanan.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono, unsur kepolisian, Gubernur Kalsel Muhidin, serta jajaran pemerintah daerah.

Haji Isam juga meninjau kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, salah satu lokasi yang terdampak karhutla.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan kebakaran di wilayah Kalsel, bukan berarti Haji Isam mengambil alih seluruh operasi karhutla di Kalimantan.

Karhutla di Lahan Gambut Jadi Tantangan

Penanganan karhutla di Kalsel menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah kondisi lahan gambut yang membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit.

Api dapat bertahan di bawah permukaan tanah sehingga meskipun api terlihat padam, bara masih berpotensi menyala kembali.

Akses menuju sejumlah titik kebakaran juga menjadi persoalan. Kendaraan pemadam berukuran besar tidak selalu dapat mencapai lokasi sehingga petugas harus menggunakan metode lain untuk mengalirkan air.

Salah satu strategi yang digunakan adalah menyambung selang pemadam secara berantai agar air dapat menjangkau titik api yang jauh dari sumber air.

Penanganan Karhutla Tetap Jadi Tugas Pemerintah

Klarifikasi Istana ini sekaligus menegaskan bahwa penanganan karhutla Kalimantan tetap menjadi tanggung jawab pemerintah melalui mekanisme koordinasi resmi.

Pemerintah pusat dan daerah terus mengerahkan personel serta peralatan untuk mengendalikan titik api. Dukungan udara, termasuk helikopter untuk operasi water bombing, juga menjadi bagian dari strategi pemadaman di sejumlah lokasi.

Selain memadamkan api, pemerintah harus mengantisipasi dampak asap terhadap masyarakat dan mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain.

Sumber: Kompas.com, ANTARA, dan laporan terkait penanganan karhutla Kalimantan.

Tags: Haji IsamIstana NegaraKalimantanKalimantan SelatanKarhutlaKebakaran HutanPrabowo Subianto

Related Posts

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026
Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang
NASIONAL

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times