22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home HEADLINE

Komisi I DPR Minta KBRI Lindungi WNI usai Serangan Bandara Riyadh

DPR meminta perlindungan WNI di Arab Saudi diperkuat. KBRI Riyadh belum menemukan korban WNI hingga pemeriksaan 11 Oktober dan telah membantu tiga PMI.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
13 Oktober 2026, 14.43 WIB
in HEADLINE, NASIONAL
Foto kobaran api dan asap hitam yang membubung dari fasilitas minyak dengan deretan tangki penyimpanan di Arab Saudi

Kilang minyak Aramco di Arab Saudi terbakar. Foto ini bukan dokumentasi serangan Bandara Riyadh. (Foto: AFP via Kompas)

JAKARTA, BULATAN TIMES – Komisi I DPR RI mendesak pemerintah memperkuat perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi setelah rangkaian serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah diminta memastikan kesiapan bantuan darurat, terutama bagi pekerja migran dan jemaah umrah.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengatakan gangguan keamanan dan penerbangan di Arab Saudi harus direspons dengan pelayanan konsuler yang cepat serta koordinasi antarlembaga.

Menurut Sukamta, pemerintah perlu menyiapkan mekanisme yang jelas bagi WNI yang membutuhkan informasi, pendampingan, maupun bantuan akibat terganggunya perjalanan.

“Perwakilan Indonesia perlu memiliki mekanisme respons yang jelas bagi WNI yang membutuhkan informasi, pendampingan, atau bantuan darurat,” kata Sukamta, dikutip dari BeritaNasional, Selasa (13/10/2026).

Ia juga meminta pemerintah memberikan perhatian kepada calon jemaah umrah yang mengalami kendala keberangkatan akibat gangguan penerbangan menuju Arab Saudi.

KBRI Riyadh Sudah Bantu Tiga WNI Terdampak Penerbangan

Di tengah meningkatnya situasi keamanan, KBRI Riyadh telah melakukan sejumlah pemeriksaan untuk memastikan kondisi WNI setelah serangan terhadap Bandara King Khalid.

Berdasarkan keterangan KBRI yang dilaporkan MUI Digital pada Selasa (13/10/2026), hingga Minggu (11/10/2026) pukul 19.00 waktu Arab Saudi belum ada WNI yang teridentifikasi menjadi korban luka maupun meninggal.

KBRI juga telah memberikan bantuan kepada tiga pekerja migran Indonesia yang mengalami kendala akibat terganggunya jadwal penerbangan.

Untuk memastikan kondisi warga Indonesia, petugas KBRI berkoordinasi dengan jaringan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di sejumlah rumah sakit Riyadh serta komunitas pekerja Indonesia di maskapai Flynas.

Tim KBRI juga mendatangi King Abdullah bin Abdulaziz University Hospital untuk memeriksa kemungkinan adanya WNI di antara pasien akibat serangan.

Pemantauan tersebut dilakukan melalui komunikasi dengan otoritas Arab Saudi dan jaringan diplomatik di Riyadh.

DPR Minta Pendataan dan Layanan Darurat Diperkuat

Sukamta meminta pemerintah memiliki ukuran pelayanan yang dapat dievaluasi, mulai dari kecepatan penyampaian informasi, ketepatan pendataan WNI, hingga penyelesaian pengaduan.

Menurutnya, pelayanan terhadap jemaah umrah yang mengalami pembatalan atau perubahan penerbangan juga membutuhkan koordinasi antara kementerian, perwakilan Indonesia, maskapai, dan penyelenggara perjalanan.

Desakan serupa sebelumnya disampaikan anggota Komisi I DPR RI, Iman Sukri, pada Senin (12/10/2026).

Melalui keterangan resmi DPR RI, Iman meminta KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah meningkatkan pembaruan informasi keamanan serta memperkuat pendataan lokasi tempat tinggal dan aktivitas WNI.

Pendataan dinilai diperlukan untuk mempermudah penyaluran bantuan atau evakuasi apabila situasi keamanan memburuk.

Komisi I DPR juga menyatakan akan terus mengawasi penanganan perlindungan WNI melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri.

Baca Juga: Houthi Klaim Serang Bandara Riyadh, Saudi Sebut Dua Rudal Dicegat

Jemaah Umrah Diminta Pastikan Jadwal Penerbangan

Rangkaian serangan yang dikaitkan dengan kelompok Houthi Yaman telah menimbulkan korban jiwa dan mengganggu kegiatan penerbangan di Arab Saudi.

Otoritas penerbangan Arab Saudi melaporkan serangan terbaru terhadap Bandara King Khalid pada Minggu (11/10/2026), yang menewaskan seorang warga Pakistan dan melukai 11 orang lainnya.

Serangan terpisah juga menyasar Bandara Internasional King Fahd di Dammam, sehingga pemeriksaan keamanan fasilitas penerbangan dilakukan oleh otoritas setempat.

Kementerian Haji dan Umrah RI meminta jemaah Indonesia yang berada di Arab Saudi tetap tenang, menghindari lokasi berisiko, serta mengikuti petunjuk keamanan resmi.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, juga mengingatkan calon jemaah yang belum berangkat agar berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk memastikan perubahan jadwal penerbangan dan keberangkatan.

Baca Juga: Arab Saudi Konfirmasi 3 Warganya Tewas dalam Serangan Bandara Riyadh

Sementara itu, KBRI Riyadh mengimbau WNI di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, dan menghindari kawasan yang berpotensi terdampak gangguan keamanan.

WNI yang memiliki rencana penerbangan diminta memeriksa kembali status perjalanan langsung kepada maskapai sebelum menuju bandara.

Pelayanan perlindungan dan kekonsuleran KBRI Riyadh tetap beroperasi. WNI yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh melalui nomor +966 569173990.

Source: DPR RI
Tags: Arab SaudiHouthiKBRI RiyadhRiyadhWNI

Related Posts

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026
Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang
NASIONAL

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times