22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Pengungsi Gempa NTT Tembus 110 Ribu, Korban Meninggal Jadi 83 Orang

Angga Rian Pramana Putra by Angga Rian Pramana Putra
21 Agustus 2026, 22.02 WIB
in NASIONAL
Pengungsi Gempa NTT Terus Bertambah

Pengungsi Gempa NTT Terus Bertambah. (Foto: Antara)

BULATANTIMES.COM — Jumlah pengungsi gempa NTT terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 110.785 jiwa mengungsi hingga Jumat (21/8/2026).

Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan data sehari sebelumnya yang mencapai 92.735 jiwa. Dengan demikian, jumlah pengungsi bertambah sekitar 18 ribu orang dalam satu hari.

Baca Juga: Indonesia Rawan Gempa, Ini Alasannya

Selain jumlah pengungsi, BNPB juga melaporkan korban meninggal dunia akibat gempa NTT bertambah menjadi 83 orang.

Pengungsi Gempa NTT Terus Bertambah

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan perkembangan terbaru penanganan gempa NTT dalam konferensi pers pada Jumat.

Menurut data BNPB, peningkatan jumlah pengungsi menunjukkan masih banyak warga yang memilih meninggalkan rumah dan mencari tempat yang dianggap lebih aman setelah gempa.

Baca Juga: Gibran Temui Pengungsi Gempa NTT, Pemerintah Janji Percepat Bantuan

Kondisi tersebut juga berkaitan dengan kerusakan bangunan dan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi gempa susulan.

BNPB bersama pemerintah daerah terus melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan para pengungsi dapat dipenuhi.

Korban Meninggal Mencapai 83 Orang

Dampak gempa NTT tidak hanya menyebabkan puluhan ribu warga harus mengungsi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa.

Hingga Jumat, BNPB mencatat 83 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut. Data korban masih terus diperbarui seiring proses pencarian, pendataan, dan verifikasi di sejumlah wilayah terdampak.

Baca Juga: Apa Itu Lempeng Tektonik?

Petugas gabungan masih melakukan penanganan di lapangan, termasuk membantu masyarakat yang membutuhkan evakuasi serta menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Pemerintah Fokus Penuhi Kebutuhan Pengungsi

Dengan jumlah pengungsi yang mencapai lebih dari 110 ribu orang, kebutuhan logistik menjadi salah satu perhatian utama pemerintah.

Bantuan yang dibutuhkan para pengungsi meliputi makanan, air bersih, perlengkapan tidur, obat-obatan, tenda, hingga kebutuhan khusus untuk anak-anak dan kelompok rentan.

Penanganan juga dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta berbagai pihak lainnya.

Selain kebutuhan fisik, kondisi psikologis warga terdampak juga menjadi perhatian dalam proses pemulihan pascabencana.

Warga Diminta Tetap Waspada

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak gempa diimbau tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait.

Warga juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama mengenai kondisi gempa, potensi bencana lanjutan, maupun informasi bantuan.

BNPB sebelumnya juga menekankan pentingnya masyarakat memperoleh informasi kebencanaan melalui sumber resmi agar tidak menimbulkan kepanikan.

Kondisi di lapangan masih dapat berubah sehingga data mengenai korban dan pengungsi berpotensi diperbarui kembali.

Penanganan Gempa Masih Berlangsung

Meningkatnya jumlah pengungsi gempa NTT menjadi tantangan besar bagi pemerintah dalam penanganan masa darurat.

Dengan jumlah pengungsi yang sudah mencapai 110.785 jiwa, koordinasi distribusi bantuan harus dilakukan secara cepat agar kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian tetap terpenuhi.

Pemerintah juga perlu memastikan warga yang rumahnya rusak mendapatkan tempat tinggal sementara serta bantuan untuk proses pemulihan.

Penanganan pascabencana tidak hanya berhenti pada masa evakuasi, tetapi juga mencakup pemulihan fasilitas umum dan kehidupan masyarakat yang terdampak.

Sumber: BNPB, Kompas.com, dan detikNews.

Tags: Bencana AlamBNPBGempa BumiGempa FloresGempa NTTNusa Tenggara TimurPengungsi

Related Posts

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026
Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang
NASIONAL

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times