21 °c
Ashburn
14 ° Sel
14 ° Rab
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS DUNIA

AS Akui Punya Senjata di Orbit, China dan Rusia Peringatkan Risiko Perlombaan Senjata

Amerika Serikat untuk pertama kalinya secara terbuka mengakui memiliki sistem senjata di orbit. China dan Rusia memperingatkan risiko militerisasi ruang angkasa.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
3 minggu ago
in DUNIA
0
Ilustrasi satelit di orbit Bumi menggambarkan persaingan kemampuan militer Amerika Serikat, China dan Rusia

Ilustrasi persaingan kemampuan militer di orbit Bumi. (Ilustrasi: AI/Bulatan Times)

1
SHARES
16
VIEWS

BULATAN TIMES – Amerika Serikat untuk pertama kalinya secara terbuka mengakui telah menempatkan sistem persenjataan di orbit Bumi. Pengungkapan tersebut langsung mendapat respons dari China dan Rusia di tengah meningkatnya persaingan militer di ruang angkasa.

Menteri Angkatan Udara AS Troy Meink menyampaikan keberadaan sistem tersebut saat berbicara dalam Air, Space & Cyber Conference di Maryland, Senin (14/9/2026).

Meink menyebut US Space Force kini memiliki on-orbit space control weapons yang ditujukan untuk menghadapi tindakan lawan yang mengancam pasukan AS.

Pemerintah AS tidak menjelaskan bentuk senjata tersebut, jumlahnya, lokasi orbit, maupun cara kerjanya. Meink juga tidak mengungkap apakah sistem itu menggunakan kemampuan kinetik, energi terarah, peperangan elektronik, atau teknologi lainnya.

Baca Juga: Iran Peringatkan AS dan Israel soal Serangan Baru

AS Sengaja Buka Keberadaan Senjata di Orbit

Pernyataan Meink menjadi perhatian karena kemampuan militer AS di orbit selama ini termasuk persoalan yang sangat sensitif.

Kepada wartawan, Meink mengatakan penggunaan istilah dalam pengumuman tersebut telah dipertimbangkan secara matang. Namun, ia menolak menjelaskan kemampuan teknis sistem yang dimiliki AS.

Washington memandang ruang angkasa sebagai bagian penting dari keamanan militer sekaligus ekonomi. Satelit antara lain digunakan untuk komunikasi, navigasi, pengintaian, peringatan dini, dan mendukung operasi militer di darat, laut serta udara.

Seorang pejabat US Space Command, Richard Palmer, menyebut pengakuan terbuka tersebut sebagai sebuah momen penting dalam perkembangan kemampuan militer ruang angkasa AS.

Pemerintah AS juga menempatkan pengembangan kemampuan itu dalam konteks ancaman terhadap asetnya di orbit.

Washington selama beberapa tahun terakhir menyoroti pengembangan teknologi counter-space oleh China dan Rusia yang dinilai dapat mengganggu atau melumpuhkan satelit dalam kondisi konflik.

China Minta AS Hentikan Pembangunan Militer di Luar Angkasa

Pengakuan tersebut mendapat reaksi keras dari Beijing.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan negaranya menentang perlombaan senjata dan upaya menjadikan ruang angkasa sebagai wilayah peperangan.

China kemudian meminta Washington menghentikan perluasan kemampuan militernya di ruang angkasa.

“Kami mendesak AS menghentikan perluasan pembangunan militernya di luar angkasa,” kata Guo, dikutip dari Anadolu Agency.

Beijing menyatakan penggunaan ruang angkasa seharusnya dilakukan secara damai dan stabilitas strategis global perlu dipertahankan.

Pernyataan serupa disampaikan setelah US Space Force mengonfirmasi keberadaan sistem yang mereka sebut mampu mempertahankan pasukan gabungan AS dari tindakan lawan.

Baca Juga: China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Rusia: Ruang Angkasa Harus Bebas dari Senjata

Rusia turut merespons perkembangan tersebut.

Moskow menyatakan ruang angkasa seharusnya tetap bebas dari segala jenis senjata. Pernyataan itu muncul bersamaan dengan kekhawatiran bahwa pengakuan Washington dapat mempercepat persaingan kemampuan militer di orbit.

Persoalan persenjataan antariksa sendiri tidak hanya berkaitan dengan senjata yang ditempatkan langsung di orbit.

Kemampuan counter-space dapat mencakup berbagai teknologi yang ditujukan untuk mengganggu atau menghancurkan sistem antariksa lawan, termasuk pengacauan sinyal, serangan siber, laser, hingga sistem anti-satelit.

Reuters sebelumnya melaporkan AS dan China sama-sama meningkatkan persiapan menghadapi kemungkinan konflik yang meluas ke ruang angkasa. Perkembangan satelit yang mampu mendekati atau berinteraksi dengan satelit lain juga menjadi perhatian dalam persaingan tersebut.

Apa yang Sebenarnya Dilarang di Orbit?

Keberadaan senjata di ruang angkasa berkaitan dengan aturan internasional yang telah berlaku sejak era Perang Dingin.

Outer Space Treaty 1967 melarang negara menempatkan senjata nuklir atau jenis senjata pemusnah massal lainnya di orbit Bumi.

Namun, perjanjian tersebut tidak secara eksplisit melarang seluruh jenis senjata konvensional ditempatkan di ruang angkasa. Celah inilah yang menjadi salah satu persoalan dalam perkembangan teknologi militer modern.

Karena AS tidak mengungkap karakteristik sistem yang telah ditempatkan di orbit, belum dapat dipastikan dari informasi publik bagaimana senjata tersebut bekerja maupun kemampuan apa yang dimilikinya.

Yang telah dikonfirmasi Washington adalah keberadaan on-orbit space control weapons. Rincian operasionalnya tetap dirahasiakan.

Source: Reuters, AP

Related Posts

Ilustrasi emas Venezuela di fasilitas pemurnian Amerika Serikat
DUNIA

Emas Venezuela Masuk AS lewat Kesepakatan Trump, Kilang Enggan Memprosesnya

Oktober 5, 2026
Ilustrasi pesawat medis Latitude Air Ambulance di bandara
DUNIA

Puing Pesawat Medis Bermuda-Boston Ditemukan, Enam Orang Masih Dicari

Oktober 4, 2026
Ilustrasi Benjamin Netanyahu saat menyampaikan pernyataan di podium
DUNIA

Israel Dituding Rancang Insiden Flydubai untuk Kaitkan Iran

Oktober 3, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Prabowo Subianto saat menjadi inspektur upacara HUT ke-81 TNI

Prabowo Pimpin HUT ke-81 TNI, Resmikan 204 Satuan Baru dan Enam Kodam

Oktober 5, 2026
Kereta Api Nusantara Explorer milik KAI

Harga Nusantara Explorer, Rute, Fasilitas dan Cara Naik Kereta Wisata Premium KAI

September 29, 2026
harga emas hari ini 5 Oktober 2026 yang bergerak naik

Harga Emas Hari Ini Senin 5 Oktober 2026: Antam Naik Rp. 6.000 Jadi Rp. 2,58 Juta

Oktober 5, 2026
Puan Maharani menghadiri upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI

Puan Ingatkan TNI Tetap Berpihak pada Rakyat di Tengah Modernisasi Pertahanan

Oktober 5, 2026
John Herdman pelatih Timnas Indonesia

John Herdman Ubah Taktik di Final, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Keiichi Yasuda dari Honda Racing Corporation

Honda Tunjuk Keiichi Yasuda Pimpin Honda Racing Corporation Mulai 2027

John Herdman pelatih Timnas Indonesia

John Herdman Ubah Taktik di Final, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Oktober 6, 2026
Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Oktober 5, 2026
Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Oktober 5, 2026
Herdman Minta Timnas Indonesia Main Efektif demi Gelar

Final FIFA ASEAN Cup 2026: Herdman Minta Timnas Indonesia Main Efektif

Oktober 5, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times