JAKARTA, BULATAN TIMES – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI dan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Pergantian tersebut membuat kedua jenderal bertukar jabatan. Maruli sebelumnya memimpin TNI Angkatan Darat, sementara Tandyo menjabat Wakil Panglima TNI sejak Agustus 2025.
Dalam penugasan barunya, Maruli juga merangkap jabatan sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT).
Pengangkatan Berdasarkan Dua Keputusan Presiden
Pengangkatan Maruli dan Tandyo ditetapkan melalui dua keputusan presiden yang ditandatangani Prabowo pada Rabu (14/10/2026).
Keputusan Presiden Nomor 105 TNI Tahun 2026 mengatur pemberhentian dan pengangkatan Wakil Panglima TNI merangkap Kepala BNPPDT. Sementara itu, Keputusan Presiden Nomor 106 TNI Tahun 2026 mengatur pergantian Kepala Staf Angkatan Darat.
Kedua keputusan tersebut dibacakan Sekretaris Militer Presiden, Mayor Jenderal TNI Wahyu Yudhayana, sebelum pengambilan sumpah jabatan di Istana Negara.
Presiden Prabowo kemudian memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti Maruli dan Tandyo. Keduanya menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945, serta komitmen menjalankan tugas sesuai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
Setelah pengambilan sumpah, Presiden menyematkan tanda pangkat dan tanda jabatan baru kepada kedua jenderal.
Maruli dan Tandyo selanjutnya menandatangani berita acara pelantikan bersama Presiden Prabowo. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir sebagai saksi dalam prosesi tersebut.
Tandyo Budi Revita Kembali Memimpin Jajaran Angkatan Darat
Sebelum dipercaya menjadi KSAD, Tandyo Budi Revita menjabat Wakil Panglima TNI setelah dilantik Presiden Prabowo pada 10 Agustus 2025 di Batujajar, Jawa Barat.
Tandyo sebelumnya merupakan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad). Pengangkatannya sebagai Wakil Panglima TNI pada 2025 membuat ia meninggalkan jabatan tersebut untuk bertugas di tingkat Markas Besar TNI.
Dengan pelantikan pada 15 Oktober 2026, Tandyo kembali ke jajaran pimpinan tertinggi TNI Angkatan Darat, kali ini sebagai kepala staf.
Ia menggantikan Maruli Simanjuntak yang telah menjabat KSAD sejak 29 November 2023.
Baca Juga: Prabowo Pimpin HUT ke-81 TNI, Resmikan 204 Satuan Baru dan Enam Kodam
Maruli Simanjuntak Dapat Tugas Rangkap di BNPPDT
Penunjukan Maruli sebagai Wakil Panglima TNI turut disertai penugasan memimpin BNPPDT.
Pengangkatan tersebut tercantum secara bersamaan dalam Keputusan Presiden Nomor 105 TNI Tahun 2026, sehingga jabatan Kepala BNPPDT bukan pelantikan terpisah dari posisi Wakil Panglima TNI.
Maruli meninggalkan jabatan KSAD setelah hampir tiga tahun memimpin TNI Angkatan Darat. Sebelum menjadi KSAD pada November 2023, ia pernah menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Pergantian jabatan Wakil Panglima TNI dan KSAD kali ini tidak mencakup posisi Panglima TNI, yang tetap dijabat Jenderal Agus Subiyanto.
Baca Juga: Puan Ingatkan TNI Tetap Berpihak pada Rakyat di Tengah Modernisasi Pertahanan
Prosesi pelantikan juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, para kepala staf matra TNI, serta sejumlah pejabat tinggi negara dan militer.










