Bulatan Times – Rivian menarik kembali 14 unit SUV listrik R2 di Amerika Serikat setelah menemukan potensi masalah pada baut pengikat baterai tegangan tinggi. Baut yang tidak dikencangkan sesuai spesifikasi dapat menyebabkan kendaraan kehilangan tenaga penggerak secara tiba-tiba.
Penarikan kembali atau recall tersebut tercatat dalam dokumen National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) dengan nomor kampanye 26V625000, yang dilaporkan pada 29 September 2026.
Sebanyak 14 kendaraan yang masuk program penarikan merupakan Rivian R2 model tahun 2027. Masalah pada sambungan baterai tersebut dinilai berisiko karena kendaraan dapat kehilangan tenaga saat sedang melaju, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan.
Baca Juga: iCAR V27 Long Range Siap Meluncur, Baterai Membesar Jadi 51,2 kWh
Masalah Ditemukan Saat Pemeriksaan di Pabrik
Persoalan ini pertama kali terdeteksi pada 17 September 2026, ketika seorang pekerja Rivian menemukan baut pengikat baterai tegangan tinggi yang belum terpasang dengan kekencangan sesuai ketentuan.
Baut tersebut sebelumnya telah melewati proses pengencangan menggunakan mesin otomatis. Temuan itu membuat Rivian memeriksa kembali proses perakitan dan menelusuri kendaraan yang berpotensi mengalami masalah serupa.
Penyelidikan berlangsung hingga 24 September 2026. Rivian kemudian mengidentifikasi 14 unit R2 yang diproduksi antara 18 Mei hingga 27 Agustus 2026 sebagai kendaraan yang masuk dalam program penarikan.
Rivian juga melakukan perubahan pada sistem pengencangan otomatis di jalur produksinya. Mesin tersebut diprogram ulang agar komponen yang tidak memenuhi standar kekencangan dapat ditolak.
Menurut laporan yang disampaikan kepada otoritas keselamatan AS, Rivian belum mengetahui adanya keluhan pelanggan, kecelakaan, maupun korban cedera yang berkaitan dengan masalah tersebut hingga laporan penarikan diajukan.
Sambungan Baterai Akan Diperiksa Gratis
Rivian akan menangani kendaraan terdampak melalui pemeriksaan sambungan baterai tegangan tinggi. Teknisi akan memperbaiki sambungan yang bermasalah dan mengganti komponen apabila ditemukan kerusakan.
Seluruh pemeriksaan dan perbaikan tersebut dilakukan tanpa biaya bagi pemilik kendaraan.
Pemberitahuan resmi kepada pemilik dijadwalkan mulai dikirim pada 28 November 2026. Nomor identifikasi kendaraan atau Vehicle Identification Number (VIN) yang masuk program recall juga dijadwalkan dapat diperiksa melalui situs NHTSA mulai tanggal tersebut.
Pemilik Rivian R2 di Amerika Serikat dapat menghubungi layanan pelanggan Rivian melalui nomor 1-888-748-4261 dengan menyebut kode penarikan FSAM-1888.
Baca Juga: Harga Mobil Listrik Makin Kompetitif, Pembiayaan EV Mulai Jadi Pilihan Konsumen
Berbeda dari Penarikan Sebelumnya
Program penarikan terkait baut baterai ini merupakan kasus terpisah dari masalah kamera belakang yang sebelumnya juga melibatkan Rivian R2 pada September 2026.
Dalam kasus sebelumnya, gangguan perangkat lunak dapat membuat pemberitahuan keselamatan menutupi tampilan kamera ketika kendaraan berjalan mundur. Penarikan tersebut mencakup sejumlah model Rivian dan penanganannya dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak.
Sementara itu, masalah terbaru menyangkut sambungan fisik pada sistem baterai tegangan tinggi. Karena itu, kendaraan yang terdampak memerlukan pemeriksaan dan perbaikan langsung, bukan sekadar pembaruan perangkat lunak.











