Bulatan Times – Max Verstappen memenangi F1 GP Bahrain 2026 yang digelar di Sepang International Circuit, Malaysia, Minggu (4/10/2026). Pembalap Red Bull itu meraih kemenangan pertamanya musim ini setelah balapan tertunda lebih dari 90 menit karena hujan deras.
Kimi Antonelli finis kedua untuk Mercedes, sedangkan Lewis Hamilton membawa Ferrari ke podium ketiga. George Russell yang menjadi rival terdekat Antonelli dalam perebutan gelar justru gagal menyelesaikan balapan akibat dugaan masalah power unit ketika tersisa lima lap.
Hasil tersebut menjadi pukulan besar bagi Russell. Sebelum balapan di Sepang, Antonelli memimpin klasemen dengan 302 poin, unggul 66 angka atas Russell yang mengoleksi 236 poin.
Hujan Membuat Start Balapan Berantakan
Balapan awalnya dijadwalkan mulai pukul 15.00 waktu Malaysia. Hujan deras meninggalkan banyak genangan di lintasan hingga FIA harus menunda prosedur start.
Para pembalap sempat keluar di belakang Safety Car pada pukul 15.40 dengan ban intermediate. Situasi kembali kacau ketika Isack Hadjar mengalami aquaplaning dan masuk gravel pada formation lap. Verstappen juga sempat mengeluhkan masalah akselerasi, sementara Hamilton berhenti di lintasan karena gangguan perangkat lunak.
Race Control akhirnya menghentikan prosedur start dan mengembalikan susunan pembalap ke grid awal. Ketika proses dimulai kembali, kondisi trek mulai cepat mengering sehingga pilihan ban menjadi salah satu faktor penting.
Baca Juga: Hujan Guyur Sepang Jelang GP Bahrain 2026, Kondisi Trek Berubah sebelum Start
Verstappen Mengambil Alih setelah Trek Mengering
Setelah balapan benar-benar berjalan, Antonelli sempat berada di depan. Verstappen terus mendekat hingga pergantian ban mulai mengubah urutan.
Safety Car keluar pada lap ke-10 setelah Valtteri Bottas masuk gravel. Para pembalap kemudian mulai meninggalkan ban intermediate dan beralih ke slick. Verstappen memilih soft, sementara Antonelli dan Russell memakai medium.
Verstappen kembali memimpin setelah restart. Pada lap ke-17, ia sudah membuka jarak 2,1 detik atas Russell, dengan Antonelli berada di posisi ketiga.
Antonelli kemudian mengejar rekan setimnya. Pada lap ke-21, ia melewati Russell di Tikungan 4 untuk naik ke posisi kedua. Verstappen pada saat itu mulai memperlebar keunggulannya di depan.
Memasuki lap ke-29, jarak Verstappen terhadap Antonelli sudah mencapai 8,8 detik. Russell masih berada di posisi ketiga, sementara Hadjar dan Hamilton mengikuti di belakang.
Baca Juga: Grid F1 GP Bahrain 2026: Verstappen Pole, Hadjar Turun ke P8 karena Penalti
Safety Car Kembali Mengubah Strategi
Balapan kembali berubah ketika Alexander Albon berhenti karena masalah gearbox pada lap ke-43. Virtual Safety Car diberlakukan dan Verstappen memanfaatkan kesempatan tersebut untuk masuk pit.
Situasi kemudian berkembang menjadi full Safety Car. Mercedes memanggil Antonelli dan Russell masuk pit pada lap ke-45 untuk mendapatkan ban yang lebih segar menjelang fase akhir.
Drama terbesar datang pada lap ke-50. Russell tiba-tiba berhenti di lintasan ketika masih berada dalam persaingan podium. Mercedes melaporkan masalah power unit, sekaligus mengakhiri peluangnya mendapatkan poin penting dalam perburuan gelar.
Safety Car kembali masuk pada lap ke-52. Verstappen melakukan restart dengan baik dan langsung menciptakan jarak dari Antonelli.
Hamilton kemudian melewati Hadjar untuk merebut posisi ketiga pada lap berikutnya. Charles Leclerc juga berhasil melewati Hadjar pada fase akhir untuk naik ke posisi keempat.
Verstappen mempertahankan posisi pertama hingga garis finis. Antonelli tidak mampu mendekat cukup jauh untuk melakukan serangan, sementara Hamilton mengamankan podium setelah sebelumnya sempat terlempar jauh akibat strategi ban.
Perebutan Gelar Berubah setelah Russell Gagal Finis
Sebelum GP Bahrain di Malaysia, Antonelli memimpin dengan 302 poin dan Russell 236 poin. Jarak keduanya adalah 66 angka setelah Russell memangkas keunggulan tersebut lewat kemenangan di Azerbaijan.
Antonelli membawa pulang poin besar dari posisi kedua di Sepang, sementara Russell gagal finis. Dengan hasil tersebut, posisi Antonelli dalam perebutan gelar semakin kuat menjelang seri berikutnya.
Verstappen sendiri mencatat kemenangan pertamanya pada musim 2026. Hasil di Sepang sekaligus menjadi kemenangan pertama Red Bull pada Grand Prix musim ini.











