BULATAN TIMES – Max Verstappen menyoroti kondisi lintasan Circuit of The Americas (COTA) di Austin, Texas, yang dinilainya sangat bergelombang menjelang Formula 1 GP Amerika Serikat pada 23–25 Oktober 2026.
Pembalap Red Bull Racing itu belum ingin memastikan dirinya kembali bersaing memperebutkan kemenangan meskipun baru meraih dua kemenangan Grand Prix beruntun di Malaysia dan Singapura.
Verstappen menganggap karakter lintasan Austin akan memberikan tantangan berbeda dibandingkan dua balapan sebelumnya. Ia bahkan sempat bercanda bahwa kondisi permukaan sirkuit tersebut bisa membuatnya membutuhkan tulang belakang baru.
Verstappen Khawatir dengan Permukaan Lintasan COTA
Verstappen menyampaikan pandangannya dalam konferensi pers setelah memenangi GP Singapura, Minggu (11/10/2026).
Mengutip laman resmi FIA, pembalap asal Belanda itu mengaku telah mengamati kondisi Circuit of The Americas melalui tayangan balapan World Endurance Championship (WEC), kejuaraan balap ketahanan yang juga menggunakan sirkuit tersebut.
Dari tayangan itu, Verstappen melihat banyak bagian lintasan yang bergelombang dan memperkirakan kondisi tersebut menjadi tantangan bagi seluruh pembalap.
Verstappen bahkan bercanda bahwa ia mungkin perlu memesan tulang belakang baru setelah menjalani balapan di Austin.
Ia juga berseloroh akan menjadi seperti karakter RoboCop setelah menghadapi guncangan di Austin.
Komentar tersebut disampaikan dengan nada bercanda, tetapi perhatian Verstappen terhadap kondisi lintasan menunjukkan adanya tantangan yang harus dihadapi Red Bull.
Permukaan sirkuit yang tidak rata dapat memengaruhi kestabilan mobil, terutama ketika pembalap melewati tikungan dengan kecepatan tinggi.
Kondisi sebenarnya dan pengaruhnya terhadap mobil Red Bull baru akan terlihat ketika rangkaian latihan GP Amerika Serikat berlangsung.
Dua Kemenangan Beruntun Belum Membuat Verstappen Percaya Diri
Kekhawatiran mengenai Austin muncul ketika performa Red Bull mulai membaik setelah menjalani awal musim 2026 yang sulit.
Verstappen baru meraih kemenangan Grand Prix pertamanya musim ini pada putaran ke-16, ketika GP Bahrain digelar di Sepang, Malaysia, pada 4 Oktober.
Sepekan kemudian, ia melanjutkan hasil positif tersebut dengan kemenangan di Singapura pada 11 Oktober.
Kemenangan di Marina Bay menjadi pencapaian penting karena sebelumnya Verstappen belum pernah memenangi balapan utama Formula 1 di sirkuit jalan raya tersebut.
Pembalap berusia 29 tahun itu juga berhasil memenangi Sprint dan merebut pole position sepanjang akhir pekan Singapura.
Meski demikian, Verstappen tidak ingin menjadikan dua kemenangan tersebut sebagai jaminan bahwa Red Bull sudah mampu bersaing memperebutkan posisi pertama di setiap sirkuit.
Ia memilih mengevaluasi peluangnya dari satu balapan ke balapan berikutnya karena karakter lintasan dapat mengubah tingkat persaingan.
Perbedaan kondisi permukaan Austin membuatnya belum bersedia memastikan bahwa kecepatan Red Bull di Singapura akan kembali terlihat pada GP Amerika Serikat.
Baca Juga: Kimi Antonelli Bisa Juara Dunia F1 2026 di GP Amerika Serikat, Ini Syaratnya
GP Meksiko Juga Menjadi Tantangan bagi Red Bull
Verstappen tidak hanya menyoroti kondisi lintasan Austin. Ia juga mengingatkan adanya tantangan berbeda pada GP Meksiko yang berlangsung sepekan kemudian.
Autódromo Hermanos Rodríguez di Mexico City berada pada ketinggian yang jauh lebih tinggi dibandingkan sebagian besar sirkuit Formula 1.
Verstappen memperkirakan kondisi tersebut akan memengaruhi temperatur dan performa mesin, sehingga Red Bull harus memahami bagaimana mobilnya bekerja di lingkungan berbeda.
Udara yang lebih tipis di dataran tinggi menjadi faktor penting dalam pengaturan mobil dan sistem pendinginan.
Verstappen menilai ada banyak aspek yang bisa berjalan baik maupun buruk pada dua seri tersebut. Karena itu, ia tidak ingin memberikan target kemenangan sebelum mengetahui performa mobil di lintasan.
Baca Juga: Verstappen Menang Sprint F1 Singapura 2026, Russell Kecelakaan di Lap Pertama
GP Amerika Serikat dijadwalkan berlangsung di Austin pada 23–25 Oktober 2026. Setelah itu, Formula 1 akan menggelar GP Meksiko pada 30 Oktober–1 November di Autódromo Hermanos Rodríguez.









