Bulatan Times – Bistik daging sapi bisa dibuat di rumah dengan bumbu sederhana seperti kecap manis, bawang bombai, tomat, dan pala. Daging dimasak bersama saus hingga empuk, kemudian disajikan dengan kentang, wortel, dan buncis.
Bistik ala Indonesia memiliki rasa manis dan gurih yang cukup kuat. Berbeda dari steak yang biasanya dipanggang dalam potongan tebal, bistik rumahan dapat menggunakan irisan daging lebih tipis yang dimasak bersama kuah berbumbu.
Agar daging tidak alot, perhatikan bagian sapi yang digunakan, arah irisan, serta lama memasaknya. Saus juga tidak perlu dibuat terlalu kental sejak awal karena daging masih membutuhkan waktu untuk menjadi empuk.
Resep berikut menghasilkan sekitar empat porsi.
Baca Juga: Cara Menyimpan Daging Sapi di Kulkas dan Freezer agar Tetap Aman dan Awet
Bahan Bistik Daging Sapi
Bahan utama:
- 500 gram daging sapi bagian has luar
- 1 sendok makan minyak goreng
- 1 sendok makan margarin
- 1/2 buah bawang bombai, iris memanjang
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- 1 buah tomat merah, cincang
- 3 sendok makan kecap manis
- 1 sendok makan saus tomat
- 1 sendok teh kecap Inggris, opsional
- 1/4 sendok teh pala bubuk
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/4 sendok teh garam, sesuaikan setelah dicicipi
- 400 ml air hangat
Bahan pelengkap:
- 300 gram kentang
- 150 gram wortel
- 100 gram buncis
- Garam secukupnya untuk merebus sayuran
- Daun selada secukupnya, opsional
Kecap Inggris memberikan tambahan rasa gurih dan sedikit asam. Jika tidak tersedia, bahan tersebut boleh dilewatkan. Rasa utama saus tetap berasal dari kecap manis, tomat, dan bumbu lainnya.
Cara Membuat Bistik Daging Sapi
1. Siapkan dan Iris Daging Sapi
Keringkan permukaan daging menggunakan tisu dapur bersih. Daging sapi mentah tidak perlu dicuci di bawah air mengalir karena percikannya dapat menyebarkan bakteri ke area dapur.
Iris daging dengan ketebalan sekitar 0,8–1 cm. Potong melintang arah serat agar daging lebih mudah dikunyah setelah matang.
Jika terdapat bagian yang cukup tebal, pipihkan sedikit menggunakan pemukul daging. Jangan memukul terlalu keras sampai potongannya hancur.
Taburi daging dengan sedikit merica, kemudian sisihkan di dalam lemari pendingin sambil menyiapkan bahan lainnya.
2. Masak Permukaan Daging
Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang hingga cukup panas.
Masukkan beberapa potong daging dan masak sebentar sampai kedua sisinya mulai kecokelatan.
Jangan memenuhi wajan sekaligus. Jika daging terlalu banyak, cairan yang keluar dapat membuat suhu wajan turun dan proses pencokelatan menjadi kurang merata.
Angkat daging dan sisihkan.
Pada tahap ini, bagian dalam daging belum harus matang sepenuhnya karena akan dilanjutkan dengan memasaknya dalam saus.
3. Tumis Bumbu Bistik
Gunakan wajan yang sama, kemudian masukkan margarin.
Tambahkan bawang bombai dan tumis sampai mulai layu. Masukkan bawang putih, lalu aduk hingga harum.
Tambahkan tomat cincang. Masak sampai tomat melunak dan mulai mengeluarkan cairan.
Masukkan saus tomat, kecap manis, kecap Inggris jika digunakan, pala bubuk, dan sisa merica.
Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
Tuangkan air hangat secara bertahap, lalu aduk perlahan agar bumbu yang menempel di dasar wajan ikut bercampur ke dalam saus.
Biarkan kuah mulai mendidih sebelum daging dimasukkan kembali.
4. Masak Daging hingga Empuk
Masukkan seluruh potongan daging ke dalam saus.
Setelah kuah kembali mendidih, kecilkan api dan tutup wajan atau panci. Biarkan daging matang perlahan.
Untuk irisan has luar dengan ketebalan tersebut, proses memasak dapat membutuhkan sekitar 30–50 menit. Waktunya bisa lebih pendek atau lebih panjang, tergantung bagian daging, ukuran potongan, dan kondisi api.
Periksa sesekali dan balik daging agar seluruh permukaannya terkena saus.
Jika kuah mulai menyusut sementara daging masih keras, tambahkan sedikit air panas. Jangan menaikkan api terlalu besar hanya untuk mempercepat pemasakan.
Coba tusuk salah satu potongan menggunakan garpu. Jika daging sudah mudah ditusuk dan cukup empuk saat dipotong, lanjutkan memasak tanpa tutup beberapa menit agar saus sedikit mengental.
Cicipi sebelum menambahkan garam karena kecap dan saus tomat sudah memberikan rasa pada masakan.
Matikan api ketika daging telah matang, empuk, dan terlapisi saus kecokelatan yang masih cukup lembap.
Baca Juga: Cara Memasak Daging agar Tetap Empuk dan Tidak Alot
Siapkan Kentang dan Sayuran Pelengkap
Sambil menunggu daging matang, siapkan kentang, wortel, dan buncis.
Kupas kentang, kemudian potong menjadi beberapa bagian. Rebus dalam air mendidih sampai empuk, tetapi tidak hancur.
Wortel dapat dipotong memanjang atau berbentuk batang. Rebus sampai cukup lunak, lalu angkat.
Bersihkan buncis dan potong bagian ujungnya. Rebus sebentar sampai matang dan masih memiliki tekstur.
Tiriskan semua bahan pelengkap.
Letakkan kentang dan sayuran di atas piring, kemudian tambahkan irisan bistik daging sapi.
Siram daging dengan saus kecap secukupnya. Sisakan sebagian saus untuk ditambahkan saat makan jika diperlukan.
Bistik dapat disajikan bersama nasi putih hangat atau cukup dengan kentang dan sayuran.
Tips agar Bistik Daging Sapi Tidak Alot
Pilih bagian daging yang sesuai. Has dalam dan has luar dapat digunakan untuk bistik. Keduanya memiliki karakter berbeda, sehingga waktu memasaknya tidak selalu sama.
Iris melintang serat. Daging yang dipotong searah serat cenderung lebih sulit dikunyah. Memotong melintang serat membantu menghasilkan potongan yang lebih mudah disantap.
Jangan membuat irisan terlalu tebal. Untuk bistik yang dimasak menggunakan saus, irisan sedang memudahkan panas mencapai bagian tengah daging sekaligus memberi kesempatan bumbu melapisi permukaannya.
Jaga jumlah cairan. Saus yang terlalu cepat mengering dapat membuat daging menempel di dasar wajan. Tambahkan air panas sedikit demi sedikit apabila daging belum empuk.
Sesuaikan kekentalan saus di akhir. Jika ingin saus lebih pekat, kurangi kuah setelah daging empuk. Cara ini menghindarkan daging dari pemasakan berlebihan hanya karena menunggu saus mengental.
Gunakan api kecil saat memasak lama. Kuah cukup mendidih perlahan. Panas yang terlalu tinggi membuat cairan lebih cepat menguap dan bumbu mudah menempel di dasar wajan.
Cara Menyimpan Bistik Daging Sapi yang Tersisa
Jika bistik tidak langsung habis, pindahkan sisa makanan ke wadah tertutup setelah selesai disajikan.
Jangan membiarkan makanan matang berada pada suhu ruang lebih dari dua jam. Jika suhu lingkungan melebihi 32°C, batas waktunya menjadi satu jam.
Untuk mempercepat pendinginan, bagi bistik dan saus ke dalam beberapa wadah yang tidak terlalu dalam sebelum dimasukkan ke lemari pendingin.
Sisa bistik yang disimpan dengan benar pada suhu kulkas sekitar 4°C atau lebih rendah umumnya dapat digunakan dalam tiga hingga empat hari.
Saat akan disantap kembali, panaskan daging dan saus secara menyeluruh hingga mencapai suhu sekitar 74°C. Tambahkan sedikit air jika saus terlalu kental setelah disimpan.









