22 °c
Columbus
22 ° Rab
17 ° Kam
Selasa, Oktober 13, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home TEKNO & SAINS

Banyak Akun WhatsApp Tiba-tiba Terblokir, Meta Akui Ada Kesalahan Sistem

Tita by Tita
26 Agustus 2026, 22.32 WIB
in TEKNO & SAINS
0
Banyak Akun WhatsApp Tiba-tiba Terblokir

Banyak Akun WhatsApp Tiba-tiba Terblokir

BULATANTIMES.COM — Sejumlah pengguna WhatsApp dalam beberapa waktu terakhir mengeluhkan akun mereka tiba-tiba tidak bisa digunakan karena terblokir atau masuk status dalam peninjauan. Setelah mendapat banyak aduan, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akhirnya memanggil Meta untuk meminta penjelasan.

Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Komdigi, Jakarta, Rabu (26/8/2026), Meta mengakui bahwa terdapat kesalahan pada sistem WhatsApp yang menyebabkan sejumlah akun pengguna yang sebenarnya tidak melakukan pelanggaran ikut terkena pemblokiran.

Kepala Kebijakan WhatsApp untuk Asia Pasifik, Esther Samboh, mengatakan kesalahan tersebut terjadi ketika sistem mendeteksi aktivitas yang dianggap melanggar ketentuan layanan.

Baca Juga: AI Dilaporkan Beraksi Sendiri dalam Serangan Siber ke Pemerintah Taiwan

Meta Akui Sistem Salah Mendeteksi Akun

WhatsApp memiliki sistem otomatis yang digunakan untuk mendeteksi berbagai aktivitas yang berpotensi melanggar ketentuan layanan, termasuk spam dan penyalahgunaan platform.

Sistem tersebut menggunakan sejumlah sinyal dari perilaku pengguna untuk membantu proses pendeteksian.

Namun, dalam kejadian terbaru, sistem mengalami kesalahan sehingga akun pengguna yang sebenarnya tidak bermasalah ikut masuk dalam proses pemblokiran.

“Ini memang kesalahan sistem yang langsung kami mitigasi,” kata Esther dalam pertemuan dengan Komdigi, seperti diberitakan ANTARA.

Meta menyatakan telah melakukan langkah mitigasi dan sebagian besar akun yang terdampak sudah mulai dipulihkan.

Baca Juga: iPhone Lipat Apple Makin Dekat, Ini Bocoran Terbarunya

Bukan Hanya Terjadi di Indonesia

Masalah akun WhatsApp terblokir tersebut ternyata tidak secara khusus terjadi di Indonesia.

Meta menjelaskan gangguan tersebut merupakan kesalahan sistem yang terjadi secara global. Dengan demikian, pemblokiran yang dialami sebagian pengguna bukan merupakan tindakan yang secara khusus ditujukan kepada pengguna Indonesia.

“Hal ini terjadi secara global. Jadi tidak ada upaya secara terkoordinasi untuk Indonesia,” ujar Esther.

Sebelumnya, keluhan serupa juga muncul di media sosial dari sejumlah pengguna yang tiba-tiba kehilangan akses ke akun mereka.

Komdigi Sudah Minta Penjelasan Sejak 14 Agustus

Komdigi sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Meta pada 14 Agustus 2026 untuk meminta penjelasan terkait banyaknya laporan akun WhatsApp yang dinonaktifkan.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar mengatakan pemerintah kemudian memanggil langsung perwakilan Meta setelah permintaan penjelasan tersebut belum mendapatkan respons dalam batas waktu yang diberikan.

Pemanggilan tersebut dilakukan untuk mendapatkan kepastian mengenai penyebab pemblokiran sekaligus langkah pemulihan bagi pengguna yang terdampak.

Baca Juga: Cara Membuat Website untuk Pemula

Akun WhatsApp Masih Terblokir? Bisa Ajukan Banding

Bagi pengguna yang sampai sekarang masih tidak bisa mengakses akun WhatsApp akibat kejadian tersebut, Meta menyebut tersedia mekanisme pengajuan banding langsung melalui aplikasi WhatsApp.

Pengguna dapat mengikuti instruksi banding yang muncul ketika akun dinonaktifkan atau sedang dalam proses peninjauan.

Meta menyebut pengajuan banding akan ditinjau dalam waktu kurang dari 24 jam.

Perusahaan juga mengatakan terus melakukan proses pemulihan terhadap akun yang terkena dampak kesalahan sistem.

Kenapa WhatsApp Bisa Salah Memblokir Akun?

Salah satu alasan sistem WhatsApp mengandalkan pendeteksian berbasis perilaku adalah karena pesan dan panggilan pribadi WhatsApp dilindungi enkripsi end-to-end.

Artinya, WhatsApp tidak menggunakan isi pesan pribadi sebagai dasar untuk membaca percakapan pengguna. Sistem menggunakan berbagai sinyal untuk membantu mendeteksi aktivitas yang dianggap berpotensi melanggar aturan, termasuk spam dan penyalahgunaan layanan.

Dalam kasus terbaru, mekanisme pendeteksian tersebut justru mengalami kesalahan sehingga sejumlah akun pengguna asli ikut terdampak.

Meta mengatakan masalah tersebut telah dimitigasi dan perusahaan terus mengevaluasi sistem untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Jangan Panik Jika Akun Masuk Status Peninjauan

Bagi pengguna yang mengalami masalah serupa, hal terpenting adalah tidak langsung menganggap akun telah hilang secara permanen.

Jika WhatsApp menampilkan opsi untuk mengajukan banding, pengguna dapat menggunakan mekanisme tersebut melalui aplikasi.

Hindari pula memberikan kode OTP, PIN, kata sandi, atau informasi akun kepada orang lain yang mengaku bisa membantu membuka blokir.

Kasus terbaru ini menunjukkan bahwa pemblokiran otomatis tidak selalu berarti pengguna terbukti melakukan pelanggaran. Dalam kejadian yang dikonfirmasi Meta, sebagian akun memang terkena dampak akibat kesalahan sistem.

Meta Pastikan Proses Pemulihan Berjalan

Meta menyatakan telah melakukan mitigasi dan memulihkan banyak akun yang terdampak. Bagi pengguna yang masih mengalami masalah, perusahaan meminta mereka memanfaatkan jalur banding yang tersedia di aplikasi.

Dengan adanya pengakuan Meta tersebut, persoalan pemblokiran akun WhatsApp yang sempat membuat banyak pengguna khawatir kini mendapatkan penjelasan resmi.

Untuk saat ini, pengguna yang masih kehilangan akses disarankan mengikuti proses banding di aplikasi dan menunggu hasil pemeriksaan.

Sumber: ANTARA, detikINET, Kementerian Komunikasi dan Digital, Meta/WhatsApp.

Tags: KomdigiMetaTeknologiWhatsAPP
Tita

Tita

Related Posts

Grafis berwarna hijau terang dengan tulisan Microsoft-Decision-1, titik-titik bernomor dan garis penghubung
TEKNO & SAINS

Microsoft Kenalkan AI Decision-1, Klaim 35 Kali Lebih Cepat dari GPT-6 Sol

Oktober 13, 2026
Ilustrasi gerhana Matahari total di langit saat senja, dengan piringan Matahari tertutup Bulan
TEKNO & SAINS

Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 Jadi yang Terlama Kedua Abad Ini

Oktober 12, 2026
Bagian belakang ponsel berlogo Samsung berwarna biru dengan tiga kamera yang diletakkan di atas meja
TEKNO & SAINS

Bocoran Harga Samsung Galaxy S27 Mulai Rp. 16 Jutaan, Varian Pro Ikut Dirumorkan

Oktober 10, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ilustrasi gerhana Matahari total di langit saat senja, dengan piringan Matahari tertutup Bulan

Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 Jadi yang Terlama Kedua Abad Ini

Oktober 12, 2026
Pria berkemeja merah dan berpeci hitam berbicara melalui mikrofon sambil mengangkat tangan di depan podium

Koalisi Lampung–Sumsel Tolak Proyek Panas Bumi Suoh–Sekincau dan Danau Ranau

Oktober 11, 2026
Ruben Onsu dan Sarwendah berpose bersama di tempat duduk berlatar suasana malam

Rekaman Video Call Ruben Onsu Diunggah Tanpa Blur, Pihak Sarwendah Bantah Rekayasa

Oktober 13, 2026
Ilustrasi tumpukan emas batangan berwarna kuning keemasan dengan cap kemurnian dan berat

Harga Emas Hari Ini 12 Oktober 2026: Antam Naik Rp. 2.000 Jadi Rp. 2.594.000

Oktober 12, 2026
Pisang bolen panggang berwarna keemasan di atas piring, dengan potongan yang memperlihatkan isian pisang dan cokelat

Resep Pisang Bolen Cokelat Keju, Kulit Renyah Berlapis

Ilustrasi perempuan penyihir berambut putih memegang tongkat berkilau biru, dikelilingi sosok kerangka di reruntuhan fantasi

Asal Usul Vexana di Mobile Legends

Ruben Onsu dan Sarwendah berpose bersama di tempat duduk berlatar suasana malam

Rekaman Video Call Ruben Onsu Diunggah Tanpa Blur, Pihak Sarwendah Bantah Rekayasa

Pembalap Red Bull KTM mengenakan topi biru tua dan kemeja tim oranye-biru dengan latar merah

Pedro Acosta Kritik Denda €5.000 untuk Pembalap Absen Acara Promosi MotoGP

Pisang bolen panggang berwarna keemasan di atas piring, dengan potongan yang memperlihatkan isian pisang dan cokelat

Resep Pisang Bolen Cokelat Keju, Kulit Renyah Berlapis

Oktober 13, 2026
Ilustrasi perempuan penyihir berambut putih memegang tongkat berkilau biru, dikelilingi sosok kerangka di reruntuhan fantasi

Asal Usul Vexana di Mobile Legends

Oktober 13, 2026
Ruben Onsu dan Sarwendah berpose bersama di tempat duduk berlatar suasana malam

Rekaman Video Call Ruben Onsu Diunggah Tanpa Blur, Pihak Sarwendah Bantah Rekayasa

Oktober 13, 2026
Pembalap Red Bull KTM mengenakan topi biru tua dan kemeja tim oranye-biru dengan latar merah

Pedro Acosta Kritik Denda €5.000 untuk Pembalap Absen Acara Promosi MotoGP

Oktober 13, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times