17 °c
Columbus
15 ° Kam
14 ° Jum
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home TEKNO & SAINS

Anthropic Rilis Claude Opus 5.5, Biaya Workload Diklaim Turun 40 Persen

Anthropic merilis Claude Opus 5.5 dengan tarif token 20 persen lebih murah dan mengklaim biaya workload tipikal turun sekitar 40 persen dibanding Opus 5.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
1 jam ago
in TEKNO & SAINS
0
Ilustrasi Claude Opus 5.5 dari Anthropic

Ilustrasi teknologi AI Claude dari Anthropic. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

0
SHARES
5
VIEWS

Bulatan Times – Anthropic resmi memperkenalkan Claude Opus 5.5, model artificial intelligence terbaru yang membawa peningkatan kemampuan sekaligus menekan biaya penggunaan dibandingkan Claude Opus 5.

Model yang dirilis pada 22 September 2026 itu menjadi anggota pertama keluarga Claude 5.5.

Anthropic menyatakan Claude Opus 5.5 mampu memberikan performa setara Claude Fable 5.1 pada sebagian besar pekerjaan, tetapi membutuhkan biaya sekitar 40 persen lebih rendah dibanding Opus 5 untuk workload tipikal.

Namun, angka 40 persen tersebut perlu dibedakan dari penurunan tarif API.

Harga input dan output per satu juta token masing-masing turun 20 persen. Penghematan sekitar 40 persen yang diklaim Anthropic memperhitungkan efisiensi penggunaan token dalam menyelesaikan pekerjaan.

Baca Juga: Mantan Peneliti Anthropic Mundur, Peringatkan Risiko AI Lepas Kendali

Harga Claude Opus 5.5 lebih murah

Claude Opus 5.5 dipatok US$4 per satu juta input token dan US$20 per satu juta output token.

Sebagai perbandingan, Claude Opus 5 yang diperkenalkan Juli lalu menggunakan tarif US$5 per satu juta input token dan US$25 per satu juta output token.

Artinya, tarif dasar input dan output sama-sama turun 20 persen.

Perbedaannya lebih besar pada prompt caching.

Cache read Claude Opus 5.5 dibanderol US$0,20 per satu juta token, sedangkan Opus 5 sebelumnya US$0,50.

Penurunan pada komponen tersebut mencapai 60 persen. Anthropic menyebut cache read merupakan bagian besar dari biaya workload berbasis agen dan coding.

Mengapa Anthropic menyebut biaya turun 40 persen?

Angka 40 persen bukan sekadar hasil membandingkan tarif token.

Anthropic mengatakan Opus 5.5 membutuhkan lebih sedikit komputasi dan menggunakan token lebih efisien dalam menyelesaikan pekerjaan.

Kombinasi tarif token yang turun dan kebutuhan token per pekerjaan yang lebih sedikit membuat biaya workload tipikal dalam pengujian Anthropic sekitar 40 persen lebih rendah dibandingkan Opus 5.

Dengan demikian, penghematan aktual pengguna dapat berbeda.

Aplikasi yang mempunyai pola input-output, caching, jumlah percakapan, atau penggunaan tools berbeda belum tentu memperoleh pengurangan biaya tepat 40 persen.

Angka tersebut lebih tepat dibaca sebagai hasil pengujian workload Anthropic daripada potongan tarif universal.

Baca Juga: 15 Tools AI untuk Menulis hingga Video, Pilih Sesuai Kebutuhan Bukan Sekadar Ikut Tren

Output diklaim lebih cepat 30 persen

Efisiensi bukan satu-satunya perubahan.

Anthropic mengatakan Claude Opus 5.5 menghasilkan output lebih dari 30 persen lebih cepat dibandingkan Opus 5 pada konfigurasi default.

Perusahaan juga menyediakan Fast Mode untuk kebutuhan yang mengutamakan kecepatan.

Mode tersebut dapat berjalan hingga 2,5 kali lebih cepat, tetapi tarifnya lebih tinggi, yakni US$8 per satu juta input token dan US$40 per satu juta output token.

Fast Mode tersedia melalui Claude Code dan Claude Platform.

Pengguna dengan demikian dapat memilih antara tarif standar atau membayar lebih untuk mendapatkan respons lebih cepat.

Dibuat untuk coding dan pekerjaan berbasis agen

Anthropic menempatkan Opus 5.5 sebagai model untuk pekerjaan kompleks, terutama coding jangka panjang dan knowledge work.

Dalam pengujian awal yang dipublikasikan perusahaan, salah satu pengguna mampu menyelesaikan migrasi basis kode berisi sekitar 680.000 baris kode dalam waktu kurang dari satu hari menggunakan model tersebut.

Anthropic menyebut pekerjaan serupa secara manual dapat membutuhkan waktu jauh lebih lama bagi sebuah tim engineering.

Namun, contoh tersebut berasal dari early tester yang dipilih Anthropic.

Hasil pada proyek lain dapat berbeda berdasarkan kompleksitas kode, lingkungan pengembangan, tools, serta tingkat keterlibatan manusia.

Context window mencapai 1 juta token

Claude Opus 5.5 menyediakan context window hingga 1 juta token.

Batas output standarnya mencapai 128.000 token, sedangkan Batch API dalam versi beta mendukung output hingga 300.000 token.

Kapasitas konteks besar memungkinkan model memproses dokumen, basis kode, maupun rangkaian pekerjaan panjang dalam satu konteks.

Anthropic juga mempertahankan adaptive thinking pada model tersebut.

Berbeda dengan beberapa model sebelumnya, thinking pada Opus 5.5 selalu aktif dan tidak dapat dimatikan. Pengembang mengatur tingkat upaya melalui parameter effort.

Migrasi dari Opus 5 membawa sejumlah perubahan

Pengembang yang sebelumnya menggunakan Claude Opus 5 tidak hanya perlu mengganti nama model.

Dokumentasi Anthropic mencatat sejumlah perubahan yang dapat memengaruhi aplikasi lama.

Model baru menggunakan API ID claude-opus-5-5.

Pengaturan thinking lama juga berubah. Thinking tidak lagi dapat dimatikan, sementara beberapa konfigurasi forced tool use yang sebelumnya didukung dapat menghasilkan error pada Opus 5.5.

Ada pula perubahan pada computer use dan struktur respons di antara pemanggilan tools.

Karena itu, aplikasi produksi yang berpindah dari Opus 5 sebaiknya mengikuti migration guide dan melakukan pengujian sebelum mengganti model secara penuh.

Anthropic memperketat pengujian keselamatan

Peluncuran Opus 5.5 juga membawa fokus besar pada aspek keselamatan.

Anthropic mengatakan model diuji sebelum peluncuran oleh evaluator eksternal, termasuk Frontier Design dan METR.

Dalam automated behavioral audit internal perusahaan, Opus 5.5 disebut sebagai model dengan hasil terkuat yang pernah diuji Anthropic.

Perusahaan juga menerapkan safeguards yang dikembangkan untuk model-modelnya yang paling mampu.

Hal tersebut menjadi bagian penting dari peluncuran karena kemampuan AI yang semakin tinggi juga meningkatkan kebutuhan pengujian terhadap perilaku model dalam tugas berisiko.

Tersedia di beberapa layanan cloud

Claude Opus 5.5 tidak hanya tersedia melalui aplikasi Claude.

Untuk pengembang, model tersedia melalui Claude API dengan ID claude-opus-5-5.

Anthropic juga menyediakan model tersebut melalui Amazon Bedrock, Google Cloud, Microsoft Foundry, dan Claude Platform on AWS.

Untuk pengguna Claude, Anthropic menyebut Opus 5.5 tersedia pada paket Pro, Max, Team, dan Enterprise.

Perusahaan juga meningkatkan batas penggunaan lima jam untuk paket Pro, Max, dan Team.

Claude Sonnet dan Haiku 5.5 menyusul

Opus 5.5 menjadi model pertama dalam keluarga baru Claude 5.5.

Anthropic mengatakan Claude Sonnet 5.5 dan Claude Haiku 5.5 akan menyusul dalam beberapa pekan berikutnya.

Keduanya dijanjikan membawa sebagian peningkatan yang sama dalam performa, efisiensi, dan keselamatan.

Strategi tersebut menunjukkan Anthropic tidak hanya meningkatkan kemampuan model teratas, tetapi juga berupaya menurunkan biaya menjalankan AI pada berbagai kelas model.

Bagi pengembang, perubahan paling konkret pada Opus 5.5 saat ini adalah tarif token yang 20 persen lebih rendah, cache read yang 60 persen lebih murah, serta klaim efisiensi workload sekitar 40 persen dibandingkan Opus 5.

Source: Anthropic
Tags: Anthropicartificial intelligenceClaude

Related Posts

Xiaomi HyperOS 4
GADGET

Daftar HP dan Tablet Xiaomi yang Dapat HyperOS 4, Mulai Digulirkan Oktober 2026

September 23, 2026
iPhone 18 Pro
GADGET

iPhone 18 Pro Diserbu di China, Reservasi Tembus 7 Juta Meski Harga Naik

September 23, 2026
Ilustrasi cara menyembunyikan pesan WhatsApp dengan kode rahasia
GADGET

Cara Menyembunyikan Pesan WhatsApp dengan Kode Rahasia

September 22, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Motor MotoGP 850cc menjalani pengujian untuk musim 2027

Tes MotoGP 850cc di Austria, Catatan Waktu Mulai Dekati Motor 1000cc

September 22, 2026
Ilustrasi kurs rupiah hari ini 23 September 2026

Kurs Rupiah Hari Ini 23 September 2026, Pasar Menanti Keputusan Bank Indonesia

September 23, 2026
Ilustrasi harga emas hari ini 23 September 2026

Harga Emas Hari Ini 23 September 2026, Antam Rp2,627 Juta per Gram

September 23, 2026
Ilustrasi dukungan militer defensif untuk Arab Saudi

AS Enggan Terlibat Langsung Lawan Houthi, Inggris Bantu Pertahanan Arab Saudi

September 23, 2026
Michael Carrick berada di pinggir lapangan saat pertandingan Manchester United

Michael Carrick Tak Mau Larut dalam Isu Pemecatan di Manchester United

Xiaomi HyperOS 4

Daftar HP dan Tablet Xiaomi yang Dapat HyperOS 4, Mulai Digulirkan Oktober 2026

Ilustrasi aneka kue kering rumahan di atas meja

10 Resep Kue Kering Enak dan Mudah Dibuat di Rumah

Ilustrasi Claude Opus 5.5 dari Anthropic

Anthropic Rilis Claude Opus 5.5, Biaya Workload Diklaim Turun 40 Persen

Michael Carrick berada di pinggir lapangan saat pertandingan Manchester United

Michael Carrick Tak Mau Larut dalam Isu Pemecatan di Manchester United

September 23, 2026
Xiaomi HyperOS 4

Daftar HP dan Tablet Xiaomi yang Dapat HyperOS 4, Mulai Digulirkan Oktober 2026

September 23, 2026
Ilustrasi aneka kue kering rumahan di atas meja

10 Resep Kue Kering Enak dan Mudah Dibuat di Rumah

September 23, 2026
Ilustrasi Claude Opus 5.5 dari Anthropic

Anthropic Rilis Claude Opus 5.5, Biaya Workload Diklaim Turun 40 Persen

September 23, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times