BULATAN TIMES – Microsoft memperkenalkan peningkatan kecepatan pembukaan browser Edge melalui pembaruan Windows 11. Fitur bernama Accelerated App Launches ini memungkinkan Edge merespons lebih cepat ketika dibuka kembali dari taskbar, menu Start, atau tautan aplikasi lain.
Kemampuan tersebut mulai diperkenalkan kepada peserta Windows Insider melalui pembaruan KB5127936 pada 16 Oktober 2026. Fitur ini tersedia untuk Windows 11 versi 25H2 dan 26H2 melalui distribusi bertahap.
Namun, peningkatan tersebut memiliki syarat utama. Edge harus sudah berjalan di latar belakang ketika pengguna mencoba membukanya kembali. Fitur ini tidak ditujukan untuk mempercepat pembukaan pertama ketika belum ada proses Edge yang berjalan.
Windows 11 Mengurangi Proses Saat Membuka Edge
Sebelumnya, ketika pengguna membuka Edge yang masih berjalan di latar belakang, Windows dapat menjalankan proses sementara untuk meneruskan perintah ke browser yang sudah aktif.
Accelerated App Launches menghilangkan tahapan perantara tersebut. Windows langsung mengirimkan perintah ke proses Edge yang sedang berjalan sehingga jendela browser dapat muncul lebih cepat.
Microsoft menyebut peningkatan ini paling terasa pada komputer yang sedang menangani banyak pekerjaan sekaligus.
Pengujian Windows Latest pada komputer virtual dengan RAM 4 GB juga menemukan bahwa Edge lebih cepat terbuka kembali ketika aplikasi Microsoft Store dan Paint sedang berjalan. Namun, pengujian tersebut tidak menunjukkan peningkatan serupa pada pembukaan pertama setelah komputer dinyalakan.
Baca Juga: Update Windows 11 September 2026 Picu Rentetan Bug, Microsoft Rilis Patch Darurat
Syarat Mendapatkan Fitur Edge yang Lebih Cepat
Microsoft memperkenalkan Accelerated App Launches melalui pembaruan KB5127936 di kanal Release Preview dengan rincian berikut:
- Windows 11 versi 25H2: build 26200.9807
- Windows 11 versi 26H2: build 26300.9807
- Microsoft Edge sudah berjalan di latar belakang ketika kembali dibuka
- Fitur Accelerated App Launches telah tersedia pada perangkat melalui distribusi bertahap
Pengguna Windows Insider yang menggunakan kanal Release Preview dapat memeriksa pembaruan melalui Settings, lalu Windows Update.
Meski pembaruan sudah terpasang, fitur tersebut belum tentu langsung tersedia karena Microsoft mendistribusikannya secara bertahap.
Baca Juga: Windows 11 26H2 Mulai Digulirkan, Begini Cara Update dan Cek Apakah PC Kebagian
Pengguna Windows 11 di luar kanal pengujian juga belum dapat menganggap fitur tersebut sudah aktif hanya berdasarkan nomor versi sistem operasi. Belum ada tanggal pasti yang diumumkan Microsoft untuk ketersediaannya secara merata kepada seluruh pengguna.
Apa Bedanya dengan Startup Boost?
Microsoft Edge sebelumnya sudah memiliki Startup Boost, fitur yang menjaga sejumlah proses browser tetap berjalan meskipun seluruh jendela Edge telah ditutup.
Dengan proses yang tetap aktif, browser tidak harus memulai seluruh komponen dari awal ketika pengguna membukanya kembali.
Accelerated App Launches bekerja pada tahap berbeda. Ketika proses Edge sudah tersedia, Windows dapat mengirim perintah pembukaan langsung ke proses tersebut tanpa menjalankan proses sementara tambahan.
Startup Boost dapat diperiksa melalui pengaturan System and performance pada Microsoft Edge. Pengguna juga dapat membuka alamat edge://settings/system/manageSystem untuk melihat pengaturannya.
Microsoft menyatakan teknologi pembukaan yang dipercepat ini merupakan langkah awal menuju kemampuan serupa pada aplikasi Windows lainnya. Namun, dukungan untuk aplikasi lain tetap bergantung pada pengembang dan ketersediaan fitur di sistem operasi.





