22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

PVMBG Catat 26 Gempa Letusan Anak Krakatau dalam Sehari, Status Masih Siaga

Rekap PVMBG mencatat 26 gempa letusan Anak Krakatau pada 9 Oktober. Aktivitas Strombolian teramati dan zona larangan 5 kilometer tetap berlaku.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
10 Oktober 2026, 14.35 WIB
in NASIONAL
Ilustrasi gunung berapi dengan kepulan abu tebal di atas kawah, terlihat dari perairan

Ilustrasi Gunung Anak Krakatau.

LAMPUNG SELATAN, BULATAN TIMES – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat 26 gempa letusan Gunung Anak Krakatau selama pengamatan 24 jam pada Jumat (9/10/2026). Aktivitas vulkanik tersebut disertai puluhan gempa lainnya dan pengamatan sinar api di sekitar kawah.

Berdasarkan laporan pemantauan yang disampaikan pada Sabtu (10/10/2026), gempa letusan terekam dengan amplitudo 28–66 milimeter dan durasi antara 12 hingga 752 detik.

Gunung api di perairan Selat Sunda itu masih berada pada Level III (Siaga), yang berlaku sejak Jumat pukul 21.00 WIB. Masyarakat dan wisatawan tetap dilarang memasuki kawasan dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Puluhan Gempa Vulkanik Tercatat dalam 24 Jam

Selain 26 gempa letusan, laporan PVMBG mencatat 28 gempa hybrid atau fase banyak dan sembilan gempa vulkanik dangkal.

Instrumen pemantauan juga merekam tujuh gempa frekuensi rendah, empat gempa embusan, serta aktivitas tremor menerus dengan amplitudo 1–35 milimeter.

Gempa hybrid merupakan sinyal kegempaan yang berkaitan dengan aktivitas di dalam tubuh gunung api, sedangkan tremor menerus menunjukkan getaran yang berlangsung secara berkelanjutan.

Berdasarkan pengamatan visual, petugas melihat sinar api dan letusan bertipe Strombolian, yakni aktivitas letusan yang dapat melontarkan material pijar dari kawah.

Meski asap kawah tidak teramati selama periode pemantauan tersebut, kondisi itu bukan berarti aktivitas vulkanik telah berhenti.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Suwarno, mengingatkan bahwa perkembangan aktivitas gunung api tidak dapat dipastikan hanya melalui kondisi yang terlihat.

“Yang penting kita tetap waspada dan selalu menaati rekomendasi dari pemerintah,” kata Suwarno, dikutip dari Liputan6, Sabtu (10/10/2026).

Abu Vulkanik Terpantau Bergerak ke Barat Daya

Rangkaian erupsi pada Jumat berlangsung sejak sore hingga malam. Laporan sebelumnya dari pos pengamatan mencatat 13 peristiwa erupsi antara pukul 16.17 dan 21.20 WIB.

Jumlah tersebut berbeda cakupan pengamatannya dengan 26 gempa letusan yang tercatat oleh instrumen selama satu hari penuh.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan bahwa pemantauan Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC), pusat informasi abu vulkanik untuk penerbangan, menunjukkan sebaran abu bergerak ke arah barat daya menuju Samudra Hindia.

Pada periode pemantauan tersebut, sebaran abu dilaporkan tidak mengarah ke daratan Sumatera maupun Jawa. Arah pergerakan abu tetap dapat berubah mengikuti kondisi angin dan aktivitas letusan.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Kembali Siaga, Warga Dilarang Mendekat dalam Radius 5 Km

Zona Larangan Juga Berlaku di Sekitar Pulau Baru

Seiring peningkatan status menjadi Siaga, Badan Geologi mempertahankan larangan beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pembatasan tambahan juga berlaku dalam radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara gunung tersebut.

Potensi bahaya yang diwaspadai mencakup lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta erupsi sekunder akibat kontak material panas dengan air laut maupun air hujan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, meminta warga pesisir Lampung dan Banten tetap tenang serta tidak mudah mempercayai kabar bahwa peningkatan aktivitas Anak Krakatau pasti menyebabkan tsunami.

Menurut BPBD, hasil pemantauan yang disampaikan saat itu belum menunjukkan indikasi ancaman tsunami. Meski demikian, masyarakat tetap diminta mengikuti arahan petugas dan informasi resmi kebencanaan.

BPBD Lampung Selatan menyiagakan personel pemantauan selama 24 jam. Warga yang membutuhkan informasi atau ingin melaporkan kondisi darurat dapat menghubungi Pusdalops BPBD Lampung Selatan melalui nomor 0823-5892-4600.

Baca Juga: BMKG Catat 1.463 Titik Panas di Papua Barat Daya, Sorong Selatan Terbanyak

Tags: Erupsi Anak KrakatauGunung ApiLampung SelatanPVMBGSelat Sunda

Related Posts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengenakan batik dan kacamata saat diwawancarai wartawan
NASIONAL

KPK Periksa Ipar Eks Kepala BNPB, Dalami Dugaan Konflik Kepentingan

Oktober 29, 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times