24 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Sab
24 ° Ming
Jumat, Oktober 30, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Anak Krakatau dan Semeru Erupsi Ini Penjelasan PVMBG

Tita by Tita
6 September 2026, 12.56 WIB
in NASIONAL
Anak Krakatau dan Semeru Erupsi

Gambar Ilustrasi. (Buatan AI)

BULATANTIMES.COM — Aktivitas vulkanik sejumlah gunung api di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan secara bersamaan. Pasalnya, peristiwa Anak Krakatau dan Semeru erupsi memicu kekhawatiran masyarakat terkait potensi ancaman bencana berantai.

Oleh karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) langsung merilis keterangan ilmiah resmi. Penjelasan ini bertujuan meredakan spekulasi keliru publik mengenai keterkaitan aktivitas antar-gunung berapi di tanah air.

  • Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau Ganggu 209 Penerbangan di Soetta

Kondisi Anak Krakatau dan Semeru Erupsi dalam Waktu Berdekatan

Awalnya, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda meletus secara beruntun sejak Jumat malam lalu. Letusan berkala tersebut menghasilkan sebaran abu vulkanik pekat yang mengganggu ruang udara nasional.

Terlebih, letusan tersebut memuntahkan lontaran lava pijar dan sebaran abu vulkanik tebal ke udara. Gemuruh suara dentuman letusan bahkan terdengar hingga ke pesisir Banten dan Lampung.

Namun, Gunung Semeru di Jawa Timur menyusul mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026) pagi hari. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut melepaskan energi vulkanik pada pukul 07.51 WIB.

Bahkan, kolom abu Semeru membubung pekat hingga ketinggian seribu meter ke arah selatan.

“Aktivitas letusan kedua gunung api ini murni dinamika internal masing-masing kantong magma,” tulis laporan resmi PVMBG.

Dapur Magma Independen dan Penjelasan Ilmiah Geologi

Sementara itu, para ahli geologi menepis anggapan adanya keterkaitan langsung antarjalur pipa magma. Fenomena letusan serempak bukanlah tanda bahwa satu kantong magma raksasa sedang bergejolak bersama.

Setiap gunung api di Indonesia memiliki dapur magma mandiri yang terpisah ratusan kilometer. Karakteristik kimiawi batuan dan kedalaman sumber magma tiap gunung sangat berbeda satu sama lain.

Selain itu, letusan sebuah gunung api tidak memengaruhi tekanan dapur magma gunung lainnya. Aktivitas vulkanik yang terjadi bersamaan merupakan kebetulan siklus alamiah pelepasan fluida magma masing-masing.

Lebih lanjut, letusan beruntun ini merupakan fenomena wajar di kawasan Cincin Api Pasifik.

“Indonesia berada di pertemuan lempeng aktif sehingga erupsi beberapa gunung merupakan proses pelepasan energi alami,” ungkap pejabat Badan Geologi, dilansir Kompas.

  • Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi dan Keluarkan Lava Pijar

Rekomendasi Zona Bahaya dan Imbauan Resmi Badan Geologi

Di sisi lain, Badan Geologi menetapkan status Level III Siaga untuk kedua gunung tersebut. Penetapan status ini menuntut peningkatan kesiapsiagaan seluruh jajaran petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Masyarakat wajib menjauhi radius bahaya lima kilometer dari kawah aktif Anak Krakatau. Nelayan dan wisatawan dilarang keras mendekati kawasan pulau vulkanik di tengah laut tersebut.

Kendati demikian, warga sekitar Gunung Semeru harus mewaspadai ancaman potensi awan panas guguran. Jalur aliran sungai lahar dingin di sepanjang Besuk Kobokan harus tetap steril dari aktivitas manusia.

Dengan demikian, pemahaman informasi geologi yang benar menjauhkan masyarakat dari kepanikan kabar bohong.

Sumber: Kompas, PVMBG Badan Geologi, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Tags: BNPBErupsi Anak KrakatauGunung ApiGunung MeletusPVMBG

Related Posts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengenakan batik dan kacamata saat diwawancarai wartawan
NASIONAL

KPK Periksa Ipar Eks Kepala BNPB, Dalami Dugaan Konflik Kepentingan

Oktober 29, 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times