24 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Sab
24 ° Ming
Jumat, Oktober 30, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

BMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Daerah Terdampak Erupsi Anak Krakatau 9-12 September

BMKG memprediksi hujan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada 9-12 September 2026.

Tita by Tita
7 September 2026, 17.28 WIB
in NASIONAL
BMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Daerah

Erupsi anak krakatau. (Dok. Esdm)

Bulatan Times – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan masih berpotensi turun di sejumlah wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada 9-12 September 2026.

Prakiraan cuaca ini menjadi perhatian karena aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung dan sebaran abu vulkaniknya telah mencapai sejumlah wilayah di sekitar Selat Sunda hingga bagian barat Pulau Jawa dan Sumatra.

Badan Geologi pada Senin (7/9) menyatakan status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Hasil evaluasi menunjukkan aktivitas vulkanik masih perlu dipantau karena probabilitas terjadinya letusan dalam beberapa periode berikutnya masih tinggi.

  • Baca Juga: BMKG Waspadai Gelombang hingga 4 Meter, Lampung Masuk Daftar

Hujan Berpotensi Turun di Wilayah Terdampak

Prakiraan BMKG untuk periode 9-12 September menjadi penting bagi wilayah yang sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik.

Kondisi cuaca dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer. Karena itu, masyarakat di daerah yang terdampak abu vulkanik tetap perlu memperhatikan pembaruan prakiraan cuaca dan informasi sebaran abu dari BMKG.

Dalam pemantauan 7 September, BMKG mencatat sebaran abu vulkanik hingga ketinggian 15.000 kaki bergerak ke arah barat dan meliputi sebagian Banten, Jawa Barat bagian barat-selatan, Lampung, serta Bengkulu. Pada lapisan hingga 50.000 kaki, abu terpantau lebih jauh ke Samudra Hindia di sebelah barat wilayah tersebut.

BMKG juga terus memperbarui informasi mengenai pergerakan abu karena arah sebarannya dapat berubah mengikuti kondisi angin.

Aktivitas Anak Krakatau Masih Dipantau

Badan Geologi mencatat episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau yang dimulai pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB berakhir pada 6 September pukul 00.04 WIB setelah berlangsung sekitar 25 jam.

Setelah episode tersebut berakhir, masih terjadi beberapa erupsi Strombolian. Badan Geologi menyebut aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau dan dievaluasi.

Potensi bahaya yang masih diwaspadai berasal dari lontaran batu pijar dan hujan abu lebat. Jika erupsi menerus kembali terjadi, terdapat pula potensi bahaya berupa aliran lava.

Karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau dan wisatawan dilarang memasuki wilayah dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Imbauan Kemenkes

Warga Diminta Waspadai Abu Vulkanik

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika harus beraktivitas di luar, Badan Geologi merekomendasikan penggunaan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.

Dalam rilisnya pada 7 September, BMKG juga meminta warga di area yang terpapar abu vulkanik membatasi aktivitas di luar rumah serta menggunakan masker dan kacamata pelindung apabila harus keluar.

Sementara itu, BMKG menyatakan pemantauan kondisi laut di Selat Sunda terus dilakukan. Data HF Radar pada 7 September pukul 08.00 WIB menunjukkan probabilitas tsunami berada pada kategori rendah, yakni di bawah 50 persen. Pemantauan 20 tsunami gauge juga tidak menunjukkan anomali muka air laut yang mengindikasikan tsunami.

Dengan prakiraan cuaca yang terus diperbarui dan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih dipantau, masyarakat di wilayah terdampak sebaiknya mengikuti informasi resmi BMKG, Badan Geologi/PVMBG, BNPB, serta pemerintah daerah.

Source: BMKG
Tags: BMKGErupsi Anak KrakatauGunung ApiGunung Meletus

Related Posts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengenakan batik dan kacamata saat diwawancarai wartawan
NASIONAL

KPK Periksa Ipar Eks Kepala BNPB, Dalami Dugaan Konflik Kepentingan

Oktober 29, 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times