22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Jumat, Oktober 30, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

BNPB Petakan Kesiapan Tsunami di Pesisir Banten, Antisipasi Aktivitas Anak Krakatau

Kesiapan tsunami Anak Krakatau dipetakan BNPB di pesisir Banten. Pemeriksaan mencakup sirene, jalur evakuasi, dan sistem peringatan dini.

Editor by Editor
10 September 2026, 10.46 WIB
in NASIONAL
BNPB Petakan Kesiapan Tsunami di Pesisir Banten

Gambar ilustrasi

Bulatan Times – BNPB memetakan kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya tsunami di kawasan pesisir Banten menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih menjadi perhatian. Pemeriksaan ini untuk memastikan sistem peringatan dini, jalur evakuasi, serta kesiapan pemerintah dan masyarakat dapat berfungsi jika terjadi kondisi darurat.

Pemetaan dilakukan di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon. Langkah tersebut juga mempertimbangkan pengalaman tsunami Selat Sunda pada 2018 yang berdampak besar terhadap sejumlah wilayah pesisir Banten dan Lampung.

  • Baca Juga: BNPB: Hotspot di Kalteng Melonjak Jadi 5.391 Titik

BNPB Periksa Kesiapan Wilayah Pesisir

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan tim Kedeputian Bidang Pencegahan BNPB telah melakukan penugasan sejak 6 September 2026.

Kegiatan tersebut mencakup koordinasi dengan pemerintah daerah, pemantauan kondisi wilayah terdampak, serta asistensi kesiapsiagaan masyarakat.

Beberapa lokasi yang diperiksa antara lain kawasan Tanjung Lesung, Desa Sumberjaya, dan Desa Panimbangjaya di Pandeglang, serta sejumlah desa pesisir di Serang dan Cilegon.

Pemeriksaan menggunakan indikator Tsunami Ready untuk melihat apakah berbagai sarana kesiapsiagaan yang tersedia dapat berfungsi ketika dibutuhkan.

Sirene dan Jalur Evakuasi Dicek

Di Kabupaten Pandeglang, BNPB mencatat menara sirene peringatan dini di Kecamatan Sumur dan Panimbang berada dalam kondisi siap beroperasi.

Jalur evakuasi juga disebut telah terpasang dengan baik dan simulasi kebencanaan rutin dilakukan.

Meski begitu, Warning Receiver System (WRS) Gen di Tanjung Lesung masih dalam proses perbaikan. Perangkat tersebut merupakan salah satu bagian dari sistem penyebaran informasi peringatan dini.

Sementara di Kabupaten Serang, pemeriksaan di Desa Salira, Karang Suraga, dan Anyar menunjukkan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) serta relawan pantai masih aktif.

Menara sirene dan peta evakuasi menuju titik aman di wilayah tersebut juga dilaporkan berfungsi normal.

Untuk Kota Cilegon, BNPB memeriksa kesiapan di Kelurahan Kubangsari, termasuk prosedur operasi standar peringatan dini, peran fasilitator kelurahan, serta fungsi sirene tsunami.

  • Baca Juga: 5 Jurnalis Hilang Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga

Kesiapsiagaan tersebut dilakukan ketika aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau.

PVMBG sebelumnya menyatakan Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III atau Siaga setelah mengalami episode erupsi menerus sekitar 25 jam pada 4-6 September 2026.

PVMBG juga menyebut potensi letusan susulan masih ada, dengan bahaya berupa lontaran batu pijar, hujan abu lebat, serta kemungkinan aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi. Masyarakat dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

Bukan Berarti Tsunami Akan Terjadi

Pemetaan BNPB tidak berarti tsunami sedang dipastikan akan terjadi.

Langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya, terutama karena kawasan pesisir Banten memiliki pengalaman langsung dengan tsunami akibat aktivitas Anak Krakatau pada 2018.

BNPB memang memasukkan potensi tsunami sebagai salah satu aspek yang perlu diantisipasi. Namun, Badan Geologi sebelumnya menyampaikan bahwa pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali setelah erupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil.

Berdasarkan evaluasi tersebut, aktivitas erupsi saat ini dinilai tidak berpotensi menyebabkan runtuhan tubuh gunung api dalam skala besar yang dapat memicu tsunami.

Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik dan mengikuti informasi dari lembaga resmi.

Masyarakat Diminta Tahu Jalur Evakuasi

BNPB menilai kesiapan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi bencana di wilayah pesisir.

Selain keberadaan sirene dan sistem peringatan dini, masyarakat perlu mengetahui jalur evakuasi serta lokasi yang menjadi titik aman.

Pemerintah daerah dan komunitas relawan juga terus didorong untuk menjaga sarana peringatan dini tetap berfungsi.

BNPB mengapresiasi koordinasi pemerintah daerah dan relawan lokal dalam menjaga kesiapan infrastruktur kebencanaan di wilayah pesisir Banten.

Aktivitas Anak Krakatau Terus Dipantau

Di tengah peningkatan aktivitas vulkanik, pemantauan Gunung Anak Krakatau dilakukan secara berkelanjutan oleh lembaga terkait.

BNPB sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan BPBD di wilayah yang terdampak aktivitas vulkanik serta meminta kesiapan perangkat peringatan, tempat evakuasi, rencana kontingensi, dan kebutuhan logistik.

Masyarakat di pesisir Banten dan Lampung juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Informasi mengenai perkembangan Gunung Anak Krakatau sebaiknya diperoleh melalui BNPB, PVMBG/Badan Geologi, BMKG, atau BPBD setempat.

Untuk saat ini, fokus pemerintah adalah memastikan masyarakat dan infrastruktur pesisir siap menghadapi kemungkinan keadaan darurat, sementara aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dipantau.

Sumber: BNPB

Tags: BNPBErupsi Anak KrakatauGunung MeletusTsunami

Related Posts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengenakan batik dan kacamata saat diwawancarai wartawan
NASIONAL

KPK Periksa Ipar Eks Kepala BNPB, Dalami Dugaan Konflik Kepentingan

Oktober 29, 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times