22 °c
Banjar Triwangsakeliki
24 ° Jum
25 ° Sab
Jumat, Oktober 30, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

BRIN Kembangkan Sensor Rumput Laut untuk Cek Kesegaran Makanan MBG, Ini Cara Kerjanya

BRIN mengembangkan sensor berbahan turunan rumput laut Sargassum yang membaca perubahan pH untuk memantau kesegaran pangan dalam rantai pasok MBG.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
30 September 2026, 13.06 WIB
in NASIONAL
Ilustrasi peneliti menguji sensor berbahan rumput laut untuk memantau kesegaran makanan MBG

Ilustrasi pengembangan sensor berbahan rumput laut untuk memantau kesegaran makanan dalam program MBG. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

Bulatan Times – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan sensor berbahan turunan rumput laut untuk membantu mendeteksi penurunan kualitas makanan dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Teknologi itu memanfaatkan rumput laut jenis Sargassum. Material berbasis alginat-selulosa dari ampas rumput laut dipadukan dengan antosianin, senyawa pemberi warna yang dapat merespons perubahan tingkat keasaman atau pH makanan.

Ketika kondisi pangan berubah, pH dapat ikut bergeser. Sensor kolorimetri kemudian memberikan sinyal melalui perubahan warna yang bisa diamati secara visual.

“Ketika dia mengalami penurunan kualitas, dia itu akan mengalami perubahan pH,” kata Peneliti Pusat Riset Elektronika BRIN Athanasia Amanda Septevani, dikutip dari ANTARA, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga: Standar Keamanan Pangan MBG Sekolah Diperketat BGN

Perubahan Warna Bukan Satu-satunya Penentu

BRIN tidak merancang perubahan warna sebagai satu-satunya dasar untuk menentukan apakah makanan masih layak atau sudah mengalami penurunan kualitas.

Amanda menjelaskan batas antara pangan yang masih segar, mulai menurun kesegarannya, dan rusak dapat sangat tipis. Karena itu, pembacaan sensor kolorimetri nantinya akan dikombinasikan dengan sensor gas semikonduktor, analisis kimia, dan teknologi machine learning.

Pendekatan tersebut memungkinkan beberapa jenis sinyal diperiksa secara bersamaan. Perubahan pH memberikan indikator visual, sementara sensor gas ditujukan membaca senyawa yang muncul ketika kualitas pangan mengalami perubahan.

Pengawasan juga tidak hanya diarahkan pada makanan yang sudah dimasak. BRIN menargetkan pemantauan sejak bahan pangan masih mentah hingga makanan selesai diolah dan masuk dalam proses distribusi MBG.

Bisa Membantu Memantau Rantai Pasok MBG

Rantai penyediaan makanan MBG melewati banyak tahapan, mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, pengemasan hingga makanan diterima penerima manfaat.

BRIN menilai perubahan kualitas dapat terjadi sebelum makanan siap disajikan. Karena itu, sistem deteksi yang dapat memberikan pembacaan langsung menjadi salah satu bidang riset untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan.

Riset tersebut sejalan dengan kajian BRIN mengenai titik kritis atau critical control point dalam penyelenggaraan MBG. BRIN sebelumnya menekankan bahwa pengendalian keamanan pangan perlu dilakukan pada setiap tahapan yang dapat menimbulkan risiko kesehatan, bukan hanya ketika makanan sudah sampai kepada penerima.

Pusat Riset Elektronika BRIN juga telah mengembangkan berbagai teknologi biosensing. Salah satu arah pengembangannya adalah sensor kualitas pangan yang ditujukan sebagai alternatif teknologi untuk mendukung keamanan program MBG.

Baca Juga: Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Capai 498 Orang, BGN Suspend Dapur SPPG Bawang

BRIN Sebelumnya Perkenalkan Food Guard

Sensor berbasis Sargassum bukan satu-satunya teknologi yang sedang dikembangkan BRIN untuk pengawasan pangan MBG.

Pada Agustus 2026, Kepala BRIN Arif Satria memperkenalkan Food Guard, perangkat yang dirancang ditempatkan pada wadah makanan untuk mendeteksi gas pembusukan dengan kombinasi beberapa sensor dan model kecerdasan buatan.

Dalam demonstrasi teknologi tersebut, perangkat diletakkan di atas wadah makanan untuk membaca tingkat kesegaran. BRIN juga memperkenalkan FreshScan untuk memeriksa kualitas bahan pangan berprotein, baik dalam keadaan mentah maupun setelah diolah.

Sensor kolorimetri berbasis rumput laut yang dijelaskan Amanda pada 29 September memiliki prinsip pembacaan berbeda karena memanfaatkan perubahan pH dan warna. Keterangan terbaru menyebut teknologi itu nantinya dapat diintegrasikan dengan sensor gas, tetapi belum menyatakan bahwa sensor Sargassum dan Food Guard merupakan satu produk final yang identik.

Penerapan Massal Masih Dikaji

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono pada Agustus mengatakan inovasi pendeteksi makanan dari BRIN masih dikaji, termasuk bagaimana prototipenya dapat dikembangkan menuju produksi massal.

Ia menjelaskan perangkat yang dipresentasikan BRIN bekerja dengan menangkap uap atau gas dari makanan untuk kemudian dianalisis secara kimia. BGN saat itu belum mengumumkan keputusan untuk memasang perangkat tersebut secara menyeluruh dalam operasional MBG.

Dalam pemaparan terbaru mengenai sensor berbahan Sargassum pada 29 September, belum disebutkan tingkat akurasi final, biaya produksi, jadwal penggunaan di dapur SPPG, maupun waktu penerapan secara nasional.

Source: BRIN, ANTARA
Tags: BRINKeamanan PanganMBG

Related Posts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengenakan batik dan kacamata saat diwawancarai wartawan
NASIONAL

KPK Periksa Ipar Eks Kepala BNPB, Dalami Dugaan Konflik Kepentingan

Oktober 29, 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times