24 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Sab
24 ° Ming
Jumat, Oktober 30, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi dan Keluarkan Lava Pijar

Tita by Tita
5 September 2026, 10.02 WIB
in NASIONAL
Erupsi Gunung Anak Krakatau mengeluarkan lontaran lava pijar di perairan Selat Sunda

Gambar ilustrasi. (Dibuat oleh ai)

BULATANTIMES.COM — Aktivitas vulkanik gunung api di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan peningkatan intensitas kegempaan yang cukup signifikan. Pasalnya, Gunung Anak Krakatau kembali erupsi sejak Jumat malam hingga Sabtu (5/9/2026) pagi hari.

Oleh karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan tingkat aktivitas pada status Level III Siaga. Petugas pos pengamatan terus memantau rekaman seismograf guna mengantisipasi eskalasi lontaran material vulkanik berbahaya.

  • Baca Juga: BMKG Waspadai Gelombang hingga 4 Meter, Lampung Masuk Daftar

Kondisi Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Sejak Tengah Malam

Awalnya, sensor pemantau mencatat getaran letusan pertama mulai bergejolak pada Jumat malam pukul 23.07 WIB. Letusan tersebut menghasilkan fenomena air mancur lava pijar (lava fountain) yang membubung dari kawah utama.

Terlebih, pancaran sinar api berwarna merah menyala terlihat cukup jelas melatari langit malam perairan laut. Lontaran batu pijar berhamburan jatuh di sekitar lereng tubuh gunung api aktif tersebut.

Bahkan, suara gemuruh dan dentuman letusan terdengar jelas dari Pos Pengamatan Pasauran di Kabupaten Serang.

“Letusan berulang ini teramati melontarkan lava pijar dengan intensitas gemuruh yang berulang-ulang,” tulis laporan resmi Magma Indonesia.

Rekomendasi Zona Bahaya Radius Lima Kilometer

Sementara itu, pihak berwenang melarang masyarakat mendekati kawasan kawah aktif dalam jarak dekat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama aparat keamanan memperketat penjagaan pada pesisir pantai terdekat.

Para nelayan tradisional diimbau menahan diri melaut melintasi zona perairan sekitar Kepulauan Krakatau. Langkah kehati-hatian tersebut penting demi mencegah kecelakaan laut akibat terpaan material letusan vulkanik panas.

Selain itu, wisatawan dilarang melakukan aktivitas pendaratan kapal di pulau gunung api tersebut.

Lebih lanjut, otoritas kebencanaan meminta masyarakat pesisir Banten dan Lampung tetap bersikap tenang.

“Warga harus menjauhi radius bahaya lima kilometer dari pusat kawah aktif,” tegas perwakilan pejabat BNPB, dikutip dari Kompas.com.

  • Baca Juga: Indonesia Rawan Gempa, Ini Alasannya

Imbauan Menghindari Kabar Bohong Seputar Potensi Tsunami

Di sisi lain, Badan Geologi memastikan peralatan deteksi muka air laut bekerja secara optimal. Petugas tidak menemukan indikasi penurunan badan lereng gunung yang berpotensi memicu gelombang tsunami.

Masyarakat wajib menyaring setiap informasi dari media sosial dan menghindari penyebaran rekaman video hoaks. Pengelola pos pemantau selalu menyiarkan pembaruan kondisi seismik secara berkala setiap enam jam sekali.

Kendati demikian, warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menyiapkan masker penutup hidung. Antisipasi tersebut berguna melindungi saluran pernapasan dari potensi sebaran abu vulkanik tipis.

Dengan demikian, kepatuhan bersama terhadap arahan mitigasi bencana menjaga keselamatan seluruh masyarakat pesisir pantai.

Sumber: Magma Indonesia ESDM, Kompas.

Baca berita nasional terkini hari ini hanya di bulatantimes.com

Tags: Gunung Api

Related Posts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengenakan batik dan kacamata saat diwawancarai wartawan
NASIONAL

KPK Periksa Ipar Eks Kepala BNPB, Dalami Dugaan Konflik Kepentingan

Oktober 29, 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times