22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Karhutla Kalimantan: Warga Samarinda Tewas, 200 Brimob Dikirim ke Kalteng

Satu warga Samarinda meninggal akibat kebakaran lahan. Di Kalimantan Tengah, 200 Brimob dikerahkan dan pemadaman Tanjung Puting diperkuat.

Raja Umar by Raja Umar
17 Oktober 2026, 15.22 WIB
in NASIONAL
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan dengan kobaran api besar serta asap tebal yang membumbung ke udara.

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kobaran api dan kepulan asap tebal. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

JAKARTA, BULATAN TIMES – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan terus diperkuat hingga Sabtu (17/10/2026). Kepolisian mengirim tambahan 200 personel Brimob ke Kalimantan Tengah, sementara seorang warga di Samarinda, Kalimantan Timur, dipastikan meninggal dunia setelah terjebak kobaran api saat berupaya memadamkan kebakaran lahan.

Di Kalimantan Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 2.162 kejadian karhutla dengan luas terdampak mencapai 8.713,14 hektare hingga 13 Oktober 2026.

Di Kalimantan Tengah, operasi pemadaman masih berlangsung di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Petugas telah membuka akses darat menuju lokasi kebakaran dan menyiapkan tambahan sumber air, sedangkan kabut asap masih mengganggu aktivitas masyarakat di Palangka Raya.

Warga Samarinda Meninggal Setelah Terjebak Kebakaran Lahan

Seorang pria berinisial LJ (60) meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius dalam kebakaran lahan perkebunan di Jalan Anggur, Kelurahan Sidodadi, Samarinda, Kalimantan Timur.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/10/2026) ketika korban bersama sejumlah warga berupaya memadamkan api secara mandiri agar tidak merambat ke permukiman.

Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi Jafar menjelaskan bahwa api tiba-tiba membesar dan berubah arah akibat angin kencang. Korban yang berada di kawasan perbukitan tidak sempat menyelamatkan diri.

LJ mengalami luka bakar sekitar 60 persen di tubuhnya. Setelah mendapatkan penanganan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda, korban dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (14/10/2026).

Pemeriksaan awal medis menyatakan korban meninggal akibat luka bakar serius dan paparan panas. Polisi masih menyelidiki kronologi kebakaran tersebut.

Dinkes Samarinda Bantah Kematian Balita akibat Asap Karhutla

Kasus kematian seorang balita di Samarinda turut menjadi perhatian masyarakat di tengah kabut asap.

Balita berinisial YS, berusia satu tahun dua bulan, meninggal pada Kamis (15/10/2026) setelah mengalami gangguan pernapasan dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Keluarga sebelumnya menduga paparan kabut asap di sekitar rumah mereka di Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, berkaitan dengan kondisi kesehatan korban.

Namun, Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Ismed Kusasih pada Sabtu (17/10/2026) menyatakan bahwa penelusuran kepada rumah sakit yang menangani YS tidak menunjukkan karhutla sebagai penyebab kematiannya.

Dinas Kesehatan meminta penjelasan medis lebih terperinci mengenai penyebab kematian merujuk kepada dokter yang terakhir merawat korban.

Pemadaman Tanjung Puting Diperkuat, Akses 1,8 Kilometer Dibuka

Di Kalimantan Tengah, Kementerian Kehutanan memusatkan operasi penanganan karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting melalui tiga pekerjaan utama, yakni pemadaman api, pembukaan akses jalan, dan pembangunan sumur bor.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau langsung kawasan tersebut pada Jumat (16/10/2026), termasuk lokasi pemadaman di sekitar Shelter Pesalat yang berdekatan dengan area konservasi orangutan.

Petugas telah membuka jalur setapak sepanjang sekitar 1,8 kilometer menuju Shelter Pesalat untuk memudahkan mobilisasi personel dan peralatan.

Pemerintah juga menentukan lokasi penampungan air portabel, jalur distribusi air, serta titik pembangunan sumur bor untuk mendukung operasi pemadaman.

Tim lapangan dibagi berdasarkan tugas pembukaan jalan, penyediaan sumber air, dan pemadaman. Penyediaan air menjadi perhatian karena sejumlah lokasi kebakaran berada di kawasan yang sulit dijangkau kendaraan.

Baca Juga: Karhutla Kalimantan dan Riau: Operasi Tanjung Puting Diperkuat, Taman Pekanbaru Ditutup

Sebanyak 200 Brimob Dikirim untuk Bantu Penanganan Karhutla

Polri menambah dukungan personel lintas daerah untuk memperkuat penanganan kebakaran.

Sebanyak 200 personel Brimob dari Polda Nusa Tenggara Barat dikirim ke Kalimantan Tengah pada Jumat (16/10/2026).

Pengerahan tersebut merupakan bagian dari penguatan operasi yang melibatkan kepolisian, TNI, petugas kehutanan, pemerintah daerah, dan unsur penanggulangan bencana.

Selain Kalimantan Tengah, Polri juga mengirim tambahan personel ke wilayah lain yang mengalami kebakaran, termasuk Sumatera Selatan.

Kabut Asap Palangka Raya, Sekolah Terapkan PJJ hingga 17 Oktober

Dampak karhutla masih dirasakan warga Palangka Raya. Dinas Pendidikan setempat memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama pada 15–17 Oktober 2026.

Sekretaris Dinas Pendidikan Palangka Raya Aprae Vico Ranan menjelaskan bahwa keputusan tersebut mempertimbangkan kualitas udara yang masih masuk kategori berbahaya berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada 11–14 Oktober.

Kabut asap juga mengganggu jarak pandang di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Mahir Mahar dan jalur Trans Kalimantan.

Sementara itu, petugas gabungan bersama aparatur pemerintah daerah masih melakukan pemadaman dan pendinginan lahan gambut di Palangka Raya. Pendinginan dilakukan untuk mengurangi risiko bara di bawah permukaan tanah kembali memicu kebakaran.

Baca Juga: Polri Tetapkan 9 Perusahaan Sawit Tersangka Karhutla di Kalimantan

Dinas Pendidikan Palangka Raya akan mengevaluasi kembali kegiatan belajar berdasarkan perkembangan kualitas udara, sebelum menentukan pelaksanaan pembelajaran tatap muka berikutnya.

Source: ANTARA; Kementerian Kehutanan
Tags: Kalimantan TengahKalimantan TimurKarhutlaSamarindaTaman Nasional Tanjung Puting

Related Posts

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026
Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang
NASIONAL

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times