22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

KM Virgo Transport 8 Dimodifikasi Sebelum Beroperasi, Bagaimana Kelayakannya?

Virgo Transport 8 diketahui mengalami perubahan konstruksi sebelum beroperasi di Indonesia. Namun modifikasi belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kecelakaan sebelum investigasi KNKT selesai.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
21 September 2026, 15.19 WIB
in NASIONAL
Kondisi KM Virgo Transport 8 setelah mengalami kecelakaan di Laut Jawa

Kondisi kapal dalam operasi penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. (Foto: Kompas)

Bulatan Times – Kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa memunculkan sorotan terhadap riwayat dan konstruksi kapal, termasuk adanya modifikasi sebelum kapal tersebut beroperasi di Indonesia.

Kapal yang sebelumnya bernama Ferry Kurushima itu pernah beroperasi di Jepang untuk melayani rute Matsuyama-Kokura. Setelah masuk Indonesia, kapal kemudian digunakan pada rute Surabaya-Banjarmasin. Laporan investigasi Harian Kompas menemukan adanya perubahan pada kapal, termasuk penambahan dua pintu rampa di sisi kanan.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengaruh modifikasi terhadap kelayakan kapal.

Namun, perubahan konstruksi tidak otomatis berarti sebuah kapal tidak layak berlayar. Penilaiannya harus melalui pemeriksaan teknis yang mencakup desain, stabilitas, kekuatan struktur hingga kesesuaian perubahan dengan regulasi.

Baca Juga: Pakar Soroti Tragedi Virgo Transport 8: Cuaca Tak Bisa Jadi Alasan Tunggal, Peran Syahbandar Dipertanyakan

Modifikasi Kapal Harus Melalui Pengesahan

Wakil Ketua Forum Transportasi Laut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Rakhmatika Ardianto, menjelaskan perubahan desain kapal memiliki prosedur yang harus dipenuhi sebelum pekerjaan dilakukan.

Ketentuan tersebut antara lain diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 54 Tahun 2021 tentang Pengesahan Gambar Rancang Bangun Kapal, Pelaksanaan dan Pengawasan Pembangunan dan Pengerjaan Kapal.

Aturan itu mewajibkan perubahan atau pengerjaan kapal didukung gambar rancang bangun dan perhitungan teknis yang relevan.

Artinya, modifikasi tidak cukup hanya selesai secara fisik. Perubahan konstruksi juga harus memperhitungkan dampaknya terhadap fungsi kapal, kekuatan struktur, kapasitas, hingga stabilitas selama pelayaran.

Rakhmatika menilai terlalu dini apabila modifikasi langsung dianggap sebagai penyebab kecelakaan Virgo Transport 8 sebelum pemeriksaan teknis selesai.

Penambahan Ramp Door Bisa Memengaruhi Struktur

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah penambahan dua ramp door atau pintu rampa di sisi kanan kapal.

Guru Besar Teknik Sistem Perkapalan ITS Raja Oloan Saut Gurning menjelaskan pemasangan pintu rampa pada sisi kapal dapat memengaruhi konstruksi memanjang kapal. Karena itu, perubahan semacam ini membutuhkan penyesuaian struktur serta perhitungan stabilitas.

Pintu rampa biasanya digunakan untuk mempermudah kendaraan keluar-masuk kapal.

Namun ketika bagian lambung diubah, sejumlah aspek teknis ikut perlu diperhitungkan, mulai dari kekuatan struktur di sekitar bukaan, distribusi beban, sistem ballast hingga risiko masuknya air.

Hal tersebut menjadi semakin penting jika kapal digunakan pada kondisi laut dan karakter rute yang berbeda dari desain atau penggunaan sebelumnya.

Baca Juga: 69 Korban Virgo Transport 8 Dievakuasi ke Banjarmasin, 6 Jenazah Ditangani Terpisah

Dulunya Beroperasi di Jepang

Sebelum menjadi Virgo Transport 8, kapal tersebut diketahui beroperasi di Jepang dengan nama Ferry Kurushima.

Kapal melayani rute Kokura-Matsuyama hingga Juni 2025 sebelum kemudian berpindah ke Indonesia dan mulai digunakan oleh PT Virgo Karya Shipping pada 2026.

Penggunaan kapal bekas dari luar negeri sebenarnya bukan praktik yang dilarang.

Kapal tetap dapat beroperasi selama memenuhi persyaratan teknis, keselamatan, sertifikasi dan pemeriksaan yang berlaku.

Karena itu, usia maupun status kapal bekas tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator apakah sebuah kapal layak berlayar.

Kelayakan Tidak Cukup Dilihat dari Dokumen

Sorotan juga muncul mengenai bagaimana pemeriksaan kelaikan kapal dilakukan.

Pengamat transportasi laut menilai pemeriksaan seharusnya tidak berhenti pada kelengkapan sertifikat. Kondisi aktual kapal juga perlu diperiksa, termasuk lambung, mesin, stabilitas, kapasitas muatan, peralatan keselamatan dan sistem pemeliharaan.

Hal tersebut menjadi penting terutama apabila kapal berusia cukup tua atau pernah mengalami perubahan konstruksi dan fungsi.

Dalam kasus Virgo Transport 8, pemerintah belum menyimpulkan apakah modifikasi memiliki hubungan dengan kecelakaan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan penyebab insiden akan ditentukan melalui investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Pemerintah meminta semua pihak tidak mendahului hasil investigasi.

Dengan demikian, keberadaan ramp door tambahan maupun riwayat penggunaan kapal masih menjadi bagian dari faktor yang perlu diperiksa, bukan kesimpulan penyebab kecelakaan.

Baca Juga: Kapal Tanker Pertamina Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 8 di Laut Jawa

Operasi Pencarian Masih Berlanjut

Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/9/2026).

Berdasarkan manifes, kapal membawa 243 orang.

Hingga Senin (21/9), sebanyak 108 orang ditemukan selamat. Basarnas kembali menemukan dua korban meninggal dari dalam kapal pada operasi hari kesembilan, sehingga 123 orang masih dalam pencarian.

Basarnas juga memperpanjang operasi SAR selama tujuh hari karena masih banyak korban yang belum ditemukan.

Di tengah proses pencarian tersebut, investigasi teknis menjadi bagian penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya menyebabkan kapal kehilangan kestabilan dan terbalik.

Hasil KNKT nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan apakah faktor cuaca, kondisi kapal, pemuatan, modifikasi konstruksi atau kombinasi beberapa faktor turut berperan dalam kecelakaan.

Related Posts

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026
Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang
NASIONAL

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times