22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Komisi VIII DPR Desak Dugaan Korupsi BNPB Diusut saat Bencana Melanda

Abdul Wachid meminta dugaan korupsi BNPB diusut tuntas. BNPB menyiapkan penelusuran internal dan memastikan pelayanan kebencanaan tetap berjalan.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
14 Oktober 2026, 12.11 WIB
in NASIONAL
Tampak depan Gedung DPR RI dengan tangga utama, atap hijau, dan bendera Merah Putih

Gedung DPR RI. (Foto: Voi.id)

JAKARTA, BULATAN TIMES – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (13/10/2026).

Abdul Wachid menyampaikan keprihatinannya karena dugaan penyimpangan tersebut mencuat ketika masyarakat di sejumlah daerah masih menghadapi dampak bencana.

“Sangat prihatin. Dalam kondisi negara sedang dilanda bencana dan rakyat susah kok ada yang memanfaatkan korupsi,” kata Abdul Wachid, dikutip dari BeritaNasional, Rabu (14/10/2026).

Ia meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada operasi penangkapan, tetapi menuntaskan pengusutan perkara yang sedang ditangani KPK.

Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas dugaan tindak pidana yang masih dalam pemeriksaan. Keterlibatan dan tanggung jawab hukum setiap pihak yang diamankan harus ditentukan berdasarkan hasil penyidikan.

KPK Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

OTT yang dilakukan KPK di lingkungan BNPB pada Selasa melibatkan 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, orang-orang yang diamankan juga terdiri atas pejabat pembuat komitmen (PPK), unsur pegawai atau tenaga ahli, serta pihak swasta.

Penyelidikan mengarah pada dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk kegiatan yang menggunakan dana siap pakai kebencanaan.

Dana siap pakai merupakan anggaran yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan penanganan keadaan darurat bencana.

Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan uang tunai dengan nilai penghitungan awal sekitar Rp. 1,4 miliar serta emas batangan dan tabungan emas.

KPK belum menjelaskan kegiatan pengadaan tertentu yang menjadi pokok perkara, termasuk jenis bencana yang berkaitan dengan penggunaan anggaran tersebut.

Keterangan resmi yang tersedia hingga Rabu siang juga belum memuat pengumuman lengkap mengenai status hukum seluruh pihak yang diamankan.

Baca Juga: OTT KPK di BNPB, 14 Orang Diamankan Termasuk Sekretaris Utama Rustian

BNPB Perintahkan Penelusuran Internal dan Pengamanan Dokumen

Di tengah desakan agar perkara diusut tuntas, BNPB menyatakan akan bekerja sama dengan KPK serta menghormati proses hukum yang berlangsung.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pimpinan lembaga telah menginstruksikan Inspektorat Utama melakukan penelusuran internal dan mengamankan dokumen.

Langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal setelah OTT yang melibatkan sejumlah pihak di lingkungan BNPB.

Berton juga memastikan BNPB akan memberikan data dan akses informasi yang diperlukan aparat penegak hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

BNPB menegaskan tidak akan melakukan intervensi terhadap penyelidikan maupun penyidikan KPK dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

Penanganan Bencana Diminta Tetap Berjalan

Sorotan terhadap BNPB berlangsung ketika sejumlah wilayah Indonesia masih menghadapi kebakaran hutan dan lahan serta dampak kabut asap.

Di Pekanbaru, Riau, misalnya, pemerintah kota kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh pada 14–15 Oktober 2026 setelah kualitas udara memburuk.

Baca Juga: Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah 14–15 Oktober

Kondisi tersebut menjadi bagian dari tantangan penanggulangan bencana yang tetap memerlukan koordinasi pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga: Prabowo Prioritaskan Pemadaman Karhutla Tanjung Puting, Asap Hambat Helikopter

Meski demikian, KPK belum menyatakan bahwa perkara pengadaan yang sedang diselidiki berkaitan dengan penanganan karhutla di daerah tertentu.

BNPB memastikan pelayanan publik, koordinasi penanggulangan bencana, dan kegiatan kemanusiaan tetap berlangsung di tengah proses hukum.

Lembaga tersebut juga menginstruksikan seluruh jajarannya tetap menjalankan tugas penanggulangan bencana sambil memberikan dukungan informasi yang dibutuhkan penyidik KPK.

Tags: Abdul WachidBNPBKomisi VIII DPRKPKOTT KPK

Related Posts

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026
Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang
NASIONAL

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times