24 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Sab
24 ° Ming
Jumat, Oktober 30, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Menlu Sugiono Dalami Kabar 8 WNI Jadi Tentara Rusia

Tita by Tita
5 September 2026, 03.20 WIB
in NASIONAL
Menlu Sugiono Dalami Kabar 8 WNI Jadi Tentara Rusia

Menlu Sugiono Dalami Kabar 8 WNI Jadi Tentara Rusia. (Dok. Kemlu RI)

BULATANTIMES.COM — Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bergerak cepat merespons perbincangan publik terkait keterlibatan warga di medan tempur. Pasalnya, Menlu Sugiono dalami kabar 8 WNI jadi tentara Rusia secara intensif bersama KBRI Moskow.

Oleh karena itu, otoritas diplomatik Indonesia terus mengumpulkan bukti faktual guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Kejelasan status hukum dan keselamatan para warga menjadi prioritas utama penanganan pemerintah saat ini.

  • Baca Juga: Prabowo Tiba di Rusia EEF 2026 Jadi Tamu Kehormatan Putin

Langkah Menlu Sugiono Dalami Kabar 8 WNI Jadi Tentara Rusia

Awalnya, laporan intelijen militer asing menyebut adanya delapan nama warga Indonesia dalam daftar kombatan. Informasi tersebut langsung memicu perhatian luas aparat keamanan serta kementerian terkait di Jakarta.

Terlebih, pemerintah pusat langsung menginstruksikan para diplomat di Rusia memverifikasi silang data paspor para terlapor. Penelusuran administrasi keimigrasian bertujuan mencocokkan identitas kependudukan dengan basis data resmi nasional.

Namun, proses penelusuran lapangan membutuhkan konfirmasi resmi dari Kementerian Pertahanan Federasi Rusia secara langsung. Koordinasi diplomatik antarnegara tetap mengedepankan asas kehati-hatian serta penghormatan hukum internasional yang berlaku.

Bahkan, pihak kementerian belum menemukan salinan kontrak penugasan militer yang mengikat warga negara kita.

“Kami terus menelusuri kebenaran informasi tersebut dan memastikan langkah perlindungan kekonsuleran,” tegas Menlu Sugiono, dikutip dari Kompas.com.

Komitmen Perlindungan Warga dan Koordinasi KBRI Moskow

Sementara itu, Menlu menegaskan komitmen konstitusional negara dalam mengayomi seluruh warga negara di perantauan. Tugas utama perwakilan diplomatik adalah memastikan hak-hak dasar kemanusiaan warga tetap terlindungi.

Setiap warga negara Indonesia tetap berhak memperoleh pendampingan hukum dan akses komunikasi konsuler resmi. Bantuan kekonsuleran tersebut berlaku tanpa membedakan latar belakang persoalan hukum yang membelit mereka.

Selain itu, tim kedutaan besar terus memantau perkembangan situasi keselamatan para warga di kawasan konflik. KBRI Moskow menyiagakan saluran bantuan darurat bagi masyarakat yang memerlukan pertolongan segera.

Lebih lanjut, pemerintah membuka jalur komunikasi seluas-luasnya bagi pihak keluarga yang merasa kehilangan kontak.

  • Baca Juga: Prabowo Tiba di Riau, Pastikan Karhutla Tuntas

Regulasi Hukum Kewarganegaraan dan Ancaman Penipuan Kerja

Di sisi lain, regulator mencium indikasi kuat adanya modus penipuan lowongan kerja luar negeri. Modus operandi perekrutan tenaga kerja ilegal kerap menyamarkan penugasan berbahaya menjadi pekerjaan formal.

Sindikat perekrut kerap mengiming-imingi korban dengan gaji fantastis ratusan juta rupiah per bulan di Eropa. Jeratan iming-iming materiil tersebut sering kali memperdaya para pencari kerja yang kurang waspada.

Kendati demikian, Undang-Undang Kewarganegaraan tegas melarang warga bergabung dalam dinas militer negara asing. Pelanggaran berat terhadap aturan perundang-undangan ini berisiko mencabut status kewarganegaraan Republik Indonesia seseorang.

Dengan demikian, kehati-hatian memverifikasi tawaran pekerjaan asing menghindarkan masyarakat dari jeratan bahaya maut.

Sumber: Kompas.com

Baca berita nasional terkini hari ini hanya di bulatantimes.com

Related Posts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengenakan batik dan kacamata saat diwawancarai wartawan
NASIONAL

KPK Periksa Ipar Eks Kepala BNPB, Dalami Dugaan Konflik Kepentingan

Oktober 29, 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times