Bulatan Times – Sebuah objek bercahaya dengan sejumlah lampu warna-warni yang diklaim terlihat di langit Teheran, Iran, menjadi perbincangan setelah rekamannya menyebar luas di media sosial.
Video yang beredar memperlihatkan beberapa titik cahaya putih, merah, hijau hingga kebiruan pada sebuah objek yang bergerak atau tampak melayang di langit malam.
Sejumlah unggahan menyebut rekaman tersebut berasal dari kawasan sekitar Azadegan Expressway di Teheran dan diambil pada malam 20 September 2026. Namun lokasi persis, jarak objek dari kamera, ketinggian, ukuran serta kecepatannya belum dapat diverifikasi secara independen.
Kemunculannya langsung memunculkan beragam spekulasi. Ada yang menyebutnya UFO atau unidentified flying object, sementara kemungkinan lain yang dibicarakan meliputi drone, pesawat, layang-layang dengan lampu LED hingga perangkat pengawasan.
Sampai saat ini belum tersedia bukti yang menunjukkan objek tersebut berasal dari luar angkasa.
Baca Juga: AS Kaitkan Citra Satelit China dengan Serangan Iran ke Pangkalan di Yordania
Video dari Teheran Menyebar Luas
Rekaman objek misterius itu mulai beredar melalui media sosial sebelum kemudian mendapat perhatian sejumlah media internasional.
Anadolu pada 21 September melaporkan video ponsel memperlihatkan cahaya warna-warni di atas Teheran. Hingga laporan tersebut diterbitkan, otoritas Iran belum mengeluarkan pernyataan yang memperlakukan objek itu sebagai ancaman.
Media Iran Hamshahri juga memberitakan penyebaran video tersebut. Laporan itu menyebut gambar diklaim berasal dari kawasan Azadegan Expressway, tetapi identitas objek dan lokasi persis perekaman belum dikonfirmasi secara independen.
Sejumlah laporan yang menelusuri unggahan tersebut juga menemukan persoalan serupa. Video yang beredar tidak menyertakan metadata asli, titik perekaman yang dapat diverifikasi maupun rekaman kontinu yang cukup untuk menentukan karakter objek.
Keterbatasan tersebut membuat bentuk maupun ukuran sebenarnya sulit dipastikan hanya dari video.
UFO, Drone atau Layang-layang?
Istilah UFO kemudian ramai digunakan pengguna media sosial.
Namun UFO secara harfiah hanya berarti unidentified flying object atau objek terbang yang belum teridentifikasi. Sebutan itu tidak otomatis berarti pesawat alien.
Dari rekaman yang tersedia, belum terdapat titik referensi yang memadai untuk menghitung ukuran, ketinggian ataupun jarak objek dari kamera. Kondisi tersebut memungkinkan objek yang relatif kecil dan dekat terlihat seperti benda berukuran besar yang berada jauh di langit.
Berbagai teori pun bermunculan.
Sebagian pengguna menduga objek tersebut merupakan drone atau formasi drone. Ada pula dugaan pesawat, layang-layang yang dilengkapi LED, hingga perangkat pengawasan.
Al Jazeera melaporkan spekulasi mengenai objek itu berkisar dari layang-layang anak-anak sampai perangkat pengawasan militer canggih. Namun otoritas Iran belum memberikan identifikasi definitif.
Dengan bukti yang tersedia sekarang, belum ada satu pun penjelasan tersebut yang dapat dipastikan.
Baca Juga: Rencana Israel Gulingkan Rezim Iran Disebut Gagal, Erdogan Jadi Penghambat
Laporan Serupa Disebut Muncul dari Mashhad
Perbincangan semakin ramai setelah muncul klaim bahwa cahaya tak dikenal juga terlihat di wilayah lain Iran.
Sejumlah media berbahasa Persia melaporkan pengguna media sosial mengunggah klaim penampakan serupa dari Mashhad.
Namun identitas objek dalam laporan tersebut juga belum dikonfirmasi secara independen.
Artinya, kemunculan beberapa video tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa semuanya memperlihatkan objek yang sama.
Video yang diunggah ulang oleh akun berbeda juga tidak dapat dihitung sebagai saksi independen apabila berasal dari rekaman asli yang sama.
Muncul saat Situasi Keamanan Iran Memanas
Waktu kemunculan video ikut membuat spekulasi berkembang lebih cepat.
Iran sedang berada dalam situasi keamanan regional yang sensitif. Pada 21 September, Garda Revolusi Iran mengatakan sistem pertahanannya menjatuhkan sebuah drone MQ-1 buatan Amerika Serikat di atas Selat Hormuz. Belum ada tanggapan langsung dari militer AS terhadap klaim tersebut ketika laporan diterbitkan.
Peristiwa itu tidak terjadi di Teheran dan belum ada bukti yang menghubungkannya dengan objek bercahaya dalam video.
Karena itu, konteks ketegangan militer tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa cahaya tersebut merupakan pesawat pengintai atau teknologi militer.
Baca Juga: AS Akui Punya Senjata di Orbit, China dan Rusia Peringatkan Risiko Perlombaan Senjata
Mengingatkan pada Insiden Teheran 1976
Penampakan terbaru juga mendapat perhatian karena terjadi hampir tepat 50 tahun setelah salah satu insiden UFO paling terkenal yang pernah dilaporkan dari Teheran.
Pada September 1976, laporan mengenai objek terang di langit Teheran mendorong pengerahan pesawat tempur F-4 Iran untuk melakukan penyelidikan.
Dokumen mengenai insiden tersebut kemudian masuk dalam arsip pemerintah Amerika Serikat dan selama puluhan tahun menjadi bahan pembahasan penggemar fenomena UFO.
Namun kemiripan lokasi dan waktunya tidak membuktikan adanya hubungan antara peristiwa 1976 dan video terbaru.
Keduanya harus diperlakukan sebagai kejadian terpisah kecuali muncul bukti yang menghubungkannya.
Belum Ada Bukti Pesawat Alien
Video dari Teheran memang memperlihatkan fenomena visual yang belum teridentifikasi berdasarkan informasi yang tersedia untuk publik.
Namun menyebutnya sebagai pesawat alien akan melampaui bukti.
Untuk mengetahui objek sebenarnya, dibutuhkan rekaman asli dengan metadata, lokasi kamera yang dapat dipastikan, beberapa sudut pengamatan independen, data penerbangan atau radar, serta keterangan otoritas terkait.
Tanpa data tersebut, bentuk objek bahkan sulit ditentukan karena video malam hari dapat menghasilkan distorsi perspektif dan cahaya.
Untuk sementara, penyebutan paling akurat adalah objek bercahaya yang belum teridentifikasi.
Video tersebut nyata beredar dan telah diberitakan sejumlah media. Yang belum diketahui adalah apa sebenarnya benda yang terekam di langit Teheran itu.









