27 °c
Columbus
25 ° Jum
20 ° Sab
Jumat, September 18, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS DUNIA

Australia Batasi Mahasiswa Asing Bawa Keluarga, Indonesia Dapat Pengecualian

Australia akan membatasi mahasiswa internasional membawa keluarga, tetapi mahasiswa dari negara ASEAN termasuk Indonesia masuk kelompok pengecualian.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
3 jam ago
in DUNIA
0
Pemandangan Sydney Harbour, Australia

Pemandangan Sydney Harbour dengan Sydney Opera House dan Harbour Bridge.

0
SHARES
6
VIEWS

Bulatan Times – Pemerintah Australia berencana memperketat aturan bagi mahasiswa internasional dengan membatasi penyertaan anggota keluarga dalam visa pelajar dan visa lulusan. Namun, mahasiswa dari negara ASEAN, termasuk Indonesia, masuk dalam kelompok yang mendapat pengecualian berdasarkan kebijakan yang diumumkan pemerintah Australia.

Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke menyampaikan rencana tersebut dalam pidatonya di National Press Club, Canberra, Kamis, 17 September 2026. Kebijakan itu menjadi bagian dari perubahan yang lebih luas dalam sistem migrasi Australia.

Mahasiswa internasional tak lagi otomatis bisa bawa keluarga

Dalam aturan yang direncanakan, mahasiswa internasional tidak lagi secara umum diperbolehkan menyertakan anggota keluarga dalam visa mereka. Pembatasan serupa juga akan diterapkan pada visa lulusan.

Kebijakan itu berbeda dari ketentuan yang selama ini berlaku. Informasi resmi Study Australia saat ini masih menjelaskan pemegang visa mahasiswa dapat menyertakan pasangan dan anak tanggungan berusia di bawah 18 tahun dalam permohonan visa. Anggota keluarga yang telah dideklarasikan juga dapat mengajukan diri sebagai subsequent entrant.

Perubahan tersebut tidak akan digunakan untuk memisahkan keluarga mahasiswa internasional yang sudah berada di Australia. Mereka yang telah memiliki anggota keluarga yang terikat pada visa dan sudah berada di Australia tetap dapat mempertahankan pengaturan tersebut.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Kalahkan Australia 2-0

Indonesia termasuk kelompok yang dikecualikan

Hal yang paling relevan bagi mahasiswa Indonesia adalah pengecualian untuk negara-negara ASEAN dan Pasifik.

Mengutip laman resmi Menteri Dalam Negeri Australia, kondisi visa khusus tetap akan memungkinkan mahasiswa dari negara-negara Pasifik dan ASEAN membawa keluarga. Pengecualian juga tersedia untuk program tertentu, termasuk mahasiswa doktoral atau PhD.

Dengan Indonesia merupakan anggota ASEAN, mahasiswa Indonesia termasuk dalam cakupan regional yang disebut pemerintah Australia tersebut.

Namun, rincian teknis penerapannya masih perlu dicermati. Medcom.id melaporkan mekanisme terperinci mengenai pengecualian untuk mahasiswa ASEAN belum dijabarkan dalam pengumuman awal.

Karena itu, calon mahasiswa Indonesia sebaiknya tidak menafsirkan pengumuman tersebut sebagai ketentuan visa final sebelum persyaratan dan mekanisme pelaksanaannya diterbitkan secara lengkap.

Mahasiswa PhD juga mendapat pengecualian

Selain mahasiswa dari ASEAN dan Pasifik, Australia menyiapkan pengecualian berdasarkan program pendidikan.

Mahasiswa yang menempuh pendidikan doktoral menjadi salah satu kelompok yang tetap dapat membawa anggota keluarga. Pemerintah Australia menjelaskan kondisi kehidupan mahasiswa pada program seperti PhD berbeda dibandingkan mahasiswa pada jenjang sarjana.

Pengecualian ini menunjukkan pembatasan yang diumumkan Australia bukan larangan mutlak terhadap seluruh mahasiswa internasional.

Baca Juga: AS Akui Punya Senjata di Orbit, China dan Rusia Peringatkan Risiko Perlombaan Senjata

Australia memperketat sistem mahasiswa internasional

Perubahan aturan keluarga berlangsung di tengah penataan lebih luas terhadap sektor pendidikan internasional dan sistem migrasi Australia.

Pemerintah Australia sebelumnya menetapkan National Planning Level sebanyak 295.000 mahasiswa internasional untuk 2027, sama dengan tingkat yang ditetapkan untuk 2026. Pemerintah menyebut pengaturan tersebut ditujukan untuk menjaga sektor pendidikan internasional tetap berkelanjutan dan berkualitas.

Biaya permohonan visa mahasiswa juga meningkat mulai 1 Juli 2026, dari AUD2.000 menjadi AUD2.500. Pemegang paspor negara ASEAN, termasuk Indonesia, memperoleh skema pengecualian dari kenaikan penuh tersebut dan tetap dikenai tarif sebelumnya dengan penyesuaian indeks harga konsumen.

Dengan rangkaian perubahan itu, mahasiswa Indonesia yang merencanakan studi di Australia perlu memperhatikan bukan hanya persyaratan kampus, tetapi juga perkembangan terbaru aturan visa bagi dirinya dan anggota keluarga.

Untuk saat ini, pengumuman pemerintah Australia memberikan pengecualian kepada kelompok ASEAN. Detail teknis mengenai bagaimana pengecualian tersebut diterapkan dalam proses permohonan visa tetap menjadi bagian penting yang perlu ditunggu sebelum aturan baru berjalan sepenuhnya.

Source: Australian Department of Home Affairs, Medcom.id
Tags: Australia

Related Posts

Ilustrasi satelit di orbit Bumi menggambarkan persaingan kemampuan militer Amerika Serikat, China dan Rusia
DUNIA

AS Akui Punya Senjata di Orbit, China dan Rusia Peringatkan Risiko Perlombaan Senjata

September 16, 2026
Kapal di perairan sekitar Pulau Perim, Selat Bab al-Mandab
DUNIA

Kuasai Pulau Perim, Houthi Justru Hadapi Risiko Jadi Sasaran Empuk Serangan Udara

September 14, 2026
Ilustrasi satelit di orbit Bumi
DUNIA

AS Kaitkan Citra Satelit China dengan Serangan Iran ke Pangkalan di Yordania

September 13, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kolak durian dengan santan, gula merah, dan pandan

Cara Membuat Kolak Durian yang Legit dan Creamy, Cocok Disajikan Hangat atau Dingin

September 18, 2026
Pemandangan Sydney Harbour, Australia

Australia Batasi Mahasiswa Asing Bawa Keluarga, Indonesia Dapat Pengecualian

September 17, 2026
Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Agustus 31, 2026
Ai Ogura jelang MotoGP Austria 2026

Ai Ogura Kembali di MotoGP Austria 2026 Usai Absen Dua Seri

September 18, 2026
Kolak durian dengan santan, gula merah, dan pandan

Cara Membuat Kolak Durian yang Legit dan Creamy, Cocok Disajikan Hangat atau Dingin

Veda Ega Pratama menjelang Moto3 Austria 2026

Veda Ega Pratama Bidik Kebangkitan di Moto3 Austria 2026 sebelum Tur Asia

Ilustrasi penggunaan AI untuk mencari potensi emas dan mineral

AI China Pangkas Pencarian Mineral dari 6 Bulan Jadi Sepekan

Ai Ogura jelang MotoGP Austria 2026

Ai Ogura Kembali di MotoGP Austria 2026 Usai Absen Dua Seri

Kolak durian dengan santan, gula merah, dan pandan

Cara Membuat Kolak Durian yang Legit dan Creamy, Cocok Disajikan Hangat atau Dingin

September 18, 2026
Veda Ega Pratama menjelang Moto3 Austria 2026

Veda Ega Pratama Bidik Kebangkitan di Moto3 Austria 2026 sebelum Tur Asia

September 18, 2026
Ilustrasi penggunaan AI untuk mencari potensi emas dan mineral

AI China Pangkas Pencarian Mineral dari 6 Bulan Jadi Sepekan

September 18, 2026
Ai Ogura jelang MotoGP Austria 2026

Ai Ogura Kembali di MotoGP Austria 2026 Usai Absen Dua Seri

September 18, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times