21 °c
Ashburn
14 ° Sel
14 ° Rab
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS DUNIA

Australia Batasi Mahasiswa Asing Bawa Keluarga, Indonesia Dapat Pengecualian

Australia akan membatasi mahasiswa internasional membawa keluarga, tetapi mahasiswa dari negara ASEAN termasuk Indonesia masuk kelompok pengecualian.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
3 minggu ago
in DUNIA
0
Pemandangan Sydney Harbour, Australia

Pemandangan Sydney Harbour dengan Sydney Opera House dan Harbour Bridge.

1
SHARES
12
VIEWS

Bulatan Times – Pemerintah Australia berencana memperketat aturan bagi mahasiswa internasional dengan membatasi penyertaan anggota keluarga dalam visa pelajar dan visa lulusan. Namun, mahasiswa dari negara ASEAN, termasuk Indonesia, masuk dalam kelompok yang mendapat pengecualian berdasarkan kebijakan yang diumumkan pemerintah Australia.

Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke menyampaikan rencana tersebut dalam pidatonya di National Press Club, Canberra, Kamis, 17 September 2026. Kebijakan itu menjadi bagian dari perubahan yang lebih luas dalam sistem migrasi Australia.

Mahasiswa internasional tak lagi otomatis bisa bawa keluarga

Dalam aturan yang direncanakan, mahasiswa internasional tidak lagi secara umum diperbolehkan menyertakan anggota keluarga dalam visa mereka. Pembatasan serupa juga akan diterapkan pada visa lulusan.

Kebijakan itu berbeda dari ketentuan yang selama ini berlaku. Informasi resmi Study Australia saat ini masih menjelaskan pemegang visa mahasiswa dapat menyertakan pasangan dan anak tanggungan berusia di bawah 18 tahun dalam permohonan visa. Anggota keluarga yang telah dideklarasikan juga dapat mengajukan diri sebagai subsequent entrant.

Perubahan tersebut tidak akan digunakan untuk memisahkan keluarga mahasiswa internasional yang sudah berada di Australia. Mereka yang telah memiliki anggota keluarga yang terikat pada visa dan sudah berada di Australia tetap dapat mempertahankan pengaturan tersebut.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Kalahkan Australia 2-0

Indonesia termasuk kelompok yang dikecualikan

Hal yang paling relevan bagi mahasiswa Indonesia adalah pengecualian untuk negara-negara ASEAN dan Pasifik.

Mengutip laman resmi Menteri Dalam Negeri Australia, kondisi visa khusus tetap akan memungkinkan mahasiswa dari negara-negara Pasifik dan ASEAN membawa keluarga. Pengecualian juga tersedia untuk program tertentu, termasuk mahasiswa doktoral atau PhD.

Dengan Indonesia merupakan anggota ASEAN, mahasiswa Indonesia termasuk dalam cakupan regional yang disebut pemerintah Australia tersebut.

Namun, rincian teknis penerapannya masih perlu dicermati. Medcom.id melaporkan mekanisme terperinci mengenai pengecualian untuk mahasiswa ASEAN belum dijabarkan dalam pengumuman awal.

Karena itu, calon mahasiswa Indonesia sebaiknya tidak menafsirkan pengumuman tersebut sebagai ketentuan visa final sebelum persyaratan dan mekanisme pelaksanaannya diterbitkan secara lengkap.

Mahasiswa PhD juga mendapat pengecualian

Selain mahasiswa dari ASEAN dan Pasifik, Australia menyiapkan pengecualian berdasarkan program pendidikan.

Mahasiswa yang menempuh pendidikan doktoral menjadi salah satu kelompok yang tetap dapat membawa anggota keluarga. Pemerintah Australia menjelaskan kondisi kehidupan mahasiswa pada program seperti PhD berbeda dibandingkan mahasiswa pada jenjang sarjana.

Pengecualian ini menunjukkan pembatasan yang diumumkan Australia bukan larangan mutlak terhadap seluruh mahasiswa internasional.

Baca Juga: AS Akui Punya Senjata di Orbit, China dan Rusia Peringatkan Risiko Perlombaan Senjata

Australia memperketat sistem mahasiswa internasional

Perubahan aturan keluarga berlangsung di tengah penataan lebih luas terhadap sektor pendidikan internasional dan sistem migrasi Australia.

Pemerintah Australia sebelumnya menetapkan National Planning Level sebanyak 295.000 mahasiswa internasional untuk 2027, sama dengan tingkat yang ditetapkan untuk 2026. Pemerintah menyebut pengaturan tersebut ditujukan untuk menjaga sektor pendidikan internasional tetap berkelanjutan dan berkualitas.

Biaya permohonan visa mahasiswa juga meningkat mulai 1 Juli 2026, dari AUD2.000 menjadi AUD2.500. Pemegang paspor negara ASEAN, termasuk Indonesia, memperoleh skema pengecualian dari kenaikan penuh tersebut dan tetap dikenai tarif sebelumnya dengan penyesuaian indeks harga konsumen.

Dengan rangkaian perubahan itu, mahasiswa Indonesia yang merencanakan studi di Australia perlu memperhatikan bukan hanya persyaratan kampus, tetapi juga perkembangan terbaru aturan visa bagi dirinya dan anggota keluarga.

Untuk saat ini, pengumuman pemerintah Australia memberikan pengecualian kepada kelompok ASEAN. Detail teknis mengenai bagaimana pengecualian tersebut diterapkan dalam proses permohonan visa tetap menjadi bagian penting yang perlu ditunggu sebelum aturan baru berjalan sepenuhnya.

Source: Australian Department of Home Affairs, Medcom.id
Tags: Australia

Related Posts

Ilustrasi emas Venezuela di fasilitas pemurnian Amerika Serikat
DUNIA

Emas Venezuela Masuk AS lewat Kesepakatan Trump, Kilang Enggan Memprosesnya

Oktober 5, 2026
Ilustrasi pesawat medis Latitude Air Ambulance di bandara
DUNIA

Puing Pesawat Medis Bermuda-Boston Ditemukan, Enam Orang Masih Dicari

Oktober 4, 2026
Ilustrasi Benjamin Netanyahu saat menyampaikan pernyataan di podium
DUNIA

Israel Dituding Rancang Insiden Flydubai untuk Kaitkan Iran

Oktober 3, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Prabowo Subianto saat menjadi inspektur upacara HUT ke-81 TNI

Prabowo Pimpin HUT ke-81 TNI, Resmikan 204 Satuan Baru dan Enam Kodam

Oktober 5, 2026
Kereta Api Nusantara Explorer milik KAI

Harga Nusantara Explorer, Rute, Fasilitas dan Cara Naik Kereta Wisata Premium KAI

September 29, 2026
harga emas hari ini 5 Oktober 2026 yang bergerak naik

Harga Emas Hari Ini Senin 5 Oktober 2026: Antam Naik Rp. 6.000 Jadi Rp. 2,58 Juta

Oktober 5, 2026
Puan Maharani menghadiri upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI

Puan Ingatkan TNI Tetap Berpihak pada Rakyat di Tengah Modernisasi Pertahanan

Oktober 5, 2026
Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Keiichi Yasuda dari Honda Racing Corporation

Honda Tunjuk Keiichi Yasuda Pimpin Honda Racing Corporation Mulai 2027

Herdman Minta Timnas Indonesia Main Efektif demi Gelar

Final FIFA ASEAN Cup 2026: Herdman Minta Timnas Indonesia Main Efektif

Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Oktober 5, 2026
Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Oktober 5, 2026
Herdman Minta Timnas Indonesia Main Efektif demi Gelar

Final FIFA ASEAN Cup 2026: Herdman Minta Timnas Indonesia Main Efektif

Oktober 5, 2026
Keiichi Yasuda dari Honda Racing Corporation

Honda Tunjuk Keiichi Yasuda Pimpin Honda Racing Corporation Mulai 2027

Oktober 5, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times