Bulatan Times – Harga cabai rawit merah masih berada di level tinggi pada Selasa (29/9/2026). Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga rata-rata cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran mencapai Rp109.000 per kilogram pada pembaruan pukul 09.10 WIB.
Meski angkanya masih di atas Rp100 ribu per kilogram, harga tersebut sebenarnya turun dibandingkan sehari sebelumnya yang berada di Rp113.750 per kilogram.
Pada saat yang sama, pergerakan komoditas pangan lain tidak seragam. Bawang merah dan daging ayam ras naik tipis, telur ayam relatif stabil, sedangkan cabai merah keriting justru turun cukup tajam dibandingkan pembaruan Senin.
Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini 23 September 2026, Pasar Menanti Keputusan Bank Indonesia
Cabai Rawit Turun, Cabai Keriting Juga Melemah
PIHPS mencatat cabai rawit merah Rp109.000 per kilogram pada Selasa pagi. Sehari sebelumnya, komoditas yang sama berada di Rp113.750 per kilogram. Artinya, terjadi penurunan Rp4.750 per kilogram.
Penurunan yang lebih besar terjadi pada cabai merah keriting.
Harga cabai merah keriting pada Senin tercatat Rp103.450 per kilogram. Pada Selasa pagi, angkanya turun menjadi Rp75.900 per kilogram, atau berkurang Rp27.550 per kilogram dalam perbandingan dua pembaruan tersebut.
Cabai merah besar relatif stabil dari Rp39.000 menjadi Rp38.950 per kilogram.
Berbeda arah, cabai rawit hijau naik dari Rp60.450 menjadi Rp74.400 per kilogram.
Perubahan yang tajam antarjenis cabai menunjukkan kondisi harga tidak bisa disimpulkan hanya dari satu komoditas.
Bawang Merah Naik, Bawang Putih Turun
Harga bawang merah pada Selasa tercatat Rp41.000 per kilogram.
Angka itu naik Rp1.500 dibandingkan sehari sebelumnya yang berada di Rp39.500 per kilogram.
Sementara bawang putih bergerak sebaliknya. Harganya turun dari Rp41.100 menjadi Rp39.700 per kilogram.
Dengan demikian, dua bumbu dapur utama tersebut bergerak ke arah berbeda pada pembaruan harga yang sama.
Telur Stabil, Daging Ayam Naik Tipis
Harga telur ayam ras relatif tidak banyak berubah.
PIHPS mencatat telur ayam Rp29.500 per kilogram pada Selasa, sedikit lebih tinggi dari Rp29.400 per kilogram pada Senin.
Daging ayam ras segar naik Rp500 menjadi Rp41.750 per kilogram, dari sebelumnya Rp41.250 per kilogram.
Untuk daging sapi, harga Selasa berada di Rp151.600 per kilogram untuk kualitas I dan Rp143.400 per kilogram untuk kualitas II. Keduanya lebih rendah dibandingkan pembaruan Senin yang masing-masing Rp157.900 dan Rp154.600 per kilogram.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Apa Dampaknya ke Harga BBM dan Barang Impor?
Snapshot Harga Pangan 29 September 2026
Berikut harga rata-rata nasional di tingkat pedagang eceran berdasarkan pembaruan PIHPS yang dilansir Selasa pagi:
| Komoditas | Harga |
|---|---|
| Cabai rawit merah | Rp109.000/kg |
| Cabai merah keriting | Rp75.900/kg |
| Cabai merah besar | Rp38.950/kg |
| Cabai rawit hijau | Rp74.400/kg |
| Bawang merah | Rp41.000/kg |
| Bawang putih | Rp39.700/kg |
| Telur ayam ras | Rp29.500/kg |
| Daging ayam ras | Rp41.750/kg |
| Daging sapi kualitas I | Rp151.600/kg |
| Daging sapi kualitas II | Rp143.400/kg |
Harga tersebut merupakan rata-rata nasional dan tidak selalu sama dengan harga di setiap pasar atau daerah. Perbedaan ongkos distribusi, pasokan lokal, serta kondisi masing-masing wilayah dapat membuat harga di tingkat konsumen berbeda.
PIHPS merupakan sistem pemantauan harga pangan yang dikelola Bank Indonesia dan mencakup data dari pasar tradisional, pasar modern, pedagang besar, dan produsen.











