BULATANTIMES.COM, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Senin (31/8/2026). Langkah BNPB semai 5,6 ton NaCl di 4 provinsi ini bertujuan menekan titik panas kebakaran hutan dan lahan sebagaimana dilansir.
Pemerintah berupaya memicu pertumbuhan awan hujan buatan pada kawasan yang mengalami kekeringan ekstrem. Langkah percepatan ini menjadi solusi efektif guna membasahi lahan gambut yang rawan terbakar.
Baca Juga:Istana Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Utama Pemadaman Karhutla
Fokus Wilayah dan Operasi BNPB Semai 5,6 Ton NaCl di 4 Provinsi
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan memaparkan rincian pelaksanaan operasi tersebut. BNPB memprioritaskan empat provinsi rawan bencana karhutla, yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, dan Kalimantan Barat.
“Total garam NaCl yang tim semai ke udara mencapai 5,6 ton selama periode operasi,” ungkap Berton dalam konferensi pers daring.
Penyemaian bahan natrium klorida ini berlangsung melalui puluhan sorti penerbangan pesawat khusus. Tim teknis menyasar awan-awan kumulus potensial agar menghasilkan guyuran hujan lebat di atas area hutan.
Baca Juga:BNPB: Hotspot di Kalteng Melonjak Jadi 5.391 Titik
Pengerahan Armada Udara dan Pembasahan Lahan Gambut
Selain menggelar operasi modifikasi cuaca, BNPB menyiagakan puluhan armada udara di pos komando daerah.. Helikopter pemadam langsung menjatuhkan ribuan liter air (water bombing) pada titik api yang sulit terjangkau jalur darat.
Langkah terpadu ini berhasil menurunkan intensitas kabut asap pekat di sekitar kawasan permukiman warga. Kelembapan tanah gambut perlahan meningkat sehingga mempersempit potensi penyebaran api bawah tanah.
Sinergi Antarlembaga dan Pemantauan Satelit BMKG
BNPB terus berkoordinasi intensif bersama BMKG, TNI AU, dan Kementerian Kehutanan dalam memantau citra satelit cuaca harian. Tim gabungan langsung mengarahkan pesawat terbang menuju lokasi yang menunjukkan konsentrasi bibit awan hujan cukup tebal.
Imbauan Pencegahan Karhutla bagi Masyarakat
BNPB mengingatkan seluruh pihak untuk tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar. Partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan pengendalian bencana kabut asap lintas wilayah.
Aparat penegak hukum terus berpatroli mengawasi area konsesi perkebunan dan hutan lindung. Keberhasilan langkah BNPB semai 5,6 ton NaCl di 4 provinsi ini menjadi bukti keseriusan pemerintah menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Editor: Tim Redaksi BulatanTimes
Sumber: Kompas.com, MetroTV News










