Bulatan Times – Operasi pencarian korban KMP Virgo Transport 8 memasuki hari ke-12 pada Kamis (24/9/2026). Basarnas masih mencari 99 orang, sementara penyelaman ke bangkai kapal terkendala arus bawah laut yang dapat mencapai 6 hingga 7 knot.
Berdasarkan data terbaru yang diberitakan ANTARA, sebanyak 243 orang tercatat dalam manifes kapal. Sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 36 orang meninggal dunia telah dievakuasi.
Kondisi arus menjadi salah satu kendala utama dalam pencarian korban yang diduga masih berada di dalam bangkai kapal. Mohammad Syafii menjelaskan arus di lokasi pencarian bisa mencapai 6 hingga 7 knot, jauh di atas kemampuan normal penyelam.
Tim akhirnya harus menunggu waktu tertentu, terutama ketika arus melemah saat pergantian pasang, untuk melakukan penyelaman. Pola operasi semacam ini membuat waktu efektif penyelaman terbatas. Tim tetap melakukan pencarian dari permukaan sambil menunggu kondisi bawah laut memungkinkan untuk dimasuki.
Baca Juga: KM Virgo Transport 8: Kronologi Kecelakaan hingga Evakuasi Korban dari Bangkai Kapal
Lebih dari 1.200 Personel Dikerahkan
Basarnas mengerahkan sekitar 1.256 personel dari berbagai unsur dalam operasi pencarian KMP Virgo Transport 8. Kekuatan di laut didukung 17 kapal.
Dari udara, operasi melibatkan dua helikopter Basarnas, satu helikopter TNI AL, satu pesawat Boeing TNI AU, serta satu helikopter kepolisian.
Pencarian kini semakin diarahkan ke bangkai kapal setelah penyelam menemukan sejumlah korban di dalamnya pada operasi beberapa hari terakhir.
Basarnas juga mendorong proses salvage atau pengangkatan bangkai kapal dipersiapkan secara paralel dengan pencarian. Pengangkatan kapal diharapkan dapat membantu proses evakuasi apabila masih terdapat korban yang tidak dapat dijangkau penyelam.
Rencana salvage tetap harus mempertimbangkan kondisi korban dan keselamatan tim SAR. Perubahan posisi bangkai kapal tidak dapat dilakukan sembarangan ketika operasi penyelaman masih berlangsung.
Baca Juga: KMP Virgo Transport 8 Akan Diangkat, Evakuasi Korban Tetap Jadi Prioritas
KMP Virgo Transport 8 Berlayar dari Surabaya
KMP Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa 243 orang berdasarkan manifes yang digunakan dalam operasi SAR.
Kapal mengalami masalah ketika berada di kawasan perairan Masalembo, Laut Jawa. Pada fase awal kecelakaan, sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi turut membantu proses penyelamatan setelah menerima informasi darurat.
Operasi kemudian berkembang dari pencarian di permukaan menjadi penyisiran bawah laut setelah posisi bangkai KMP Virgo Transport 8 ditemukan. Penemuan kapal membuat penyelam dapat memusatkan pencarian pada bagian-bagian tertentu di dalam bangkai, tetapi arus kuat membatasi waktu mereka berada di bawah air.
Basarnas masih melanjutkan operasi dengan kekuatan laut, udara, dan tim penyelam selama 99 orang dalam manifes belum ditemukan.












