Bulatan Times – Kebakaran kembali terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah, Kamis (24/9/2026). Api yang pertama terlihat di Blok B sekitar pukul 11.30 WIB kemudian merembet ke Blok C dan D di tengah kondisi angin kencang.
Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta TNI-Polri dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran. Penanganan kali ini berlangsung tak lama setelah kawasan tersebut melewati operasi pemadaman kebakaran pada awal September.
Baca Juga: KMP Virgo Transport 8 Akan Diangkat, Evakuasi Korban Tetap Jadi Prioritas
Angin Kencang Membuat Api Merembet
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Solo Herwin Tri Nugroho menjelaskan api mula-mula muncul di Blok B sebelum menyebar ke dua blok lain. Kondisi angin menjadi faktor yang mempercepat rambatan api di area timbunan sampah.
Petugas kemudian bergerak untuk membatasi penyebaran dan melakukan pemadaman di area terdampak. Kondisi timbunan sampah membuat penanganan kebakaran di TPA membutuhkan perhatian pada api di permukaan sekaligus bara yang dapat bertahan di sela-sela material.
Baru Melewati Penanganan Kebakaran September
Kebakaran terbaru terjadi setelah TPA Putri Cempo mengalami kebakaran besar pada awal September 2026. Pemerintah Kota Surakarta pada 16 September menyatakan penanganan saat itu telah memasuki masa transisi setelah 14 hari operasi intensif dan asap berkurang signifikan.
Pada fase tersebut, potensi gas metana di area timbunan sampah masih menjadi perhatian. Sejumlah unsur, termasuk BPBD, BNPB, Damkar, TNI, Polri, dan relawan, tetap terlibat untuk memastikan kondisi kawasan aman.
Baca Juga: Dua Kali Sulit Masuk Lapas Cibinong, Ombudsman Pertanyakan Hambatan Saat Sidak
BNPB sebelumnya juga melaporkan Blok C dan D telah berhasil dikendalikan pada penanganan kebakaran awal September, sedangkan Blok B ketika itu masih menjadi fokus operasi. Munculnya kebakaran lagi pada Kamis ini membuat pengendalian titik api dan pencegahan rambatan kembali menjadi pekerjaan utama petugas di lapangan.
Mitigasi Kebakaran TPA Tetap Penting
Sehari sebelum kebakaran terbaru, petugas di TPA Putri Cempo dilaporkan melakukan pembasahan timbunan sampah dan mendapat pelatihan mitigasi sebagai bagian dari upaya mencegah kemunculan titik api. Langkah pencegahan tersebut dilakukan ketika kondisi kemarau dan suhu tinggi masih menjadi perhatian.
Hingga perkembangan yang dihimpun pada Kamis sore, fokus penanganan berada pada pengendalian api di Blok B, C, dan D. Penyebab awal munculnya api belum dapat dipastikan dari informasi resmi yang tersedia, sehingga faktor penyebab tidak dapat disimpulkan hanya dari kondisi cuaca atau angin di lokasi.












