Bulatan Times – Juventus berpotensi menjadi pesaing Manchester United apabila kedua klub memutuskan mengejar Antonio Conte sebagai pelatih baru. Nama mantan pelatih Napoli tersebut kembali menjadi pembicaraan di tengah tekanan yang dihadapi Michael Carrick dan Luciano Spalletti pada awal musim 2026/2027.
Mengutip laman talkSPORT, Selasa (20/10/2026), jurnalis sepak bola Italia Daniele Fisichella menilai Conte memiliki peluang kembali menangani Juventus. Kemungkinan tersebut muncul setelah klub asal Turin itu mengalami kekalahan telak dari Lazio.
Di sisi lain, Conte juga dikaitkan dengan Manchester United sebagai calon pengganti Carrick. Namun, pembicaraan mengenai masa depan pelatih asal Italia tersebut masih berupa spekulasi, bukan kesepakatan yang telah diumumkan kedua klub.
Juventus Disorot setelah Kalah dari Lazio
Juventus menghadapi tekanan setelah takluk 0-3 dari Lazio pada pekan ketujuh Serie A, Minggu (18/10/2026).
Tiga gol Lazio dicetak Oliver Provstgaard, Gustav Isaksen, dan Fisayo Dele-Bashiru. Kekalahan di kandang sendiri itu membuat Juventus tertahan dengan 11 poin dari tujuh pertandingan.
Hasil tersebut menambah sorotan terhadap Luciano Spalletti. Dalam keterangannya seusai pertandingan, pelatih berusia 67 tahun itu mengakui Juventus menunjukkan kelemahan dan mengalami kemunduran dalam penampilan.
Meski demikian, Spalletti masih menjabat sebagai pelatih kepala Juventus. Klub juga telah memperpanjang kontraknya pada April 2026 hingga 30 Juni 2028.
Nama Conte memiliki hubungan panjang dengan Juventus. Ia pernah membela klub tersebut sebagai pemain sebelum kembali sebagai pelatih pada 2011. Selama tiga musim menangani Bianconeri, Conte mempersembahkan tiga gelar Serie A secara beruntun hingga 2014.
Rekam jejak itu menjadi salah satu alasan namanya kembali dikaitkan dengan klub asal Turin tersebut. Namun, Juventus belum mengumumkan keputusan untuk mengganti Spalletti ataupun menunjuk Conte sebagai calon penggantinya.
Baca Juga: Hasil Celta Vigo vs Juventus 1-2: Gol Kolo Muani Menangkan Juve di Menit Akhir
Manchester United Masih Ditangani Michael Carrick
Situasi Manchester United juga belum stabil setelah menjalani tujuh pertandingan awal Premier League.
Tim asuhan Michael Carrick baru mencatat satu kemenangan dan berada di posisi ke-13 klasemen sementara. Hasil terakhir mereka adalah bermain imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road pada Minggu (18/10/2026).
Bryan Mbeumo sempat membawa Manchester United unggul sebelum Dominic Calvert-Lewin menyamakan kedudukan untuk Leeds.
Seusai pertandingan, Carrick mengakui kualitas permainan timnya belum mencapai tingkat yang diharapkan. Namun, ia melihat perkembangan pada kedisiplinan, organisasi permainan, dan kerja sama para pemain.
Di tengah hasil yang belum membaik, Conte menjadi salah satu nama yang disebut sebagai calon pengganti apabila Manchester United memutuskan melakukan pergantian pelatih.
Laporan talkSPORT sebelumnya menyebut pihak yang mewakili Conte telah menunjukkan ketertarikan terhadap kemungkinan menangani Manchester United.
Conte sendiri tidak menutup kemungkinan kembali bekerja di Inggris. Ia memiliki pengalaman menangani Chelsea dan Tottenham Hotspur, termasuk membawa Chelsea menjuarai Premier League musim 2016/2017.
Baca Juga: Hasil MU vs Tottenham 1-1, Gol Solanke Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Conte saat ini belum menangani klub setelah berpisah dengan Napoli pada musim panas 2026. Sebelumnya, ia membawa Napoli menjuarai Serie A musim 2024/2025.











