Bulatan Times – Lamine Yamal baru berusia 19 tahun, tetapi perjalanan kariernya sudah jauh melampaui label pemain muda potensial. Sejak menembus tim utama Barcelona pada 2023, pemain jebolan La Masia itu mengumpulkan sederet rekor di level klub maupun tim nasional Spanyol.
Yamal lahir pada 13 Juli 2007 di Esplugues de Llobregat. Ia bergabung dengan akademi Barcelona ketika masih berusia tujuh tahun dan berkembang cepat melewati kelompok usia di La Masia.
Kesempatan di tim utama datang bahkan sebelum ia benar-benar menjalani satu musim penuh bersama tim U-19.
Pada 29 April 2023, Yamal dimainkan dalam kemenangan 4-0 Barcelona atas Real Betis. Usianya ketika itu baru 15 tahun 9 bulan 16 hari, menjadikannya pemain termuda yang pernah tampil untuk tim utama Barcelona.
Baca Juga: Hasil Levante vs Barcelona 2-4, Lamine Yamal Cetak Brace
Debut tersebut ternyata hanya menjadi awal.
Rekor datang sejak musim penuh pertamanya
Yamal mulai mendapat menit bermain secara reguler pada musim 2023/2024. Pada usia 16 tahun 38 hari, ia menjadi pemain termuda pada abad ke-21 yang menjadi starter dalam pertandingan LaLiga.
Tidak lama kemudian, ia mencatat assist di liga ketika berusia 16 tahun 45 hari.
Gol pertamanya untuk Barcelona datang saat menghadapi Granada pada Oktober 2023. Ketika itu Yamal berusia 16 tahun 87 hari dan menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah LaLiga pada saat rekor tersebut tercipta.
Liga Champions kemudian menjadi panggung lain.
Yamal menjadi pemain termuda Barcelona yang tampil di kompetisi tersebut pada usia 16 tahun 68 hari. Beberapa pekan kemudian, saat menjadi starter menghadapi Porto pada usia 16 tahun 83 hari, ia mencatat rekor sebagai pemain termuda yang menjadi starter dalam sejarah Liga Champions.
Catatan itu terus bertambah seiring jumlah pertandingannya.
Ia menjadi pemain termuda yang mencapai 10 penampilan Liga Champions, kemudian pemain termuda yang mencetak gol sekaligus memberikan assist dalam satu pertandingan kompetisi tersebut. Pada semifinal melawan Inter Milan pada April 2025, Yamal mencapai penampilan ke-100 bersama Barcelona pada usia 17 tahun 291 hari sekaligus menjadi pemain termuda yang mencetak gol di semifinal Liga Champions.
Bersama Spanyol, rekor berlanjut
Karier internasional Yamal berkembang hampir bersamaan dengan kiprahnya di Barcelona.
Ia menjalani debut bersama timnas senior Spanyol melawan Georgia pada September 2023. Yamal berusia 16 tahun 57 hari dan langsung mencetak gol, menjadikannya pemain termuda yang tampil sekaligus mencetak gol untuk Spanyol.
EURO 2024 kemudian membuat namanya dikenal jauh lebih luas.
Yamal menjadi pemain termuda yang tampil di putaran final EURO ketika turun menghadapi Kroasia. Pada semifinal melawan Prancis, tendangannya membuatnya menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen tersebut pada usia 16 tahun 362 hari.
Ia kembali menjadi starter saat Spanyol menghadapi Inggris pada final. Yamal memberikan assist untuk gol Nico Williams dalam kemenangan 2-1 yang membawa Spanyol menjadi juara Eropa.
Usianya saat itu baru 17 tahun satu hari. UEFA mencatatnya sebagai pemain termuda yang tampil dalam final EURO atau Piala Dunia sekaligus pemain termuda yang memenangi turnamen internasional utama.
Perjalanan bersama Spanyol berlanjut hingga Piala Dunia 2026. Barcelona mencatat Yamal ikut menjadi juara dunia bersama Spanyol dan menjadi pemain termuda yang menggabungkan gelar EURO dan Piala Dunia.
Baca Juga: Lamine Yamal Klaim Lebih Layak Raih Ballon d’Or 2026 ketimbang Mbappe
Nomor 10 dan peran yang semakin besar di Barcelona
Status Yamal di Barcelona juga berubah seiring usianya.
Pada Juli 2025, Barcelona menyerahkan nomor punggung 10 kepadanya setelah kontraknya diperpanjang hingga 2031. Nomor tersebut tetap dipakai Yamal pada skuad Barcelona musim 2026/2027.
Ia bukan lagi sekadar pemain akademi yang mendapat kesempatan di tim utama.
Barcelona mencatat Yamal menghasilkan 18 gol dan 21 assist sepanjang musim 2024/2025. Pada musim tersebut ia ikut membawa klub meraih treble domestik serta menjadi pencetak gol termuda Barcelona dalam El Clásico.
Catatannya di Liga Champions juga terus berkembang. Hingga pembaruan UEFA pada 9 September 2026, Yamal telah memainkan 34 pertandingan, mencetak 12 gol, dan menghasilkan 11 assist di kompetisi tersebut.
Sejumlah rekor usia yang ia buat tentu tidak bisa diulang setelah Yamal bertambah dewasa. Namun, pada usia 19 tahun, perjalanan kariernya sudah berpindah dari sekadar cerita pemain termuda menjadi pemain yang memegang peran utama di Barcelona dan tim nasional Spanyol.











