Bulatan Times – Honda Racing Corporation akan dipimpin Keiichi Yasuda mulai 1 Januari 2027. Ia menggantikan Koji Watanabe yang akan pensiun setelah memimpin organisasi balap Honda sejak 2022.
Yasuda saat ini menjabat Executive Vice President sekaligus Representative Director HRC. Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi manajemen yang sudah direncanakan untuk memperkuat struktur organisasi menghadapi program balap Honda pada musim berikutnya.
“Saya menganggap misi saya adalah meneruskan fondasi kuat yang dibangun Watanabe,” kata Yasuda, dikutip dari Crash.net.
Yasuda juga ingin memperkuat pengembangan sumber daya manusia di HRC. Sebelum masuk jajaran pimpinan organisasi balap Honda, ia memiliki pengalaman panjang di bidang sumber daya manusia dan pernah memimpin perusahaan Honda di kawasan Asia.
Baca Juga: Fernando Alonso Lanjut Balapan di F1 2027, Dukungan Fans Barcelona Ikut Meyakinkannya
Watanabe Memimpin HRC sejak 2022
Koji Watanabe mengambil posisi Presiden dan CEO HRC pada 2022. Masa kepemimpinannya bertepatan dengan perubahan besar pada struktur kegiatan motorsport Honda.
Salah satu langkah utama pada periode tersebut adalah menyatukan kegiatan balap roda dua dan roda empat dalam struktur Honda Racing Corporation. HRC sebelumnya lebih dikenal sebagai organisasi yang menangani program balap sepeda motor.
Honda kemudian memperluas organisasi balap globalnya. Divisi Honda Performance Development di Amerika Serikat berubah menjadi HRC US, sementara HRC UK dibentuk untuk mendukung aktivitas balap Honda di Eropa.
Watanabe juga berada di pucuk pimpinan ketika Honda mengubah keputusan sebelumnya untuk meninggalkan Formula 1 dan kembali sebagai mitra pabrikan Aston Martin mulai musim 2026.
Kerja sama tersebut membuat Honda mengembangkan dan memasok power unit khusus untuk Aston Martin. Mobil tim asal Silverstone menggunakan unit tenaga RA626H pada era regulasi baru Formula 1.
Pergantian CEO Berbeda dengan Perubahan Pimpinan Teknis F1
Perubahan pada posisi Presiden HRC bukan satu-satunya pergantian struktur yang dilakukan Honda menjelang 2027.
Program pengembangan power unit Formula 1 sudah lebih dulu mengalami pergantian pimpinan teknis. Yoichiro Fukao mengambil alih posisi Large Project Leader atau pemimpin utama proyek power unit mulai 1 Oktober 2026.
Fukao menggantikan Tetsushi Kakuda yang sebelumnya memimpin pengembangan mesin Formula 1 Honda. Perubahan itu disiapkan untuk mempercepat pengembangan power unit sekaligus memindahkan pengetahuan teknis kepada generasi insinyur berikutnya.
Dengan demikian, Yasuda akan menangani kepemimpinan Honda Racing Corporation secara keseluruhan, sedangkan Fukao memimpin pekerjaan teknis pada proyek power unit Formula 1.
Honda melakukan perubahan tersebut ketika aturan power unit Formula 1 kembali mengalami penyesuaian untuk 2027. Perubahan regulasi mencakup pengaturan energi dan aliran bahan bakar setelah generasi mesin baru mulai digunakan pada musim 2026.
Baca Juga: Formula 1 Mulai Siapkan Mesin V8 Turbo 3,0 Liter untuk Regulasi 2030
Honda Tetap Bersama Aston Martin pada 2027
Pergantian kepemimpinan tidak mengubah komitmen Honda terhadap Aston Martin. HRC tetap menjadi pemasok power unit tim tersebut untuk Formula 1 musim 2027.
Aston Martin sendiri sudah mulai mengembangkan mobil 2027. Tim sedang menentukan sejumlah keputusan dasar mengenai tata letak mesin, sasis, suspensi, serta bentuk gearbox untuk mobil musim depan.
Fernando Alonso dan Lance Stroll juga sudah dipastikan tetap menjadi pasangan pembalap Aston Martin pada 2027. Alonso memperpanjang masa baktinya setelah memutuskan untuk melanjutkan kariernya di Formula 1 setidaknya satu musim lagi.











