BULATAN TIMES – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, terancam kehilangan satu hasil podium dan mengalami pengurangan poin di klasemen Moto3 2026 setelah Pengadilan Banding Internasional FIM mengabulkan banding Leopard Racing atas diskualifikasi Adrián Fernández.
Keputusan tersebut memulihkan hasil Fernández pada enam Grand Prix pertama musim ini. Perubahan itu turut memengaruhi posisi finis sejumlah pembalap, termasuk Veda yang sebelumnya mendapat keuntungan dari hukuman terhadap Fernández.
Mengutip laman resmi MotoGP, Jumat (16/10/2026), hasil enam balapan awal akan diperbarui setelah Pengadilan Banding Internasional FIM memenangkan Leopard Racing.
Banding Leopard Racing Batalkan Diskualifikasi Enam Balapan
Kasus ini bermula dari pemeriksaan teknis terhadap dua mesin Honda yang digunakan Fernández pada enam seri pembuka Moto3 2026.
Pada Juni lalu, FIM MotoGP Steward Panel menjatuhkan hukuman diskualifikasi setelah pemeriksaan menemukan indikasi bahwa segel mesin telah dibuka tanpa prosedur resmi.
Keputusan itu membuat hasil Fernández di Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya dinyatakan tidak sah.
Leopard Racing tidak menerima keputusan tersebut dan mengajukan banding.
Sanksi awal sempat dipertahankan oleh FIM Appeal Stewards. Namun, Leopard Racing kemudian membawa perkara tersebut ke Pengadilan Banding Internasional FIM atau CAI.
Pada 15 Oktober 2026, CAI mengabulkan banding Leopard Racing dan membatalkan keputusan sebelumnya.
Hasil Fernández pada keenam Grand Prix tersebut kini dipulihkan, termasuk dua finis kedua yang diraihnya di Spanyol dan Prancis.
Podium Veda Ega di Moto3 Prancis Terancam Hilang
Keputusan banding Fernández berdampak langsung terhadap pencapaian Veda pada Grand Prix Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans.
Dalam balapan yang berlangsung pada 10 Mei, Veda sebenarnya mencapai garis finis di posisi keempat, di belakang Maximo Quiles, Adrián Fernández, dan Matteo Bertelle.
Namun, diskualifikasi Fernández membuat posisi Veda naik satu tingkat menjadi ketiga.
Perubahan tersebut memberikan Veda tambahan tiga poin sekaligus menjadikannya peraih podium ketiga dalam hasil yang telah direvisi.
Kini, setelah posisi Fernández dipulihkan, susunan finis awal GP Prancis kembali menjadi acuan perubahan hasil.
Fernández menempati posisi kedua, Bertelle berada di urutan ketiga, sedangkan Veda kembali ke posisi keempat.
Hal ini berarti Veda berpotensi kehilangan status podium ketiga GP Prancis.
Meski demikian, podium bersejarahnya pada Grand Prix Brasil 2026 tetap tidak terdampak. Veda memang menyelesaikan balapan tersebut di posisi ketiga dan menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix Moto3.
Baca Juga: Veda Ega Finis Keenam di Moto3 Mandalika 2026, Quiles Juara Dunia Moto3
Poin Veda Ega Berpotensi Berkurang Empat Angka
Selain GP Prancis, perubahan hasil juga berpengaruh terhadap perolehan poin Veda pada GP Spanyol 2026 di Jerez.
Dalam balapan tersebut, Fernández finis kedua, sedangkan Veda berada di posisi keenam.
Ketika Fernández didiskualifikasi, Veda naik ke posisi kelima dan mendapat tambahan satu poin.
Pemulihan hasil Fernández membuat Veda berpotensi kembali ke posisi keenam, dengan perolehan 10 poin dari sebelumnya 11 poin.
Sementara itu, perubahan dari posisi ketiga menjadi keempat di GP Prancis berarti perolehan poin Veda turun dari 16 menjadi 13.
Dengan demikian, dua perubahan tersebut berpotensi mengurangi total poin Veda sebanyak empat angka.
Dari koleksi 115 poin setelah GP Indonesia, perolehan Veda berpotensi berubah menjadi 111 poin apabila seluruh penyesuaian diberlakukan sesuai posisi finis yang dipulihkan.
Namun, total poin dan peringkat akhir Veda masih menunggu pembaruan klasemen resmi Moto3.
Posisi Fernández di Klasemen Berpeluang Naik
Pemulihan hasil enam Grand Prix juga memberikan keuntungan besar bagi Fernández.
Pembalap Leopard Racing itu sebelumnya kehilangan 77 poin akibat diskualifikasi, termasuk poin dari dua podium kedua di Jerez dan Le Mans.
Dengan dikembalikannya hasil tersebut, Fernández berpeluang naik secara signifikan dalam klasemen pembalap Moto3 2026.
Perubahan posisi Fernández juga dapat memengaruhi susunan peringkat pembalap lain yang sebelumnya memperoleh keuntungan setelah diskualifikasinya.
Bagi Veda, keputusan tersebut tidak menghapus seluruh pencapaiannya pada musim debut Moto3.
Pembalap Honda Team Asia itu masih mempunyai podium ketiga dari GP Brasil dan baru saja menuntaskan balapan kandang di Mandalika pada posisi keenam, Minggu (11/10/2026).
Baca Juga: Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika 2026, Uriarte Rebut Pole
Moto3 2026 masih menyisakan lima putaran, dimulai dari Grand Prix Australia di Phillip Island pada 23–25 Oktober, sebelum berlanjut ke Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia.
Baca Berita MotoGP Terbaru, di Bulatan Times










