Bulatan Times – Bos Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Uccio Salucci, menilai pengalaman Nicolò Bulega menguji motor Ducati untuk era MotoGP 2027 dengan ban Pirelli memang menjadi modal, tetapi tidak memberi keuntungan yang terlalu besar dibanding pembalap lain. Pernyataan itu muncul ketika pengalaman teknis Bulega mulai menjadi salah satu sorotan menjelang kepindahannya ke kelas utama.
Bulega sudah dipastikan bergabung dengan VR46 untuk musim 2027 dan akan menjadi rekan setim Fermín Aldeguer. Sejak pengumuman tersebut pada 9 September, status pembalap Italia itu juga berubah: ia memastikan gelar juara dunia WorldSBK 2026 di Cremona pada 27 September.
Perhatian terhadap Bulega tidak hanya datang dari performanya di WorldSBK. Ducati sebelumnya menunjuknya untuk membantu Michele Pirro dalam pengembangan Desmosedici GP, khususnya proses adaptasi motor terhadap ban Pirelli yang akan digunakan MotoGP mulai 2027.
Pergantian pemasok ban berlangsung bersamaan dengan perubahan besar regulasi. Pirelli menggantikan Michelin sebagai pemasok ban MotoGP pada 2027, sementara kapasitas mesin kelas utama turun dari 1.000cc menjadi 850cc.
VR46 Akui Ada Modal, tetapi Menolak Disebut Keuntungan Besar
Pengalaman tersebut memunculkan anggapan bahwa Bulega bisa memasuki musim rookie dengan bekal yang tidak dimiliki sebagian rival. Pol Espargaró sebelumnya termasuk yang menilai jam terbang Bulega pada paket baru Ducati dan Pirelli dapat memberinya keuntungan besar pada awal era 2027.
Salucci tidak menyangkal Bulega memperoleh manfaat dari pengalaman itu. Namun, ia menilai besarnya keuntungan tersebut jangan dibesar-besarkan.
“Itu jelas bukan kerugian baginya, tetapi juga bukan keuntungan yang terlalu besar,” kata Salucci kepada Sky Italy, dikutip dari Crash.
Menurut Salucci, pembalap MotoGP saat ini memiliki kemampuan beradaptasi sangat cepat terhadap karakter ban baru. Ia memperkirakan mereka hanya membutuhkan waktu singkat untuk mulai memahami Pirelli, sehingga pengalaman awal Bulega tidak otomatis menjadi faktor penentu.
Pandangan itu tidak sepenuhnya bertentangan dengan komentar VR46 sebelumnya. Ketika perekrutan Bulega diumumkan, Team Manager Pablo Nieto menyebut pengalaman sang pembalap menggunakan ban WorldSBK serta keterlibatannya dalam pengujian Ducati akan membantu proses adaptasi ke MotoGP. Perbedaannya terletak pada seberapa besar keuntungan tersebut dinilai akan berpengaruh ketika musim dimulai.
Baca Juga: Nicolò Bulega, dari Moto3 hingga Jadi Bintang WorldSBK dan Naik MotoGP 2027
Baca Juga: Nicolò Bulega Gabung VR46, Resmi Naik MotoGP 2027
Pengalaman Pirelli Tetap Menjadi Bagian Penting dari Persiapan 2027
Bulega memiliki pengalaman panjang menggunakan Pirelli di WorldSBK, termasuk ketika merebut gelar dunia musim ini. Namun, pabrikan lain juga terus mengumpulkan data sebelum era baru dimulai. Pada tes Pirelli di Red Bull Ring pada 21 September, 18 pembalap dan test rider dari lima pabrikan menguji ban untuk 2027 menggunakan prototipe 850cc maupun motor 1.000cc yang sudah disesuaikan.
Dengan demikian, fase adaptasi terhadap ban baru sudah berlangsung jauh sebelum tes pramusim resmi 2027. MotoGP juga telah menetapkan Shakedown Sepang pada 29–30 Januari sebagai salah satu sesi awal untuk pembalap penguji dan rookie.
Di luar persoalan ban, posisi teknis Bulega di VR46 juga belum sepenuhnya ditentukan untuk sepanjang musim. Salucci mengatakan Ducati dan VR46 terbuka terhadap kemungkinan motor Bulega terus menerima pembaruan, tetapi keputusan itu baru akan dinilai setelah lima atau enam balapan awal.
Baca Juga: Nicolò Bulega Menuju MotoGP 2027, Klaim Gaya Balapnya Lebih Cocok dari Toprak











