Bulatan Times – KTM menutup spekulasi mengenai kemungkinan penjualan proyek MotoGP mereka. CEO KTM, Gottfried Neumeister, menegaskan pabrikan Austria itu tetap berkomitmen penuh terhadap MotoGP setelah kondisi bisnis perusahaan menunjukkan pemulihan.
Kepastian tersebut menjadi perkembangan penting setelah KTM melewati periode restrukturisasi keuangan yang berat. Masalah finansial perusahaan sebelumnya ikut memunculkan pertanyaan mengenai masa depan program balap mereka, termasuk keterlibatan KTM di kelas utama Grand Prix.
Namun, situasinya kini berbeda. Struktur kepemilikan KTM telah berubah dan Bajaj Auto menjadi pengendali perusahaan melalui rangkaian kepemilikan di Bajaj Mobility AG dan KTM AG. Laporan tahunan Bajaj Auto menyebut Bajaj Mobility mencatat laba bersih 590 juta euro untuk tahun kalender 2025, meski angka tersebut ditopang keuntungan restrukturisasi sebesar 1,193 miliar euro.
Baca Juga: Alasan KTM Rekrut Luca Marini untuk Hadapi Era Baru MotoGP
KTM Tak Akan Jual Tim MotoGP
Mengutip laman Crash.net, Neumeister menegaskan tidak ada rencana menjual sebagian maupun keseluruhan tim MotoGP KTM. Ia menyatakan perusahaan memiliki komitmen penuh terhadap proyek balap tersebut.
Pernyataan itu sekaligus memberikan kepastian mengenai arah KTM setelah sebelumnya muncul berbagai spekulasi seiring restrukturisasi perusahaan.
KTM sendiri telah memberikan beberapa sinyal mengenai keberlanjutan proyek MotoGP sebelum pernyataan terbaru Neumeister. Pada Mei 2026, pabrikan tersebut mengumumkan kesepakatan baru dengan Tech3 yang memastikan empat KTM RC16 tetap berada di grid MotoGP.
Kemudian pada Juli, KTM dan Red Bull memperpanjang kerja sama mereka. Kesepakatan tersebut memastikan identitas Red Bull KTM tetap hadir ketika MotoGP memasuki regulasi teknis baru pada 2027.
KTM Bangkit setelah Restrukturisasi
Kepastian mengenai program MotoGP tidak dapat dilepaskan dari proses pemulihan bisnis KTM.
Krisis yang melanda perusahaan sebelumnya membuat KTM menjalani restrukturisasi, melakukan pengurangan tenaga kerja, menghentikan produksi untuk sementara, serta melakukan sejumlah perubahan dalam bisnisnya.
Bajaj Auto kemudian mendukung restrukturisasi KTM dengan paket ekuitas dan utang senilai 880 juta euro. Setelah memperoleh persetujuan regulator, struktur kepemilikan berubah sehingga KTM AG kini menjadi anak perusahaan tidak langsung Bajaj Auto.
Data perusahaan juga menunjukkan Bajaj Mobility membukukan pendapatan konsolidasi sebesar 1,009 miliar euro pada 2025 dengan penjualan 209.704 sepeda motor. Laba bersihnya mencapai 590 juta euro, tetapi konteks keuntungan restrukturisasi tetap penting agar angka tersebut tidak dibaca sebagai laba operasional murni.
Baca Juga: Tiket MotoGP Mandalika 2026 Tersisa 47 Persen, Penjualan Tembus 53 Persen
MotoGP Tetap Strategis bagi KTM
Keputusan mempertahankan program MotoGP menunjukkan balap masih dipandang penting bagi KTM. Pabrikan Austria tersebut tampil di kelas utama sejak 2017 dan menggunakan RC16 sebagai motor prototipe mereka.
Hubungan dengan Tech3 juga dipertahankan melalui perjanjian multi-tahun. KTM menyatakan kolaborasi tersebut akan memastikan empat motor RC16 spesifikasi pabrikan tetap berada di kejuaraan.
KTM juga telah mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar MotoGP pada 2027, ketika kapasitas mesin turun dari 1.000 cc menjadi 850 cc. Perpanjangan kontrak dengan Red Bull secara eksplisit mencakup era regulasi baru tersebut.
Dengan kondisi perusahaan yang mulai stabil dan keputusan manajemen mempertahankan proyek balap, spekulasi penjualan tim MotoGP kini mendapat jawaban langsung dari KTM.










