22 °c
Columbus
21 ° Sab
23 ° Ming
Jumat, September 18, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home TEKNO & SAINS

OpenAI Rilis Astra for Law, GPT-6 Astra Khusus untuk Pekerjaan Hukum

OpenAI meluncurkan Astra for Law berbasis GPT-6 Astra dengan indeks lebih dari 230 juta URL untuk membantu riset, analisis, dan penulisan hukum profesional.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
2 jam ago
in TEKNO & SAINS
0
Ilustrasi AI untuk riset dan pekerjaan hukum profesional

Ilustrasi penggunaan kecerdasan buatan untuk membantu riset dan analisis hukum profesional. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

0
SHARES
5
VIEWS

Bulatan Times – OpenAI memperluas penggunaan GPT-6 Astra ke sektor hukum dengan meluncurkan Astra for Law, layanan AI yang dikonfigurasi khusus untuk membantu pekerjaan profesional di firma hukum dan perusahaan teknologi legal.

Astra for Law bukan sekadar GPT-6 Astra dengan nama berbeda. OpenAI melengkapinya dengan instruksi khusus untuk analisis dan penulisan hukum serta Legal Search Index, mesin pencarian yang mencakup putusan pengadilan, undang-undang, regulasi, aturan pengadilan, dan keputusan administratif di Amerika Serikat.

Peluncuran ini sekaligus memperlihatkan strategi OpenAI membawa model AI generatif ke pekerjaan profesional yang membutuhkan sumber, konteks, dan proses verifikasi lebih spesifik.

Baca Juga: OpenAI Temukan 3 Masalah yang Bikin GPT-6 Astra Terasa Menurun

Bisa Menelusuri Lebih dari 230 Juta URL Hukum

Salah satu pembeda utama Astra for Law adalah Legal Search Index.

Indeks tersebut memungkinkan sistem mencari materi hukum Amerika Serikat dari korpus yang mencakup lebih dari 230 juta URL dan terus diperbarui dengan sumber baru setiap hari. Koleksinya mencakup yurisprudensi, undang-undang, regulasi, aturan pengadilan hingga keputusan administratif.

OpenAI juga bekerja dengan Free Law Project, organisasi nirlaba di balik CourtListener. Koleksi perkara yang digunakan mencakup lebih dari 99,9 persen putusan preseden Amerika Serikat yang telah dipublikasikan.

Bagi profesional hukum, kemampuan tersebut diarahkan untuk membantu menemukan otoritas hukum yang relevan dari fakta suatu perkara, mencari bagian penting dalam putusan, serta menilai relevansi sumber sebelum digunakan dalam analisis.

Astra for Law juga dirancang untuk membantu menyusun argumen, menelaah ketentuan transaksi, dan mempertimbangkan kelemahan atau ketidakpastian dalam suatu posisi hukum. OpenAI tetap mengingatkan pengguna untuk memeriksa jawaban dan sumber yang dikutip sebelum mengandalkannya.

OpenAI Klaim Akurasi Riset Meningkat

OpenAI menguji konfigurasi Astra for Law menggunakan 200 pertanyaan riset hukum Amerika Serikat dari private validation set Vals AI Legal Research Bench.

Menurut hasil pengujian OpenAI, Astra for Law lolos pemeriksaan kebenaran keseluruhan pada 54,0 persen pertanyaan ketika menggunakan tingkat reasoning tertinggi. Sebagai perbandingan, GPT-6 Astra dengan pencarian web saja mencapai 38,7 persen.

OpenAI menghitung hasil tersebut sebagai peningkatan relatif sekitar 40 persen. Pada pertanyaan yang berfokus pada putusan pengadilan, Astra for Law juga disebut menemukan 24 persen lebih banyak perkara rujukan.

Angka tersebut merupakan hasil pengujian yang dilaporkan OpenAI, sehingga tidak tepat diperlakukan sebagai pengukuran independen atas seluruh kemampuan sistem.

Baca Juga: GPT-6 Astra Resmi Meluncur, Apa Bedanya dengan ChatGPT Sebelumnya?

Tersedia Terbatas untuk Firma Hukum

Astra for Law belum diluncurkan secara bebas untuk seluruh pengguna.

OpenAI menyatakan layanan tersebut pada tahap awal diberikan kepada firma hukum tertentu di Amerika Serikat melalui program Trusted Access dan dapat digunakan melalui ChatGPT serta Codex. Dukungan API akan menyusul.

Sejumlah firma besar termasuk Sullivan & Cromwell, Ropes & Gray, Cooley, Latham & Watkins, dan Wachtell Lipton termasuk di antara firma yang mendapatkan akses awal.

OpenAI juga memperluas ekosistemnya dengan plugin untuk pekerjaan hukum. Integrasinya melibatkan perusahaan teknologi dan penyedia layanan hukum seperti Thomson Reuters, Harvey, Legora, iManage, Relativity, Clio, Intapp, dan DeepJudge.

Langkah tersebut memungkinkan firma menghubungkan AI dengan alat dan sumber pengetahuan yang sudah digunakan dalam pekerjaan mereka, alih-alih memindahkan seluruh proses hukum ke satu sistem baru.

AI Hukum Masuk Persaingan Baru

Peluncuran Astra for Law terjadi ketika persaingan penyedia AI untuk sektor hukum semakin ketat.

Reuters melaporkan OpenAI kini berhadapan dengan sejumlah perusahaan yang mengembangkan teknologi untuk pasar serupa, termasuk Google dan Anthropic, sementara perusahaan legal-tech juga terus membangun produk AI mereka sendiri.

Fokusnya tidak lagi hanya pada kemampuan chatbot menjawab pertanyaan hukum. Persaingan mulai bergeser menuju kemampuan mengakses sumber hukum yang tepat, memberikan rujukan yang dapat diperiksa, menjaga kerahasiaan data klien, dan terintegrasi dengan alur kerja profesional.

Astra for Law menjadi contoh pendekatan tersebut. Sistem tetap menggunakan kemampuan dasar GPT-6 Astra, tetapi menambahkan lapisan pencarian, instruksi, serta perangkat yang secara khusus disiapkan untuk pekerjaan hukum.

OpenAI sendiri menggambarkan Astra for Law sebagai alat untuk mendukung keahlian dan pertimbangan profesional, bukan menggantikan penilaian pengacara.

Source: OpenAI
Tags: artificial intelligenceChatGPT

Related Posts

Ilustrasi penggunaan AI untuk mencari potensi emas dan mineral
TEKNO & SAINS

AI China Pangkas Pencarian Mineral dari 6 Bulan Jadi Sepekan

September 18, 2026
Samsung Galaxy S26 Ultra
GADGET

Samsung Pertimbangkan Kenaikan Harga Galaxy S26 Imbas Krisis Memori

September 17, 2026
Ilustrasi smartphone dengan iOS 27 dan fitur kecerdasan buatan
GADGET

Daftar iPhone yang Bisa Pakai Apple Intelligence di iOS 27

September 17, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Veda Ega Pratama di Moto3 Austria 2026

Veda Ega Pratama Tembus 8 Besar FP1 Moto3 Austria 2026

September 18, 2026
Xavi Hernandez sebagai pelatih Timnas Belanda

Xavi Umumkan Skuad Pertama Belanda, Ruben van Bommel Dapat Panggilan Perdana

September 18, 2026
Ilustrasi harga emas Antam di Pegadaian 18 September 2026

Harga Emas 18 September 2026, Antam di Pegadaian Rp2,637 Juta per Gram

September 18, 2026
Kolak durian dengan santan, gula merah, dan pandan

Cara Membuat Kolak Durian yang Legit dan Creamy, Cocok Disajikan Hangat atau Dingin

September 18, 2026
Veda Ega Pratama di Moto3 Austria 2026

Veda Ega Pratama Harus Lewati Q1 di Moto3 Austria 2026

Ilustrasi AI untuk riset dan pekerjaan hukum profesional

OpenAI Rilis Astra for Law, GPT-6 Astra Khusus untuk Pekerjaan Hukum

Motor Red Bull KTM di garasi MotoGP

KTM Tegaskan Tim MotoGP Tidak Dijual setelah Perusahaan Kembali Cetak Laba

Xavi Hernandez sebagai pelatih Timnas Belanda

Xavi Umumkan Skuad Pertama Belanda, Ruben van Bommel Dapat Panggilan Perdana

Veda Ega Pratama di Moto3 Austria 2026

Veda Ega Pratama Harus Lewati Q1 di Moto3 Austria 2026

September 18, 2026
Ilustrasi AI untuk riset dan pekerjaan hukum profesional

OpenAI Rilis Astra for Law, GPT-6 Astra Khusus untuk Pekerjaan Hukum

September 18, 2026
Motor Red Bull KTM di garasi MotoGP

KTM Tegaskan Tim MotoGP Tidak Dijual setelah Perusahaan Kembali Cetak Laba

September 18, 2026
Xavi Hernandez sebagai pelatih Timnas Belanda

Xavi Umumkan Skuad Pertama Belanda, Ruben van Bommel Dapat Panggilan Perdana

September 18, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times