Bulatan Times – Persiapan MotoGP Mandalika 2026 memasuki tahap akhir. ITDC menyebut kesiapan penyelenggaraan sudah mencapai 95 persen menjelang balapan pada 9–11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit.
Pengecekan kini difokuskan pada sirkuit, operasional balapan, transportasi, keamanan, layanan kesehatan, akomodasi hingga kebutuhan penonton.
Mengutip laman ANTARA, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC Troy Warokka mengatakan, “Kesiapan event sudah mencapai 95 persen dan sekarang kami memasuki fase final check.”
Baca Juga: MotoGP Mandalika 2026: Jadwal, Target Penonton, dan Persiapan Terbaru
400 Marshal dan Shuttle Disiapkan
Sebanyak 400 marshal disiapkan untuk mendukung jalannya balapan. Mereka dijadwalkan mengikuti pelatihan pada 5–8 Oktober, mulai dari pembekalan di kelas hingga latihan di lapangan.
Untuk mobilitas penonton, penyelenggara menyiapkan 118 shuttle di dalam kawasan Mandalika. Pemerintah Provinsi NTB juga menambah 35 shuttle untuk melayani perjalanan di luar kawasan.
Persiapan MotoGP tahun ini turut melibatkan sekitar 2.200 sukarelawan. Sebanyak 213 UMKM juga tercatat ikut dalam rangkaian penyelenggaraan.
Dari sisi layanan kesehatan, penyelenggara menyiapkan tenaga dan peralatan medis, helikopter medis, layanan rujukan serta Mini ICU untuk kebutuhan di area VIP.
Pengamanan MotoGP Mulai Diuji
Polda NTB juga mulai menguji kesiapan pengamanan menjelang race week. Simulasi dilakukan dengan beberapa skenario, mulai dari ancaman bom, kebakaran hingga penanganan aksi unjuk rasa.
Operasi pengamanan MotoGP tahun ini diberi sandi Operasi Mandalika Rinjani 2026. Polda NTB menyebut operasi tersebut melibatkan 2.678 personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah dan unsur masyarakat.
Baca Juga: Tiket MotoGP Mandalika untuk Warga NTB Ludes, Kuota Kedua Dibuka
Pengecekan lintasan dan fasilitas pendukung masih berjalan sebelum proses homologasi FIM Grade A yang dijadwalkan pada 8 Oktober. Sehari setelahnya, rangkaian MotoGP Mandalika 2026 mulai berlangsung di sirkuit pada 9 Oktober.











