21 °c
Ashburn
14 ° Sel
14 ° Rab
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home SPORT MOTOGP

Veda Ega Buka Suara soal Penalti Moto3 Austria: Saya Merasa Itu Overtake Normal

Veda Ega Pratama menilai manuvernya terhadap David Muñoz merupakan overtake normal, tetapi steward Moto3 Austria menjatuhkan Long Lap Penalty.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
2 minggu ago
in MOTOGP
0
Veda Ega Pratama dalam balapan Moto3 Austria 2026

Veda Ega Pratama dalam rangkaian balapan Moto3 Austria 2026. (Foto: Tangkap Layar)

2
SHARES
8
VIEWS

Bulatan Times – Veda Ega Pratama memberikan pandangannya mengenai insiden dengan David Muñoz yang berujung Long Lap Penalty pada Moto3 Austria 2026. Pembalap Honda Team Asia itu menilai manuvernya dalam perebutan posisi merupakan upaya menyalip yang normal.

Insiden tersebut terjadi ketika Veda sedang menjalani salah satu balapan terbaiknya musim ini di Red Bull Ring, Minggu (20/9/2026). Memulai lomba dari posisi ke-19, pembalap Indonesia itu mampu menembus kelompok depan dan ikut bertarung memperebutkan posisi keempat.

Namun, pertarungan dengan Muñoz pada lima lap terakhir mengubah jalannya balapan Veda.

MotoGP dalam laporan resminya menyatakan insiden terjadi di Tikungan 4. Muñoz melebar dan terjatuh setelah berduel dengan Veda. Steward kemudian menjatuhkan Long Lap Penalty kepada Veda karena dinilai menyebabkan rivalnya mengalami kecelakaan.

Baca Juga: Start P19, Veda Ega Pratama Sempat Tembus P4 sebelum Finis P13 di Moto3 Austria 2026

Veda Merasa Hanya Melakukan Overtake Normal

Selepas balapan, Veda memberikan penjelasan mengenai manuver tersebut.

Dari sudut pandangnya sebagai pembalap, ia merasa telah melihat ruang untuk masuk dan mencoba mengambil kesempatan tersebut.

“Saya merasa itu hanya overtake normal,” dikutip dari Kompas.com, kata Veda.

Veda juga menjelaskan dirinya berada di sisi dalam ketika mencoba melewati Muñoz. Ia menyadari keputusan steward berbeda dengan penilaiannya terhadap kejadian tersebut.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Start P19 di Moto3 Austria 2026, Gagal Lolos Q2

MotoGP: Veda Sebabkan Muñoz Terjatuh

Penilaian resmi steward berbeda dari pandangan Veda.

MotoGP menyebut Veda mendorong Muñoz melebar dalam perebutan posisi. Pembalap Spanyol tersebut kemudian terjatuh dan sempat kembali ke lintasan sebelum akhirnya tidak menyelesaikan balapan.

Crash juga mencatat insiden tersebut terjadi saat keduanya terlibat pertarungan di kelompok perebutan P4. Veda kemudian dijatuhi Long Lap Penalty akibat manuvernya.

Dengan demikian, ada dua hal yang perlu dibedakan: Veda menganggap manuver tersebut sebagai overtake normal, sedangkan steward menilainya sebagai tindakan yang menyebabkan Muñoz terjatuh dan layak dihukum.

Penalti Pertama Harus Diulang

Persoalan Veda tidak selesai ketika Long Lap Penalty dijatuhkan.

Ia menjalankan hukuman tersebut, tetapi eksekusinya dinilai tidak sesuai ketentuan sehingga harus mengulang Long Lap Penalty.

MotoGP mengonfirmasi Veda menjalani penalti untuk kedua kalinya pada lap terakhir. Situasi itu membuat posisinya merosot dan akhirnya finis ke-13.

Crash juga mencatat Veda mengambil jalur terlalu lebar saat menjalankan penalti pertama sehingga harus kembali melewati Long Lap.

Hasil akhirnya cukup kontras dengan perjalanan Veda sepanjang balapan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bidik Kebangkitan di Moto3 Austria 2026 sebelum Tur Asia

Dari P19 Ikut Berebut P4

Veda memulai Moto3 Austria dari posisi ke-19 setelah gagal mendapatkan satu dari empat tiket menuju Q2 pada kualifikasi.

MotoGP mencatat ia sebenarnya sempat berada di empat besar Q1. Namun pada pengujung sesi, Veda turun ke posisi kelima sehingga harus memulai race dari grid ke-19.

Saat balapan, situasinya berubah drastis.

Veda mampu melewati banyak pembalap dan akhirnya masuk dalam rombongan yang memperebutkan posisi keempat. MotoGP menggambarkan pembalap asal Gunungkidul tersebut kembali tampil kompetitif meski berangkat dari baris belakang.

Crash bahkan mencatat Veda sempat naik dari P19 hingga P4 sebelum pertarungan dengan Muñoz dan penalti mengubah hasil akhirnya.

Tetap Bawa Pulang Tiga Poin

Meski kehilangan peluang mendapatkan hasil yang lebih tinggi, Veda tetap membawa pulang tiga poin dari Austria berkat finis ke-13.

Tambahan tersebut membuat koleksinya mencapai 100 poin. Dalam klasemen setelah seri Austria, Veda berada di posisi kedelapan dan hanya terpaut satu angka dari pembalap Malaysia, Hakim Danish.

Moto3 selanjutnya menuju Jepang pada 2–4 Oktober 2026.

Bagi Veda, hasil di Austria meninggalkan dua sisi berbeda. Kecepatannya terbukti cukup untuk membawanya dari P19 menuju pertarungan P4, tetapi insiden dengan Muñoz dan penalti yang harus dijalankan dua kali membuat potensi hasil besar tersebut tidak terwujud.

Source: Kompas.com
Tags: Moto3Veda Ega Pratama

Related Posts

Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026
MOTOGP

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Oktober 5, 2026
Jack Miller bersama Prima Pramac Yamaha di MotoGP Jepang 2026
MOTOGP

Jack Miller Keluhkan Tekanan Ban Terlalu Tinggi di MotoGP Jepang 2026

Oktober 5, 2026
Klasemen MotoGP 2026 Setelah GP Jepang
MOTOGP

Klasemen MotoGP 2026 Setelah GP Jepang: Jorge Martin Cuma Unggul 2 Poin atas Marc Marquez

Oktober 5, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Prabowo Subianto saat menjadi inspektur upacara HUT ke-81 TNI

Prabowo Pimpin HUT ke-81 TNI, Resmikan 204 Satuan Baru dan Enam Kodam

Oktober 5, 2026
Kereta Api Nusantara Explorer milik KAI

Harga Nusantara Explorer, Rute, Fasilitas dan Cara Naik Kereta Wisata Premium KAI

September 29, 2026
harga emas hari ini 5 Oktober 2026 yang bergerak naik

Harga Emas Hari Ini Senin 5 Oktober 2026: Antam Naik Rp. 6.000 Jadi Rp. 2,58 Juta

Oktober 5, 2026
Puan Maharani menghadiri upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI

Puan Ingatkan TNI Tetap Berpihak pada Rakyat di Tengah Modernisasi Pertahanan

Oktober 5, 2026
Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Keiichi Yasuda dari Honda Racing Corporation

Honda Tunjuk Keiichi Yasuda Pimpin Honda Racing Corporation Mulai 2027

Herdman Minta Timnas Indonesia Main Efektif demi Gelar

Final FIFA ASEAN Cup 2026: Herdman Minta Timnas Indonesia Main Efektif

Timnas Indonesia merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Oktober 5, 2026
Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026

Sirkuit Mandalika 99,5 Persen Siap untuk MotoGP Indonesia 2026

Oktober 5, 2026
Herdman Minta Timnas Indonesia Main Efektif demi Gelar

Final FIFA ASEAN Cup 2026: Herdman Minta Timnas Indonesia Main Efektif

Oktober 5, 2026
Keiichi Yasuda dari Honda Racing Corporation

Honda Tunjuk Keiichi Yasuda Pimpin Honda Racing Corporation Mulai 2027

Oktober 5, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times